Suap Impor Bawang Putih, Politikus PDIP Tetap Dihukum 7 Tahun Penjara
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Suap Impor Bawang Putih, Politikus PDIP Tetap Dihukum 7 Tahun Penjara

Senin, 17 Agustus 2020 | 21:14 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Pengadilan Tinggi DKI menguatkan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta terhadap mantan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, I Nyoman Dhamantra. Dengan demikian, Nyoman Dhamantra tetap dihukum tujuh tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan dalam perkara suap pengurusan impor bawang putih.

Hal ini tertuang dalam putusan banding Pengadilan Tinggi DKI nomor 25/PID.SUS-TPK/2020/PT.DKI yang diputus oleh Ketua Majelis Hakim Banding Achmad Yusak serta Nur Hakim, Sri Andini, Rusydi dan Hening Tyastanto sebagai Hakim Anggota pada Selasa, 11 Agustus 2020.

“Menguatkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 119/Pid.Sus-TPK/ 2019/PN.Jkt.Pst tanggal 6 Mei 2020,” sebagaimana dikutip dari putusan PT DKI Jakarta, Senin (17/8/2020).

Dalam pertimbangan putusan, Majelis Hakim Banding menyatakan putusan Pengadilan Tipikor Jakarta yang menjatuhkan hukuman 7 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan terhadap Nyoman Dhamantra sudah tepat. Hukuman tersebut dinilai sesuai dengan kesalahan Nyoman Dhamantra dan memenuhi keadilan masyarakat.

Baca juga: Suap Impor Bawang Putih, Eks Politikus PDIP Dihukum 7 Tahun Penjara

Selain, Majelis Hakim Banding juga menilai tidak ada hal-hal yang baru dalam keberatan dan tambahan memori banding yang diajukan Dhamantra, sehingga memori banding tidak perlu dipertimbangkan dan harus dikesampingkan.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman tujuh tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider tiga bulan kurungan terhadap Nyoman Dhamantra lantaran terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama dengan Mirawati dan Elviyanto menerima suap sebesar Rp 2 miliar dari yang dijanjikan Rp 3,5 miliar dari Direktur PT Cahaya Sakti Argo (CSA) Chandry Suanda alias Afung, dan dua pihak swasta Dody Wahyudi dan Zulfikar.

Suap itu diterima Nyoman Dhamantra untuk memuluskan pengurusan Surat Persetujuan Impor (SPI) bawang putih di Kementerian Perdagangan (Kemdag) dan Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) di Kementerian Pertanian (Kemtan).

Selain pidana penjara, Majelis Hakim juga menjatuhkan hukuman tambahan berupa mencabut hak politik Nyoman Dhamantra selama 4 tahun setelah menjalani pidana pokok. Sementara itu, Elviyanti dan Mirawati yang merupakan perantara suap untuk Nyoman Dhamantra dijatuhi hukuman 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.

Nyoman Dhamantra bersama Elviyanto dan Mirawati terbukti melanggar Pasal 12 huruf ayat 1 huruf a UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Baca juga: Suap Impor Bawang Putih, Eks Legislator PDIP Dituntut 10 Tahun Penjara

Perkara ini bermula saat Afung mengajukan permohonan impor melalui empat perusahaannya, yaitu PT Perkasa Teo Agro, PT Citra Sejahtera Antarasia, PT Cipta Sentosa Aryaguna dan PT Abelux Kawan Sejahtera. Untuk memenuhi kewajiban wajib tanam 5 persen sebagai syarat diterbitkannya Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH), Afung bekerja sama dengan PT Pertani.

Dody pernah bertemu dengan Nyoman Dhamantra pada awal 2019. Dalam pertemuan itu, Dody bertanya bagaimana cara mengurus impor bawang putih. Nyoman Dhamantra disebut meminta Dody membicarakan teknis pengurusan impor dengan Mirawati.

Kemudian Dody menawarkan jalur pengurusan impor bawang putih melalui Nyoman Dhamantra dan Mira kepada Afung. Afung kemudian menyetujui hal itu. Dody selanjutnya melakukan pertemuan dengan sejumlah orang, termasuk I Nyoman, Mirawati, dan Elviyanto untuk membahas pengurusan ini.

Uang commitment fee untuk pengurusan impor bawang putih itu disepakati sebesar Rp 3,5 miliar. Dari jumlah itu, senilai Rp 2 miliar dikirim ke rekening bank milik seorang pegawai money changer milik Nyoman Dhamantra. Sementara, sisanya senilai Rp 1,5 miliar rencananya dimasukkan ke rekening bersama yang dibuat Dody Wahyudi dan Ahmad Syafiq.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Mahfud MD: 99,9 Persen Masyarakat Bangga Menjadi WNI

Mahfud MD menyatakan bahwa 99,9 persen masyarakat sangat bangga dengan statusnya sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

NASIONAL | 17 Agustus 2020

HUT Kemerdekaan Ke-75 RI, Ini Pesan Megawati kepada Pemuda Indonesia

Megawati Soekarnoputri mengatakan banyak sekali pelajaran yang diberikan ayahnya, proklamator RI yang juga Presiden pertama, Ir Soekarno.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Peringati HUT Ke-75 RI, Ahmad Sahroni Center Salurkan Sembako

ASC ingin mengisi kegiatan 17 Agustus dengan hal-hal positif, di antaranya berbagi pada yang membutuhkan.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

BPOM Diharapkan Beri Izin Obat Covid-19 Temuan Unair, BIN, dan TNI AD

Komisi IX selalu mendorong supaya BPOM mempercepat proses, terutama terkait penemuan untuk pengobatan Covid-19, baik obat terkait Unair ini maupun herbal.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Sekretariat Presiden Terima Rekor Muri

Sekretariat Presiden menerima penghargaan Muri atas rekor Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI secara Daring dengan Peserta Terbanyak.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Kemparekraf Ajak Pendaki Gelar Upacara HUT Ke-75 RI di Puncak Gunung Papandayan

Para pendaki gunung di Indonesia dari Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) pada Senin (17/8/2020).

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Pakar Hukum: Masih Ada Uji Materi, Sahkan Saja RUU Cipta Kerja

Teddy Anggoro berpendapat bahwa sebaiknya RUU Cipta Kerja segera disahkan. Jika masih ada hal yang belum bisa diterima bisa diajukan uji materi.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Jadi Tersangka Ganda, Djoko Berpotensi Hadapi Dua Sidang

Djoko Tjandra menjadi tersangka pidana umum serta khusus.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Wisatawan Lokal Jadi Tumpuan Gelorakan Kembali Sektor Pariwisata

Sebagai langkah awal, sektor wisata alam menjadi prioritas Kemparekraf dalam mencoba mengeliatkan kembali sektor pariwisata.

NASIONAL | 17 Agustus 2020

Rayakan HUT RI, Kementerian Kelautan dan Perikanan Gelar Upacara di Bawah Air

Upacara di bawah air dilakukan di perairan Kupang, NTT, Senin (17/8/2020).

NASIONAL | 17 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS