Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Penguatan Nasionalisme Harus Kontekstual

Kamis, 9 Juli 2020 | 15:18 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / WM


Jakarta, Beritasatu.com -Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyatakan, nasionalisme atau cinta bangsa dan Tanah Air harus tetap dipupuk di tengah globalisasi. Namun nasionalisme yang dipupuk adalah nasionalisme yang kontekstual dengan tantangan zaman.

Dalam ceramahnya di hadapan peserta kuliah umum Lemhannas, melalui video conference, Kamis (9/7/2020), Wapres Ma'ruf Amin menyatakan, globalisasi tidak hanya membuka peluang dan kemajuan untuk suatu negara. Tapi juga tantangan dan ancaman yang semakin deras dan bisa melumpuhkan.

"Oleh karena itu, diperlukan pemupukan rasa cinta tanah air bagi seluruh elemen masyarakat di setiap generasi," kata Ma'ruf Amin.

Namun, dia juga mengingatkan bahwa tantangan bagi kesadaran dan rasa cinta Tanah Air generasi bangsa saat ini, tidak lagi cukup dipupuk dengan cara-cara lama. Baginya, cara-cara membangun nasionalisme lewat dogma bukanlah lagi yang sesuai dengan kondisi saat ini.

"Kita harus mampu memberikan pengertian nasionalisme yang kontekstual, bukan tekstual, apalagi yang dogmatis,” tuturnya.

Wapres menyatakan, nasionalisme dalam konteks saat ini lebih kepada kemampuan untuk memegang jati diri kebangsaan dengan menghargai perbedaan, melakukan kolaborasi, dan kemampuan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.

“Saya ingin menyampaikan bahwa nasionalisme di era globalisasi akan secara alami terkikis dan menipis bila suatu bangsa tidak memiliki kemampuan untuk berkompetisi," ujarnya.

Dan bila bicara kompetisi, maka yang diperlukan bukanlah kekayaan alam atau kekuatan senjata, tapi kemampuan manusianya. Karenanya, manusia yang unggul adalah modal utama mencapai Indonesia Maju. Baginya, SDM yang unggul akan memiliki jiwa yang sehat, cerdas, produktif, kompetitif, dan berakhlak baik.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

3 Perusahaan Klaster Baru Covid-19 di Semarang Ditutup

Langkah tersebut, kata Ganjar, juga berlaku untuk perusahaan di wilayah lain, seperti Jepara dan Rembang.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Wawan Klaim Telah Jadi Pengusaha sebelum Atut Jadi Gubernur Banten

Bos PT Balipacific Pragama, Tubagus Chaeri Wardana kembali mengklaim sudah lebih dahulu menjadi pengusaha sebelum kakaknya, Ratu Atut Chosiyah menjadi Gubenur

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi Apresiasi Pemprov Kalteng Lakukan Tes Masif Covid-19

Menurut Jokowi, tes masif Covid-19 saja tidak cukup tetapi harus diiringi dengan melakukan pelacakan (tracing contact) yang agresif.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Kampung Tangguh Nusantara TNI-Polri Mampu Lawan Dampak Pandemi Covid-19

Aparat TNI dan Polri menguatkan Kampung Tangguh Nusantara dengan program pemanfaatan lahan dan padat karya.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Jokowi: Hati-hati Kalau Ingin Membuka Sekolah

Presiden Jokowi memperingatkan kepala daerah untuk hati-hati untuk membuka kembali aktivitas masyarakat di berbagai sektor, terutama di bidang pendidikan

NASIONAL | 9 Juli 2020

Presiden Jokowi Tinjau Jaringan Reklamasi Rawa di Pulang Pisau

Peninjauan tersebut dilakukan dalam kunjungan kerja presiden di Kalimantan Tengah.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Pers Bebas Lebih Baik daripada Pers Dikontrol

Dosen Ilmu Komunikasi dari Universitas Indonesia Ade Armando mengemukakan, kebebasan pers harus terus dijaga dan diperkuat.

NASIONAL | 8 Juli 2020

Kemenangan Jokowi-Ma'ruf pada Pilpres Penuhi Aspek Dominasi dan Representasi

Tulisan di media sosial terkait putusan MA yang menarasikan skandal politik Pilpres adalah tudingan yang tidak akurat dan menyesatkan.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Data Pribadi Denny Siregar Bocor, KPN Minta Diusut Tuntas

Pimpinan perusahaan perlu memberikan sanksi tegas dan terukur kepada mereka yang terbukti melakukan pelanggaran.

NASIONAL | 9 Juli 2020

Satgas Pamtas RI-PNG Berhasil Gagalkan Penyelundupan Tanduk Rusa

Pelaku mengungkapkan dirinya membawa tanduk rusa tersebut dari PNG ke Indonesia melalui jalur tidak resmi, rencananya untuk dijual buat kebutuhan sehari-hari.

NASIONAL | 9 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS