Libur Iduladha, Pergerakan Penumpang Transportasi Meningkat

Libur Iduladha, Pergerakan Penumpang Transportasi Meningkat
Petugas melakukan pengecekan suhu tubuh kepada penumpang bus Damri di Kemayoran, Jakarta, Senin, 27 Juli 2020. (Foto: Beritasatu Photo / Ruht Semiono)
Thresa Sandra Desfika / YUD Minggu, 2 Agustus 2020 | 17:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Kementerian Perhubungan (Kemhub) mencatat pergerakan penumpang transportasi umum pada masa liburan Idul Adha di simpul transportasi meningkat dibandingkan hari biasa. Hal itu karena Iduladha 2020 jatuh pada Jumat (31/7), yang berarti akan ada libur panjang akhir pekan (long weekend).

“Berdasarkan pantauan kami, sejumlah penumpang transportasi umum mengalami peningkatan dibanding hari biasa. Kami meminta kepada para operator transportasi dan penumpang agar tetap disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 pada transportasi umum,” kata Juru Bicara Kemhub Adita Irawati melalui keterangan, Minggu (2/8).

Berdasarkan pantauan, menurut dia, peningkatan jumlah penumpang terjadi di Bandara Soekarno Hatta sekitar 16% dibandingkan hari biasa. Pada Kamis (30/7/2020) menjadi puncak pergerakan penumpang yaitu mencapai 37.000 lebih penumpang. Peningkatan jumlah penumpang pesawat perharinya di Bandara Soekarno Hatta juga diikuti dengan peningkatan pergerakan pesawat sebesar 13%, yaitu sebanyak 460 lebih pergerakan pesawat perhari.

Selain di Bandara Soekarno Hatta, terang Adita, peningkatan jumlah penumpang harian juga terjadi di Bandara Juanda Surabaya dan Yogyakarta (YIA). Di Bandara Juanda, terjadi peningkatan jumlah penumpang harian sekitar 11.000 lebih penumpang perharinya, dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencapai 5 ribu penumpang perharinya. Sementarai itu, di Bandara Internasional Yogyakarta Kulonprogo (YIA), juga mengalami peningkatan sekitar 31 persen di banding hari biasa, dengan jumlah penumpang perharinya mencapai 3.600 lebih penumpang, baik yang tiba maupun yang berangkat dari YIA.

Adita menuturkan, pada moda kereta api (KA), terjadi juga peningkatan penumpang, di mana total penumpang KA jarak jauh pada 11 KA yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen ke berbagai jurusan pada Kamis (30/7) mencapai 3.958 penumpang dari sebanyak 4.385 tempat duduk yang disediakan oleh PT KAI, atau terjual sekitar 90% dari jumlah total tempat duduk, dengan tetap membatasi kapasitas gerbong maksimal 70% dari total kapasitas normal.

Kenaikan jumlah penumpang juga terjadi pada moda angkutan penyeberangan. PT ASDP mencatat, jumlah total penumpang yang menyeberang dari Merak menuju Bakauheni pada Kamis (30/7) pagi hingga Jumat (31/7) pagi tercatat sebanyak 46.688 orang atau naik 147% dibandingkan realisasi periode sama Idul Adha tahun lalu sebanyak 31.677 orang.

Di Terminal Bus Pulo Gebang, Jakarta, terjadi lonjakan penumpang jelang Iduladha, yang biasanya hanya mengangkut ratusan penumpang per harinya, pada Rabu (29/7) mengalami peningkatan hingga 1.200 lebih penumpang per hari.

“Dengan adanya peningkatan penumpang baik di darat, laut, udara, dan kereta api pada hari raya Idul Adha ini, di satu sisi memperlihatkan bahwa masyarakat sudah mulai percaya untuk menggunakan transportasi umum," ungkap Adita.

Namun di sisi lain, terang Adita, selaku regulator transportasi bersama para operator transportasi, pihaknya terus melakukan pengawasan untuk memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan dengan baik sesuai komitmen untuk menciptakan transportasi aman dan sehat.

Selain kenaikan jumlah penumpang pada transportasi umum, kenaikan arus kendaraan juga terjadi di sejumlah ruas tol. Tercatat terjadi kenaikan sebesar 0,3% atau 123.764 kendaraan pada 27 Juli 2020, 7,4% atau 132.494 kendaraan pada 28 Juli 2020, 18% atau 145.596 kendaraan pada 29 Juli 2020 yang keluar dari sejumlah jalan tol di Jakarta.



Sumber: BeritaSatu.com