Anggota Komisi VI Dorong PT Pindad untuk Terus Berinovasi

Anggota Komisi VI Dorong PT Pindad untuk Terus Berinovasi
Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron saat mengikuti Tim Kunspek Komisi VI DPR RI ke PT Pindad di Bandung, Kamis (9/7/2020). (Foto: Istimewa)
Jayanty Nada Shofa / JNS Sabtu, 11 Juli 2020 | 06:28 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mendorong PT Pindad untuk terus berinovasi. Diketahui, perusahaan yang bergerak dalam pembuatan produk militer ini mulai memproduksi ventilator dan respirator untuk memerangi pandemi Covid-19.

Ventilator dan respirator tersebut sudah lulus uji teknis Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan dan uji klinis Kementerian Kesehatan (Kemkes).

“Kami bangga, industri pertahanan tidak hanya dalam bidang senjata, tetapi juga dikembangkan kepada industri lainnya seperti alat kesehatan dan lainnya yang diproduksi di sini,” ujar Herman ketika mengikuti Tim Kunspek Komisi VI DPR RI ke PT Pindad di Bandung, Kamis (9/7/2020).

Herman menuturkan, luas lahan yang ditempati PT Pindad mencapai hingga 66 hektar. Infrastruktur pun sudah tersedia. Untuk itu, dirinya mendorong agar peralatan yang dimiliki PT Pindad ditingkatkan secara bertahap menuju industri 4.0.

"Industri pertahanan kita harus maju, harus mengikuti perkembangan teknologi dunia. Industri pertahanan kita harus mandiri dan berdaulat, sehingga kita menjadi negara yang siap dalam situasi apapun," jelasnya.

Bagi Komisi VI DPR RI, lanjut Herman, inovasi dan pengembangan yang sudah direncanakan direksi PT Pindad ke depannya perlu mendapatkan dukungan, baik dari sisi kemampuan keuangan maupun ketersediaan bahan siap pakai yang harus diimpor.

Padahal, bahan baku dasar untuk bahan siap pakai diproduksi di Indonesia.

“Misalnya, selongsong peluru. Kita ketahui sekarang ada empat miliar pesanan dari Kementerian Pertahanan hingga 2024. Bahan selongsongnya harus impor. Padahal, bahan dasarnya yaitu tembaga diproduksi di Indonesia, hasil dari Freeport, pertambangan lainnya di Indonesia,” ungkap politisi fraksi Partai Demokrat itu.

Herman pun mendukung PT Pindad untuk terus mendapat perhatian khusus usai melihat inovasi-inovasi yang terus dikeluarkan perusahaan.

“Tadi, kami juga melihat hasil-hasil untuk kendaraan tempur seperti tank baja. Ke depan tentu harus dikembangkan dan harus menjadi kebanggaan anak negeri,” pungkasnya.



Sumber: BeritaSatu.com