Kumpulkan Gubernur, Jokowi: Segera Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Kumpulkan Gubernur, Jokowi: Segera Terapkan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan
Presiden Jokowi. (Foto: istimewa)
Lenny S Tambun / RSAT Rabu, 15 Juli 2020 | 14:46 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan seluruh Gubernur dari 34 provinsi di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020). Dalam pertemuan yang digelar secara tertutup tersebut, Jokowi menegaskan sanksi pelanggar protokol kesehatan harus segera diterapkan untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparwansa mengatakan Presiden Jokowi memberikan arahan agar seluruh pemerintah daerah (Pemda) menegakkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan di tengah-tengah pandemi virus corona atau Covid-19.

Peningkatan kedisiplinan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan, menurut Presiden Jokowi harus diterapkan sanksi, baik berupa denda maupun administrasi.

“Pak Presiden memberikan untuk menegakkan disiplin. Memang seyogianya ada sanksi. Apa itu denda maupun administrasi,” kata Khofifah Indarparwansa seusai bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (15/7/2020).

Pemberian sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan, menurut Khofifah Indarparwansa, dilihat sebagai upaya yang harus dilakukan dalam peningkatan kedisiplinan masyarakat. Kebijakan ini juga harus diiringi dengan upaya pergerakan roda perekonomian.

“Supaya ada proses peningkatan kedisiplinan masyarakat yang itu harus diiringi upaya pergerakan roda perekonomian kembali. Itu yang pernah disampaikan antara rem dan gas. Jadi, kapan direm kapan digas. Kepala daerah harus bisa melakukan deteksi secara kontinyu. Jadi pergerakan ekonomi dan Covid-19 bisa dikendalikan,” terang Khofifah Indarparwansa.

Dalam lokasi yang sama, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membenarkan dalam pertemuan tersebut Presiden Jokowi membahas perlunya penerapan sanksi bagi pelanggar protokol kesehatan. Sehingga masyarakat lebih patuh dalam memakai masker, mencuci tangan dan tidak berada di kerumunan, terutama di tempat tertutup.

Bahkan, lanjut Ridwan Kamil, Presiden memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat yang terlebih dulu mengeluarkan wacana untuk memberikan sanksi terhadap pelanggar protokol kesehatan.

“Tadi saya sampaikan, kita diapresiasi karena duluan berinisiatif mewacanakan sanksi,” ujar Ridwan Kamil.



Sumber: BeritaSatu.com