Klaster PetroChina, Dua Balita di Jambi Positif Covid-19

Klaster PetroChina, Dua Balita di Jambi Positif Covid-19
Ilustrasi penanganan pasien diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
Radesman Saragih / JAS Minggu, 2 Agustus 2020 | 17:45 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Penularan virus corona (Covid-19) di perusahaan minyak dan gas (migas) PT PetroChina Jabung, Provinsi Jambi kini menyasar ke anak-anak. Dua balita yang merupakan anak pasien positif Covid-10 klaster PetroChina dinyatakan positif Covid-19. Kedua balita tersebut, Ma (1), pasien 163 dan Da (5), pasien 165, hingga Minggu (2/8/2020) dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit (RS) Siloam, Kota Jambi.

“Kedua pasien positif asal Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) tersebut terinfeksi Covid-19 karena melakukan kontak dengan orangtua mereka, pasien Covid-19 klaster PetroChina. Kedua pasien Covid-19 usia balita tersebut dirawat di RS Siloam bersama 16 orang pasien positif Covid-19 klaster PetroChina,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah di Jambi, Minggu (2/8/2020).

Menurut Johansyah, jumlah kasus positif Covid-19 di Provinsi Jambi tiga hari terakhir bertambah 13 orang, sehingga total kasus positif Covid-19 di daerah itu hingga Minggu (2/8/2020) mencapai 169 kasus. Kasus positif Covid-19 di daerah itu, Jumat (31/7/2020) bertambah enam kasus, Sabtu (1/8/2020) bertambah enam kasus dan Minggu (2/8/2020) bertambah satu kasus.

“Pasien positif Covid-19 yang sembuh di Provinsi Jambi tiga hari terakhir tidak ada. Total pasien Covid-19 yang sembuh di daerah ini sepekan terakhir tetap 115 orang. Kasus Covid-19 yang meninggal di Jambi hingga Minggu ini empat orang. Sedangkan pasien positif Covid-19 yang masih dirawat di Jambi sebanyak 52 orang,” katanya.

Mengenai penanganan Covid-19 klaster PetroChina, Kabupaten Tanjabbar, Jambi, Johansyah mengatakan, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tanjabbar dan PT PetroChina masih terus melakukan tracing (penelusuran) terhadap anggota keluarga yang pernah kontak dengan pasien positif Covid-19 di perusahaan tersebut.

“Selain itu pelaksanaan protokoler kesehatan Covid-19 di PT PetroChina juga terus ditingkatkan. Seluruh karyawan perusahaan diwajibkan menjalani uji swab dan rapid test. Karyawan perusahaan yang terkonfirmasi atau reaktif terhadap hasil rapid test langsung menjalani isolasi di lingkungan perusahaan,” katanya. 



Sumber: BeritaSatu.com