Polisi Bekuk Istri Amir Mujahidin Indonesia Timur Ali Kalora
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.203 (12.46)   |   COMPOSITE 6241.8 (96.72)   |   DBX 1333.51 (-4.33)   |   I-GRADE 179.858 (4.62)   |   IDX30 503.524 (12.19)   |   IDX80 135.789 (3.05)   |   IDXBUMN20 398.467 (11.15)   |   IDXESGL 139.553 (2.87)   |   IDXG30 143.497 (2.32)   |   IDXHIDIV20 443.737 (10.85)   |   IDXQ30 144.387 (3.38)   |   IDXSMC-COM 295.459 (3.14)   |   IDXSMC-LIQ 360.139 (5.51)   |   IDXV30 133.969 (2.79)   |   INFOBANK15 1035.98 (42.34)   |   Investor33 433.033 (11.5)   |   ISSI 183.362 (0.39)   |   JII 631.454 (-0.28)   |   JII70 222.641 (0.54)   |   KOMPAS100 1216.23 (23.8)   |   LQ45 944.747 (22.97)   |   MBX 1692.89 (31.73)   |   MNC36 320.866 (7.93)   |   PEFINDO25 330.28 (-1.79)   |   SMInfra18 307.272 (6.07)   |   SRI-KEHATI 367.359 (11)   |  

Polisi Bekuk Istri Amir Mujahidin Indonesia Timur Ali Kalora

Selasa, 18 Agustus 2020 | 17:20 WIB
Oleh : Farouk Arnaz / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Polisi berhasil menangkap istri Ali Kalora yang merupakan amir Mujahidin Indonesia Timur (MIT). Perempuan bernama Ummu Syifa (28) itu dibekuk pada 29 Juli 2020.

Hal ini dikatakan Karo Penmas Polri Brigjen Awi Setiyono melalui saluran medsos Selasa (18/8/2020). Selain itu juga dibekuk seseorang bernama YS Kalora (21).

Baca Juga: Ratusan Personel Kostrad Gabung Satgas Tinombala Kejar Kelompok MIT

“(Syifa) ditangkap di Jembatan Puna, Kasiguncu, Poso Pesisir Selatan, Sulawesi Tengah, pada 29 Juli 2020. Sedangkan YS Kalora ditangkap di Desa Tangkura, Poso,” kata Awi.

Syifa dituduh menyembunyikan informasi tentang keberadaan kelompok teroris yang sudah ditetapkan dalam buron polisi.

Sedangkan YS berperan sebagai pengantar calon anggota kelompok MIT dan logistik. Salah satunya mengantar Iman ke daerah Tangkura untuk bergabung dengan kelompok yang pro ISIS ini.

Baca Juga: Masyarakat Butuh Rasa Aman, Aparat Polri-TNI Diminta Tuntaskan Operasi Tinombala

“Lalu berencana mengantarkan uang sebesar Rp1.590.000 dan makanan ke kelompok MIT," imbuh Awi.

Kedua tersangka dijerat Pasal 15 jo Pasal 7 dan Pasal 13 huruf C UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme. Ancamannya pidana penjara paling lama seumur hidup.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

6 Bulan Tanpa Hasil, KPK Masih Optimistis Bekuk Harun Masiku

Upaya KPK melakukan pengejaran terhadap Harun Masiku selama lebih dari enam bulan belum juga membuahkan hasil.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Cegah Covid di Internal, TNI-Polri Disiplinkan Penggunaan Masker

Operasi pendisiplinan penerapan protokol kesehatan nantinya akan dilakukan jajaran Polisi Militer di TNI dan Provost di Polri.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Wilayah Berastagi Diguyur Abu Vulkanik Sinabung

Erupsi Sinabung membentuk kolom abu vulkanik dengan ketinggian 1.000 meter.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Banyak Guru Belum Rapid Test, KBM Tatap Muka di Serang Dimulai

KBM tatap muka di Serang dimulai meski dari jumlah total guru SD dan SMP di Kota Serang sebanyak 7.000 orang, baru 94 orang yang telah mengikuti rapid test.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

6 Bulan Bekerja, KPK Firli Tangani 160 Perkara, 53 Tersangka

Dari 53 orang yang ditetapkan tersangka, penyidik telah menahan 38 orang.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Wapres Beberkan Bukti Pencapaian Pembangunan Nasional Pemerintah Cukup Membanggakan

Menurut Wapres KH Ma'ruf Amin pencapaian pemerintah dalam pembangunan nasional hanya terganggu ketika pandemi Covid-19 datang.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Satgas Covid-19 Jateng Siapkan Operasi Penegakan Serentak

Rencananya operasi akan dimulai pekan depan setelah melalui tahap sosialisasi kepada masyarakat.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Jateng Bentuk Tim Persiapan Pembelajaran Kebiasaan Baru

Tim ini dibentuk di tingkat provinsi dan cabang dinas untuk mengawal persiapan pembukaan sekolah.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Polisi Tangkap 10 Pelaku Penyerangan Rumah Habib Umar Assegaf di Solo

Dari 10 orang penyerang yang ditangkap, enam di antaranya termasuk S resmi ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

NASIONAL | 18 Agustus 2020

Wawan: BIN Rangkul Eks Napiter Kembali ke NKRI

Rehabilitasi eks Napiter merupakan upaya memanusiakan manusia sekaligus upaya memberikan kesempatan kedua untuk menebus kesalahannya di masa lalu.

NASIONAL | 18 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS