Target Produksi Pangan Diminta Perkuat Komoditas Lokal

Target Produksi Pangan Diminta Perkuat Komoditas Lokal
Ketua Komisi IV DPR RI Sudin. (Foto: Dok. DPR)
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 9 Juli 2020 | 12:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komisi IV DPR RI Sudin meminta Kementerian Pertanian (Kemtan) untuk memperkuat komoditas pangan lokal dalam upaya pencapaian target produksi pangan Indonesia di tahun 2021.

Penguatan komoditas pangan lokal disebut dapat mengurangi ketergantungan terhadap impor. Peningkatan produksi juga dapat seiring dengan peningkatan kualitas petani Indonesia.

“Komisi IV DPR RI meminta Kementerian Pertanian agar target produksi tahun 2021 disesuaikan dengan program diversifikasi pangan berbasis komoditas pangan lokal, dalam rangka mendukung pengembangan produk diversifikasi pangan guna mengurangi ketergantungan terhadap pangan impor,” ungkap Sudin usai rapat kerja bersama Mentan Syahrul Yasin Limpo di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (7/7/2020).

Baca juga: Kejar Target Produksi Pangan, Mentan Minta Tambahan Anggaran Rp 10 Triliun

Kemtan pun diminta untuk merencanakan kebutuhan pupuk nasional.

"Sehingga dalam implementasi penyalurannya pada tahun 2021 tidak ada kekurangan, khususnya dalam mendukung kesiapan negara dalam menghadapi kekeringan tahun depan," ujar Sudin.

Pada rapat tersebut, ia juga berharap Mentan Yasin Limpo dapat melakukan penyederhanaan regulasi agar tidak ada hambatan program antara program Kemtan dengan petani.

"Komisi IV meminta Kemtan melakukan penyederhanaan regulasi dan/atau persyaratan yang menghambat suatu kegiatan serta berpotensi terjadinya pungutan tidak resmi atau berpotensi gratifikasi," ujarnya.

Tak hanya itu, Kemtan pun diminta untuk segera menindaklanjuti dan menyelesaikan permasalahan terkait hasil temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), yang kemudian menjadi masukan dalam menyusun program, kegiatan, dan anggaran Kemtan tahun 2021.

Sebagai informasi, pada rapat tersebut, Yasin Limpo mengusulkan tambahan anggaran 2021 sebesar Rp 10 triliun untuk mengejar target produksi pangan.



Sumber: BeritaSatu.com