Kemdikbud Tambah Indikator untuk Lakukan Klasterisasi Perguruan Tinggi
INDEX

BISNIS-27 538.843 (9.76)   |   COMPOSITE 6321.86 (107.9)   |   DBX 1200.53 (9.93)   |   I-GRADE 184.241 (6.4)   |   IDX30 532.439 (13.05)   |   IDX80 142.581 (3.74)   |   IDXBUMN20 424.518 (18.32)   |   IDXESGL 148.639 (1.84)   |   IDXG30 144.207 (3.69)   |   IDXHIDIV20 468.297 (10.48)   |   IDXQ30 151.63 (3.41)   |   IDXSMC-COM 289.047 (5.63)   |   IDXSMC-LIQ 360.181 (16.02)   |   IDXV30 145.782 (3.85)   |   INFOBANK15 1071.04 (26.84)   |   Investor33 457.812 (8.8)   |   ISSI 186.628 (3)   |   JII 657.942 (12.88)   |   JII70 230.141 (4.83)   |   KOMPAS100 1272.98 (29.01)   |   LQ45 989.051 (25.8)   |   MBX 1747.76 (32.18)   |   MNC36 338.242 (6.45)   |   PEFINDO25 338.749 (2.41)   |   SMInfra18 324.227 (7.63)   |   SRI-KEHATI 391.331 (7.38)   |  

Kemdikbud Tambah Indikator untuk Lakukan Klasterisasi Perguruan Tinggi

Senin, 17 Agustus 2020 | 21:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) kembali mengumumkan klasterisasi perguruan tinggi Indonesia. Proses identifikasi klaster dilakukan berdasarkan empat aspek utama.

Keempatnya adalah mutu sumber daya manusia dan mahasiswa (input), pengelolaan kelembagaan perguruan tinggi (proses), capaian kinerja jangka pendek yang dicapai oleh perguruan tinggi (output), dan capaian kinerja jangka panjang perguruan tinggi (outcome).

Namun, untuk 2020 ini, indikator-indikator yang mencerminkan masing-masing komponen utama tersebut mengalami beberapa perubahan maupun penambahan indikator. Diharapkan komponen utama tersebut dapat lebih mencerminkan kondisi perguruan tinggi Indonesia sesuai dengan cakupan pada masing-masing komponen utama tersebut.

Pertama, indikator yang digunakan untuk menilai kinerja perguruan tinggi pada aspek input, yakni persentase dosen berpendidikan S-3, persentase dosen dalam jabatan lektor kepala dan guru besar, rasio jumlah dosen terhadap jumlah mahasiswa, jumlah mahasiswa asing, dan jumlah dosen bekerja sebagai praktisi di industri minimum enam bulan.

Kedua, terdapat sembilan indikator dalam aspek proses. Di antaranya adalah akreditasi institusi, akreditasi program studi (prodi), pembelajaran daring, kerja sama perguruan tinggi, kelengkapan laporan pangkalan data pendidikan tinggi (PD Dikti), jumlah program studi yang bekerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dan non-governmental organization (NGO), jumlah prodi melaksanakan program Merdeka Belajar, dan jumlah mahasiswa yang mengikuti program Merdeka Belajar.

Ketiga, pada aspek output, terdapat empat indikator yang digunakan. Mereka adalah jumlah artikel ilmiah terindeks per dosen, kinerja penelitian, kinerja kemahasiswaan, dan jumlah program studi yang telah memperoleh akreditasi atau sertifikasi international.

Keempat, pada aspek outcome, terdapat lima indikator yang digunakan antara lain kinerja inovasi, jumlah sitasi per dosen, jumlah paten per dosen, kinerja pengabdian masyarakat, dan persentase lulusan perguruan tinggi yang memperoleh pekerjaan dalam waktu enam bulan.

Dirjen Dikti, Nizam menuturkan, sumber data klasterisasi menggunakan PD Dikti. Selain itu, data juga menggunakan hasil penilaian kinerja perguruan tinggi yang telah dilaksanakan oleh unit kerja di lingkungan Ditjen Dikti akan tetapi belum tersajikan di dalam PD Dikti.

Dari hasil analisis terhadap kelengkapan data, Nizam menyebutkan untuk klasterisasi 2020 ini, terdapat 2.136 perguruan tinggi yang tersedia. Dari data tersebut dikelompokkan menjadi lima klaster perguruan tinggi.

Komposisinya, klaster satu berjumlah 15 perguruan tinggi, klaster dua berjumlah 34 perguruan tinggi, klaster tiga berjumlah 97 perguruan tinggi, klaster empat berjumlah 400 perguruan tinggi, dan klaster lima berjumlah 1.590 perguruan tinggi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

IPB, Kampus Terbaik Versi Klasterisasi Perguruan Tinggi Kemdikbud 2020

IPB menempati posisi pertama dengan skor 3.648.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Mahfud MD: Kemiskinan di Indonesia karena Ada yang Serakah

Menko Polhukam Mahfud MD orang miskin di Indonesia karena ada yang serakah.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

SETARA Institute Tolak Revisi UU yang Lemahkan Mahkamah Konstitusi

Setara Institute tolak pelemahan Kelembagaan MK.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Doa Bersama Lintas Agama Warnai Peringatan HUT ke-75 RI di Kota Bogor

Sambut HUT Kemerdekaan RI doa bersama lintas agama di Bogor.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Puluhan Warga Lebak Tersambar Petir, 3 Diantaranya Meninggal

Sebanyak 23 orang warga Kabupaten Lebak tersambar petir saat berteduh setelah menonton sepakbola di Desa Girimukti Kecamatan Cilograng, Senin (17/8/2020).

NASIONAL | 17 Agustus 2020

PKB-TPP Peringati HUT Ke-75 RI Secara Daring

Upacara juga dilengkapi dengan cuplikan penggalan-penggalan dokumentasi foto yang dijadikan video pada acara upacara virtual PKB-PPK.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

PLN Berhasil Selamatkan Penerjun Payung Tersangkut di SUTT Tomohon-Taksiria

Seorang penerjun payung yang tersangkut di SUTT Tomohon-Taksiria berhasil diselamatkan berkat gerak cepat dari tim PDKB PLN UPT Manado, Senin (17/8/2020).

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Ditjen Vokasi Siapkan Rp 7,2M untuk Program Wirausaha Mahasiswa

Ditjen Diksi menyiapkan paket bantuan untuk 180 kelompok dengan nilai dana kisaran antara Rp 10 juta hingga Rp 40 juta per kelompok mahasiswa.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

IDAI: Zonasi Covid-19 Tidak Bisa Jadi Patokan Keamanan Pembukaan Sekolah

Hingga saat ini pemerintah belum mampu memenuhi standar minimal jumlah tes yang dianjurkan WHO, yaitu melakukan tes terhadap satu orang tiap 1.000 penduduk.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

IDAI Tolak Kegiatan Belajar Mengajar di Sekolah

Pembukaan sekolah juga berisiko meningkatkan risiko pada guru dan civitas akademika lain di sekolah, selain juga kepada orang tua.

NASIONAL | 17 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS