Positif Covid-19, Rektor USU Memilih Kerja Daring

Positif Covid-19, Rektor USU Memilih Kerja Daring
Rektor Universitas Sumatera Utara Runtung Sitepu. (Foto: istimewa)
Arnold H Sianturi / LES Rabu, 15 Juli 2020 | 15:46 WIB

Medan, Beritastu.com - Meski dinyatakan positif berdasarkan hasil pemeriksaan metode polymerase chain reaction (PCR), Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Runtung Sitepu, masih tetap bekerja seperti biasanya memimpin rapat dengan bawahannya di Kampus USU.

"Saya tidak ingin berdiam diri saja atas hasil laboratorium yang hasilnya menyatakan positif Covid-19. Saya tetap terus bekerja dengan melakukan rapat secara daring (online). Sejauh ini tidak ada masalah," ujar Runtung Sitepu saat dihubungi, Rabu (15/7/2020) siang.

Runtung mengatakan, dia tidak mau berdiam diri selama menjalani isolasi mandiri di dalam rumah. Ia mengaku banyak melakukan pekerjaan untuk urusan kampus. Setelah itu, Runtung juga sengaja menyibukkan diri mengurus lahan pertanian.

"Ladang itu ada di sekitar rumah tempat saya melakukan isolasi. Lokasinya jauh dari pemukiman penduduk. Ada petugas keamanan yang menjaga rumah. Saat berladang sendiri pun saya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan. Masker dibuka hanya saat makan dan minum saja," ungkapnya.

Runtung mengaku, merasa bahagia karena mendapatkan kabar baik bahwa hasil PCR yang keluar dari laboratorium Rumah Sakit USU terhadap keluarganya, mulai dari istri, 3 orang anak, 3 menantu dan 2 orang cucunya, dinyatakan negatif Covid-19. Kabar gembira itu membuatnya lebih semangat melawan virus di tubuhnya.

Adapun keluarga besar Runtung Sitepu yang dinyatakan negatif itu adalah Farida Tarigan (istri), tiga orang anaknya, Yan Indra Fajar Sitepu, Faradila Yulistari Sitepu dan Febrinka Ananda Sitepu. Tiga orang menantunya yakni, Andi Raga Ginting, Halida Rahma Nasution dan Chairul Andika. Sementara 2 orang cucunya adalah Maisyfa Ginting dan Ranaya Zafira Ginting.

Runtung Sitepu mengharapkan, semua pihak yang memiliki riwayat dalam berinteraksi dengan dirinya selama dua minggu terakhir, supaya ikut diperiksa. Termasuk dengan kalangan wartawan dari berbagai media yang melakukan wawancara dengan dirinya menjelang dan saat pelaksanaan UTBK SBMPTN di Kampus USU.

"Saya tak ingin ini masalah positif Covid-19 ini untuk ditutup-tutupi. Makanya saya minta Dirut RS USU supaya segera menginformasikan masalah ini. Sehingga, siapapun yang pernah memiliki riwayat kontak fisik dengan saya supaya langsung dilakukan test swab dan menjalani isolasi mandiri. Saya diwawancarai rekan-rekan media, 5 Juli kemarin," ungkapnya.

Runtung menambahkan, seluruh keluarganya juga langsung menjalani pemeriksaan setelah dirinya dinyatakan positif Covid-19. Runtung mengaku menjalani isolasi mandiri yang jauh dari rumahnya. Dia melakukan ini agar keluarga maupun cucu - cucunya tidak terpapar virus corona. Meski menjalani isolasi mandiri, Runtung juga menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker.

"Sampai saat ini, kondisi saya masih dalam keadaan baik - baik saja. Saya tidak ada merasakan sesuatu yang sakit di tubuh. Ketika dinyatakan positif, saya berusaha tetap tenang dan tidak panik. Saya serahkan masalah ini ke tangan Tuhan Yang Maha Esa. Dengan kejadian ini, saya mengingatkan masyarakat supaya disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sayangi diri sendiri, lindungi orang tua, keluarga tercinta dan orang sekitar, supaya tidak tertular," sebutnya.



Sumber: BeritaSatu.com