Merapi Aktif Lagi, Ganjar Minta Digelar Simulasi Penanganan Pengungsi

Merapi Aktif Lagi, Ganjar Minta Digelar Simulasi Penanganan Pengungsi
Erupsi Gunung Merapi pada Minggu, 21 Juni 2020. (Foto: Suara Pembaruan/Fuska Sani)
Stefi Thenu / CAH Senin, 6 Juli 2020 | 17:23 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta dilakukan simulasi penyelamatan, terkait aktifnya kembali Gunung Merapi. Menurut Ganjar, simulasi yang juga penting digelar adalah penanganan pengungsi.

Dia meminta, tempat penampungan pengungsi harus disiapkan dengan standar protokol kesehatan yang ketat.

"Merapi lagi aktif, saya tadi langsung meminta membuat simulasi-simulasi agar apabila terjadi hal yang tidak diinginkan, semuanya siap. Itu harus disimulasikan, pengungsinya tidak boleh terlalu rapat karena saat ini sedang pandemi. Bagaimana penataannya, apa saja yang perlu disiapkan, saya minta disimulasikan sejak sekarang," tegas Ganjar, dalam rapat penanganan percepatan covid-19 di Gedung A lantai 2 Kantor Gubernur Jateng, Senin (6/7/2020).

Baca JugaAncaman Erupsi Merapi Melebar ke Sektor Barat Laut

Sebelumnya, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kegempaan dan Geologi (BPPTKG) menyebut aktivitas gunung Merapi yang ada di wilayah Jawa Tengah dan DIY memasuki fase intrusi baru.

Sejumlah letusan eksplosif uang diiringi kegempaan dalam dilaporkan telah terjadi dan diprediksi akan menimbulkan erupsi apabila tekanan kegempaan dalam sangat kuat.

Menurut Ganjar, pihaknya mengatakan sudah memberikan bantuan kepada daerah-daerah yang rawan akan erupsi Merapi itu. Sejumlah relawan dan instansi terkait sudah digerakkan untuk melihat pergerakan gunung Merapi itu. 

Baca JugaSejak Januari 2020, Merapi Sudah Erupsi 11 Kali

Termasuk penyiapan jalur evakuasi. Menurut Ganjar, jalur evakuasi yang ada di Kabupaten Boyolali dan Magelang dalam kondisi bagus.

"Tinggal jalur evakuasi di Klaten yang kondisinya tidak bagus. Maka saya minta carikan alternatifnya yang lebih bagus dan yang jelek harus segera diperbaiki," tandasnya.

Sementara itu, Plt Kepala BPBD Jateng, Sarwa Pramana mengatakan, pihaknya sudah menggerakkan seluruh relawan untuk siap siaga menghadapi kondisi Merapi.

"Masing-masing Kabupaten yang ada di lereng gunung Merapi sudah membuat rencana kontijensi (renkon) terkait kondisi itu. Termasuk kami sudah meminta mereka menyiapkan tempat-tempat pengungsian yang sesuai standar protokol kesehatan," ujar Sarwa. 



Sumber: BeritaSatu.com