Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mahasiswa Sumbang 12,2 % PDRB, DIY Minta Rencana Kuliah Daring Permanen Dikaji Ulang

Rabu, 8 Juli 2020 | 19:56 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / JEM

Yogyakarta, Beritasatu.com - Kontribusi pendidikan tinggi di DI Yogyakarta pada pertumbuhan ekonomi cukup signifikan, karena itu Pemda DIY didukung Bank Indonesia (BI) Yogyakarta meminta agar perkuliahan secara daring yang akan dipermanenkan, dipertimbangkan kembali.

Kepala Perwakilan BI Yogyakarta Hilman Tisnawan mengatakan, berdasarkan hasil survei dan kajian di 2016 dan 2020 diketahui terdapat peningkatan pengeluaran biaya mahasiswa di DIY. Pada tahun 2020, pengeluaran biaya hidup dan biaya pendidikan mahasiswa di DIY mencapai Rp 17,2 triliun per tahun atau setara dengan 12,2% dari PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) DIY. Sementara, pada 2016 kontribusi pengeluaran biaya mahasiswa sebesar 10,4% dari PDRB DIY.

Pengeluaran biaya hidup mahasiswa DIY melonjak hampir dua kali lipat dalam 4 tahun terakhir. Pada 2020, rata-rata biaya hidup mahasiswa (Program Studi Diploma dan Sarjana) di DIY mencapai Rp 2,92 juta perbulan. Pengeluaran mahasiswa tersebut bahkan lebih tinggi dibanding Upah Minimum Provinsi DIY 2020 sebesar Rp 1,70 juta.

“Dengan demikian, rencana sistem pembelajaran daring yang akan dipermanenkan saya minta dikaji secara afirmatif, tetapi daerah juga tidak bisa memotong kebijakan pusat, namun sebetulnya kampus juga tetap menciptakan koridor, atau ruang-ruang wajib tatap muka,karena kehadiran untukejonomi DIY menerbitkan efek yang luar biasa bagi ejonomi masyarkaat,” katanya, disela-sela "Bejo Talk- Kajian Pariwisata New Normal dan Tandatangani Perjanjian Kerjasama Percepatan Pemulihan Pariwisata DIY New Normal", pada Rabu (8/7/2020) di Hotel Inna Garuda Yogyakarta.

Dikatakan, konsumsi mahasiswa di DIY mulai merambah ke kebutuhan sekunder dan tersier. Pada saat ini komponen makan dan minum masih menjadi kebutuhan utama dengan porsi 30,2% dari pengeluaran mahasiswa. Selanjutnya terdapat tambahan pengeluaran untuk gaya hidup (lifestyle) yang mencapai 24,6% dari pengeluaran mahasiswa dan sewa pondokan dengan porsi 20,1%.

Integrasi pendidikan dan pariwisata di DIY semakin kuat, yang ditunjukkan dengan komponen pengeluaran lifestyle yang melonjak menjadi terbesar kedua. Daya tarik mahasiswa untuk kuliah di DIY tidak hanya karena kualitas pendidikan dan biaya yang murah, namun juga didorong oleh ragam rekreasi dan hiburan yang lengkap. Pengeluaran mahasiswa di DIY untuk kebutuhan pokok relatif terjangkau, sehingga mahasiswa masih memiliki alokasi pengeluaran untuk kebutuhan lifestyle.

Senada dengan Hilman Tisnawan, Kepala Dinas Pariwisata DIY Singgih Raharjo juga mengungkapkan bahwa kehadiran mahasiswa luar di DIY sangat berpengaruh pada ekonomi rakyat Yogya, terutama pada sektor hiburan dan lifestyle. “Ini tentunnya berhubungan dengan pariwisata, benar harus dilakukan kajian afirmatif untuk perguruan tinggi di DIY, bagaimana mengembalikan atau tidak lagi tatap layar tapi tatap muka, saya kita sambut dengan baik, bahkan pada 2019, wisatawan yang masuk ke DIY didominasi milenial,” katanya.

Strategi Pemulihan

Untuk bisa kembali seperti sebelum terjadinya pandemi Covid-19 memang tidak bisa langsung. Singgih Raharjo menyatakan, persiapan destinasi sudah dimulai sejak adanya pandemi Covid-19 hingga Juli di masa tanggap darurat selesai, termasuk didalamnya penyiapan sarana dan prasarana, SDM dan SOP bagi pelaku wisata.

"Payung yang kemudian harus ada berkaitan dengan sanksi adalah bupati atau walikota, karena kewenangan itu ada di sana," tuturnya.

Namun saat ini, Singgih membenarkan bahwa DIY memang tidak bisa berharap pada wisatawan manca negara."Sekarang ini cukup wislok atau wisatawan lokal atau bahasa kerennya staycation itu adalah orang Yogya yang berwisata di Yogya sehingga itu dulu yang kita gerakkan," katanya.

"Untuk target wisman belum begitu yakin untuk tahun ini dan untuk tahun depan pun kita masih melihat situasi. Kita juga lihat situasi di luar negeri juga masih cukup naik turun. Kita menggerakkan untuk di Jogja dulu," ujarnya.

Selain itu, wisatawan saat ini juga dimudahkan melalui aplikasi Visiting Jogja yang sudah dapat di download melalui AppStore maupun Playstore. Wisatawan dapat melihat data pariwisata di DIY, melakukan reservasi tiket secara online dan pembayaran non tunai.

Ditambahkan Kepala BI DIY, pariwisata jadi engine of growth utama perekonomian DIY, atau berkontribusi pada perekonomian DIY sebesar 55,37%.

Selain itu, sifatnya yang memberikan multiplier effect ternyata memberikan dampak hingga 104,9 kali lipat. Artinya peningkatan/penurunan permintaan akhir pada sektor pariwisata DIY sebesar Rp1 miliar, maka output perekonomian akan meningkat/menurun sebesar Rp104,9miliar .

Sehingga, penurunan kinerja sektor pariwisata selama masa pandemi Covid-19 berdampak secara signifikan kepada perekonomian DIY terutama sektor yang terhubung langsung dengan pariwisata seperti perhotelan, industri kuliner, transportasi, perdagangan, destinasi wisata, bahkan sektor konsumsi rumah tangga.

Dalam kajian “Strategi Pemulihan Pariwisata DIY New Normal”, bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DIY dan Pusat Studi Ekonomi dan Industri Skala Kecil, UPN Veteran menunjukkan, telah terjadi perubahan preferensi wisatawan terhadap pariwisata di DIY.

Pada fase new normal, wisatawan lebih mengutamakan faktor higienitas baik pada akomodasi, tempat wisata dan amenitasnya, serta tempat kuliner. Selain itu, wisatawan juga menjadi lebih selektif dan mementingkan atraksi yang berkualitas dan amenitas yang lengkap. Dengan melihat perubahan preferensi tersebut dan jika bercermin pada kondisi sebelum COVID-19, terdapat gap di industri pariwisata DIY yang perlu ditingkatkan dan diperbaiki demi memenuhi kebutuhan wisatawan dan menciptakan pariwisata DIY yang resilient, competitive dan inclusive.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

Luhut Pandjaitan menegaskan soal siapa yang salah dalam kasus pencemaran nama baik yang dilaporkannya biar pengadilan yang membuktikan.

NASIONAL | 27 September 2021

Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

Luhut Pandjaitan telah menjalani pemeriksaan sebagai pelapor terkait kasus dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran berita bohong di Mapolda Metro Jaya.

NASIONAL | 27 September 2021

Tanah Longsor di Karo, 1 Pekerja Meninggal Dunia

Tanah longsor di Desa Sugihen, Kecamatan Dolat Rayat, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatra Utara, mengakibatkan satu pekerja konstruksi meninggal dunia.

NASIONAL | 27 September 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem di 25 Wilayah Ini

BMKG memberikan peringatan dini terkait cuaca ekstrem dengan curah hujan sedang hingga lebat yang diperkirakan terjadi di 25 wilayah di Tanah Air.

NASIONAL | 27 September 2021


Untar Mengukuhkan Naniek Widayati sebagai Guru Besar Ilmu Arsitektur

Sidang Terbuka Senat Untar yang dipimpin Rektor Agustinus Purna Irawan mengukuhkan Naniek Widayati Priyomarsono sebagai Guru Besar Ilmu Arsitektur Untar.

NASIONAL | 27 September 2021

Kemendikbudristek Beri Dana Pembinaan untuk Program Penggabungan PTS

Penggabungan diharapkan menghasilkan PTS yang sehat dan melahirkan SDM yang unggul seperti yang dicita-citakan.

NASIONAL | 27 September 2021

Intani Apresiasi KPED Jabar Tingkatkan Produksi Pangan dengan Teknologi

Penerapan teknologi berupa suplemen penyubur tanah dan tanaman itu sudah diaplikasikan di sejumlah demplot di beberapa kabupaten di Jawa Barat, termasuk Kabupaten Sumedang

NASIONAL | 27 September 2021

Penyidik Polda Papua Segera Minta Keterangan Nakes Gerald Sokoy

Setelah diserahkan pihak KKB ke Pemda Pegunungan Bintang, Sabtu (25/9/2021) tenaga kesehatan Gerald Sokoy akan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Papua.

NASIONAL | 26 September 2021

Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

“Desa-desa mandiri lainnya juga punya potensi beragam yang akan segera ditangani demi Lamongan Megilan dan Desa Berjaya,” tandas Yuhronur.

NASIONAL | 26 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Update Covid-19


# Lionel Messi


# Kebakaran Lapas Tangerang


# SUN



TERKINI
Apresiasi Nasabah, Bank Banten Gelar Program Berhadiah

Apresiasi Nasabah, Bank Banten Gelar Program Berhadiah

EKONOMI | 8 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings