Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Masa Pandemi, Pemerintah Diminta Tidak Biarkan Tindakan Intoleransi

Selasa, 11 Agustus 2020 | 19:24 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah diminta untuk tidak membiarkan terjadinya tindakan intoleransi hingga persekusi terhadap kelompok minoritas, meski saat ini dalam masa pandemi virus corona atau Covid-19. Negara terutama melalui aparat penegak hukum tetap harus hadir dan menegakkan hukum terhadap kelompok-kelompok intoleran yang mengekspresikan sikap mereka dengan mempersekusi kelompok minoritas. Salah satunya kasus intoleransi di Solo (Surakarta) saat ratusan orang menyerbu kediaman almarhum Segaf Al Jufri yang sedang menggelar acara midodareni, sebuah tradisi masyarakat Jawa untuk mempersiapkan hari pernikahan.

"Pandemi tidak boleh jadi alasan pemerintah untuk membiarkan persekusi terhadap minoritas," kata Direktur Riset Setara Institute Halili Hasan dalam webinar 'Infiltrasi Radikalisme di Lembaga Negara, Pemerintahan dan BUMN, Selasa (11/8/2020).

Halili menyatakan, penyerangan hingga penganiayaan yang dilakukan kelompok intoleran terhadap keluarga Umar Assegaf, di Mertodranan, Pasar Kliwon, Surakarta pada Sabtu (8/8/2020) kemarin merupakan persekusi yang direncanakan. Setidaknya, terdapat mobilisasi massa.

"Yang di Solo itu sampai 130 orang dari jam setengah 6 sampai Isya itu. Artinya apa? Dimobilisasi itu. Tidak mungkin spontan," katanya.

Halili menyatakan, kelompok-kelompok intoleran saat ini tengah mencoba untuk mengekspresikan keyakinan mereka. Kelompok-kelompok tersebut meyakini, aksi intoleransi yang mereka lakukan tidak akan ditindak secara serius oleh negara yang kini masih menghadapi persoalan pandemi corona.

"Beberapa kelompok intoleran ini coba-coba 'negara tidak akan hadir. Negara kan lagi fokus pada penanganan pandemi'. Mereka kemudian mengekspresikan intoleransi mereka," kata Halili.

Untuk itu, Setara, tegas Halili mendorong pemerintah terutama aparat penegak hukum untuk bersikap tegas terhadap kelompok-kelompok intoleran. Dikatakan, tanpa sikap tegas, aksi-aksi intoleran akan terus terjadi bahkan skalanya dikhawatirkan akan terus membesar.

"Adagiumnya, ketiadaan penegakan hukum pasti mengundang kejahatan lain yang lebih besar.

Hal senada dikatakan Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) periode 2017-2020 Hamli. Dikatakan masa pandemi tidak melunturkan rencana kelompok radikal dan terorisme untuk melakukan serangan. Hal ini setidaknya tercermin dari tindakan tegas Densus 88 Antiteror Mabes Polri yang telah melakukan penangkapan di sekitar 20 lokasi.

"Itu adalah salah satu langkah supaya terorisme ini tidak melakukan aksi," katanya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Azis Syamsuddin Diduga Suap Eks Penyidik KPK Rp 3,1 M untuk Amankan Kasusnya

Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin diduga menyuap mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju untuk mengurus kasus dugaan korupsi yang menyeret namanya.

NASIONAL | 25 September 2021

Jadi Tersangka Suap dan Ditahan KPK, Azis Syamsuddin Pilih Bungkam

Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin memilih bungkam setelah menjadi tersangka dan ditahan KPK. Azis menjadi tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara.

NASIONAL | 25 September 2021

KPK Langsung Jebloskan Azis Syamsuddin ke Rutan Polres Jakarta Selatan

KPK manahan Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin di Rutan Polres Jakarta Selatan. Azis telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara.

NASIONAL | 25 September 2021

Ketua KPK Umumkan Penetapan Tersangka Azis Syamsuddin

Ketua KPK Firli Bahuri mengumumkan penetapan tersangka Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin. Azis dijerat atas kasus dugaan suap penanganan perkara.

NASIONAL | 25 September 2021

Setelah Diperiksa, Azis Syamsuddin Diborgol dan Pakai Rompi Tahanan KPK

Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin rampung diperiksa penyidik KPK. Azis terlihat diborgol dan mengenakan rompi tahanan KPK.

NASIONAL | 25 September 2021

Hari Tani Nasional, Refleksi Kinerja Positif Pertanian Indonesia

Kemtan memastikan berbagai program yang sedang berjalan saat ini sedikit banyaknya sudah memberi dampak besar terhadap kesejahteraan petani.

NASIONAL | 25 September 2021

Indonesia Dinilai Kekurangan Penulis Best Seller

Pandemi covid-19 yang telah berlangsung lebih dari satu tahun merupakan kondisi mewah yang diidamkan bagi penulis dan penikmat buku.

NASIONAL | 24 September 2021

Komnas HAM: Aduan Terhadap Perwira Polisi Layak Ditindaklanjuti

Komnas HAM menilai laporan terhadap AKBP Gafur Siregar atas dugaan kesewenangan membuka kembali kasus yang telah di-SP3 layak untuk ditindaklanjuti.

NASIONAL | 24 September 2021

Aparat Bekuk Ali Kalora Berdasar Hasil Pendalaman dan Pemetaan

Densus 88 Polri mengungkap kerja Satgas Madago Raya membekuk pentolan Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Ali Kalora berdasarkan pendalaman dan pemetaan.

NASIONAL | 24 September 2021

Unwira Segera Buka Prodi Teknologi Pangan dan Pendidikan Komputer

Unwira segera membuka prodi baru yang dibutuhkan masyarakat NTT, antara lain teknologi pangan dan pendidikan komputer.

NASIONAL | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Harga Minyak mencapai tertinggi dalam hampir 3 tahun karena pasokan mengetat

Harga Minyak mencapai tertinggi dalam hampir 3 tahun karena pasokan mengetat

EKONOMI | 25 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings