KPK Jebloskan Kader PDIP ke Lapas Sukamiskin
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

KPK Jebloskan Kader PDIP ke Lapas Sukamiskin

Senin, 6 Juli 2020 | 20:40 WIB
Oleh : Fana F Suparman / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa eksekutor Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) mengeksekusi kader PDIP, Saeful Bahri ke Lapas Sukamiskin, Bandung. Eksekusi ini dilakukan lantaran perkara suap pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP yang menjerat Saeful telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Jaksa Eksekusi KPK telah melaksanakan putusan atas nama terdakwa Saeful Bahri yang berkekuatan hukum tetap," kata Plt Jubir Ali Fikri kepada wartawan, Senin (6/7/2020).

Di lapas khusus koruptor itu, Saeful bakal menjalani hukuman sesuai putusan Pengadilan Tipikor Jakarta, yakni 1 tahun pidana penjara dikurangi masa tahanan. Ali mengatakan, Saeful juga telah melunasi kewajiban pembayaran denda sebesar Rp 150 juta.

"Pembayaran denda tersebut telah disetorkan ke kas negara pada hari Rabu (1/7/2020) oleh Andry Prihandono selaku Jaksa Eksekusi KPK," kata Ali.

Diketahui, Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 1 tahun 8 bulan pidana penjara dan denda Rp 150 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap kader PDIP, Saeful Bahri. Majelis Hakim menyatakan, Saeful bersama-sama caleg PDIP Harun Masiku terbukti bersalah memberikan suap sebesar SGD 57.350 atau setara Rp 600 juta secara bertahap kepada mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan melalui mantan anggota Bawaslu yang juga kader PDIP Agustiani Tio Fridelina.

Suap ini diberikan agar Wahyu mengupayakan KPU menyetujui permohonan pergantian antar-waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP periode 2019-2024 dari Riezky Aprilia kepada Harun Masiku yang hingga kini masih buron.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Hadapi Krisis Bangsa, Golkar dan Gerindra Sepakat Jaga Stabilitas Politik

Ini pertemuan antara sahabat. Kedua partai sepakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan bersama-sama memajukkannya.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Bareskrim Diminta Usut Aktor Intelektual Hoax Rush Money

Sebelumnya, Bareskrim Polri menangkap penyebar kabar bohong rush money di sejumlah bank. Ada dua pelaku yang diciduk yakni berinisial AY dan IS.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Kunjungi Petani Tangsel, Ria Dahlia: Pertanian Lahan Terbatas Sektor Strategis Hadapi Pandemi

"Ada yang pemilik lahan yang menggunakan sistem gratis, tapi ada pula yang bagi hasil," kata Pak Sana dalam pertemuan itu.

NASIONAL | 6 Juli 2020

PPTJDI Usulkan Motor sebagai Angkutan Umum

Legalisasi motor sebagai angkutan komersial penumpang atau barang dalam perubahan UU Nomor 22/2009 dinilai sangat penting.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Polri Tetapkan 73 Orang dan 2 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla

Bareskrim Polri mencatat selama periode 1 Januari sampai 5 Juli 2020 terdapat 68 laporan terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

NASIONAL | 6 Juli 2020

Fadel Sebut Daya Tahan Jadi Kunci Utama Adaptasi Normal Baru

Menurut Fadel, saat ini seharusnya pemerintah dan lembaga keuangan terkait bisa mendorong agar dana murah bisa disediakan.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Satelit BMKG Pantau Ada 9 Titik Panas di Bengkulu

Titik panas tersebut diduga bukan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), tapi titik api akibat warga membakar lahan untuk membuka kebun baru.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Insiden Penembakan Dua Petani di Poso, Ini Penjelasan Polri

Dua petani Poso yakni Syarifuddin (37) dan Firman (18) ditembak saat sedang berada di kebunnya di wilayah pegunungan Gayatri, desa Maranda.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Ini Terobosan Pos Indonesia untuk Percepat Penyaluran BST

Salah satu terobosan oleh Pos Indonesia adalah mengantarkan langsung BST ke rumah KPM bagi mereka yang sakit maupun lansia.

NASIONAL | 6 Juli 2020

Jimly: Substansi RUU HIP Bukan Haluan tetapi Implementasi Pancasila

Mantan ketua MK Jimly Asshiddiqie menjadi satu dari pakar dari eksternal yang diundang Komite I DPD soal RUU HIP.

NASIONAL | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS