KPK Perpanjang Penahanan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia
INDEX

BISNIS-27 536.336 (-9.74)   |   COMPOSITE 6258.57 (-118.4)   |   DBX 1209.79 (-7.56)   |   I-GRADE 185.201 (-3.15)   |   IDX30 531.719 (-11.49)   |   IDX80 142.034 (-2.79)   |   IDXBUMN20 420.424 (-11.55)   |   IDXESGL 146.593 (-2.74)   |   IDXG30 145.132 (-2.95)   |   IDXHIDIV20 467.118 (-8.07)   |   IDXQ30 151.699 (-2.74)   |   IDXSMC-COM 284.118 (-6.96)   |   IDXSMC-LIQ 356.602 (-8.98)   |   IDXV30 142.342 (-4.12)   |   INFOBANK15 1078.54 (-23.31)   |   Investor33 455.425 (-8.95)   |   ISSI 183.228 (-3.1)   |   JII 646.305 (-9.76)   |   JII70 225.666 (-3.53)   |   KOMPAS100 1262.11 (-23.67)   |   LQ45 987.949 (-21.07)   |   MBX 1725.55 (-36.04)   |   MNC36 336.055 (-6.76)   |   PEFINDO25 332.023 (-6.72)   |   SMInfra18 316.891 (-5.9)   |   SRI-KEHATI 389.555 (-8.04)   |  

KPK Perpanjang Penahanan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia

Kamis, 16 Juli 2020 | 13:23 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia (PT HTK), Taufik Agustono. Masa penahanan tersangka kasus dugaan suap bidang pelayaran antara PT HTK dan PT Pilog itu diperpanjang selama 40 hari terhitung mulai Rabu (16/7/2020). Dengan demikian, Taufik setidaknya bakal mendekam di sel tahanan hingga 24 Agustus 2020.

"Tim Penyidik KPK melakukan perpanjangan penahanan Tsk TAG (Taufik Agustono) selama 40 hari terhitung mulai tanggal 16 Juli 2020 sampai dengan 24 Agustus 2020 bertempat di Rutan Klas I Jakarta Timur Cabang KPK," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (16/7/2020).

Ali Fikri menjelaskan alasan tim penyidik memperpanjang penahanan Taufik. Dikatakan, tim penyidik masih memerlukan waktu untuk melengkapi berkas penyidikan Taufik.

Baca Juga: KPK Ingatkan Direktur PT HTK Hadiri Pemeriksaan Sebagai Tersangka

"Perpanjangan Penahanan dilakukan karena penyidik KPK masih memerlukan waktu untuk menyelesaian berkas perkara," katanya.

Penetapan Taufik sebagai tersangka merupakan pengembangan perkara kerja sama pengangkutan bidang pelayaran yang berawal dari kegiatan tangkap tangan pada 28 Maret 2019 yang melibatkan Anggota DPR periode 2014-2019 Bowo Sidik Pangarso sebagai pihak penerima.

Saat itu, KPK menetapkan tiga tersangka dari kegiatan tangkap tangan tersebut, yakni Bowo, Marketing Manager PT HTK Asty Winasti, dan Indung dari unsur swasta atau perantara suap untuk Bowo.

Baca Juga: KPK Tahan Direktur PT Humpuss Transportasi Kimia

Dua diantaranya, yaitu Bowo diputus bersalah dan berkekuatan hukum tetap dan Asty telah divonis bersalah di Pengadilan Tipikor Jakarta. Sedangkan untuk Indung masih tahap upaya hukum kasasi.

Dalam konstruksi perkara disebut bahwa pada rentang waktu 1 November 2018 sampai 27 Maret 2019 diduga terjadi transaksi pembayaran "fee" dari PT HTK kepada Bowo terdiri dari 59.587 dolar AS pada 1 November 2018, 21.327 dolar AS pada 20 Desember 2018, 7.819 dolar AS pada 20 Februari 2019, dan Rp 89.449.000 pada 27 Maret 2019.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Massa Banjiri Gerbang Parlemen, Pimpinan DPR: Tak Ada Pengesahan RUU Omnibus Law dan HIP

Hari ini rapat paripurna untuk penutupan masa sidang, tidak ada agenda pengesahan RUU HIP dan Omnibus Law.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Vonis Kasus Novel, Awak Media Penuhi Ruang Sidang PN Jakarta Utara

Massa terlihat melaksanakan aksi unjuk rasa di depan kantor PN Jakarta Utara.

NASIONAL | 16 Juli 2020

121 Petugas Pemilih di Medan Diganti karena Reaktif Covid-19

"Mereka langsung diganti," ujar Agussyah Damanik

NASIONAL | 16 Juli 2020

Ganjar Minta Pengasuh Pondok Pesantren Perketat Protokol Kesehatan

Ganjar juga menyempatkan diri melihat proses belajar para santri di Yayasan Birrul Ummah Tegalrejo.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Pengacara Djoko Tjandra Bantah Berkolaborasi dengan Jenderal Polri

“Foto-foto itu adalah foto lama. Jadi dikemas jadilah itu berita sesuai kehendak aktor itu,” kata pengacara Djoko Tjandra, Anita Kolopaking.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Ekonomi Sektor Kehutanan Indonesia Tetap Berdenyut di Tengah Covid-19

Kinerja ekspor sektor kehutanan masih berada pada jalur yang positif.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Semen Gresik Ubah Lahan Tandus Jadi Sentra Buah

Saat musim kemarau lahan itu tandus dan tidak produktif.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Curahan Hujan Tinggi, BPBD Sulteng Tetapkan Siaga Bencana

Sejumlah daerah di Sulteng diterjang banjir meliputi Kabupaten Morowali Utara, Morowali, Parigi Moutong, Tolitoli, dan Kabupaten Sigi.

NASIONAL | 16 Juli 2020

Pemprov Sumut Siapkan Sanksi Bagi Pelanggar Protokol Kesehatan

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, sanksi itu sudah ada dalam draft diajukan pemerintah daerah ke pusat saat

NASIONAL | 16 Juli 2020

Partai Nasdem Tepis Anggapan RUU PKS Mengandung Unsur Liberalis

Partai Nasdem pun menepis anggapan bahwa RUU PKS membawa paham dan kepentingan liberalis.

NASIONAL | 16 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS