Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mendikbud: Guru Penggerak Agen Perubahan Masa Depan

Jumat, 3 Juli 2020 | 18:07 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim meluncurkan program Merdeka Belajar episode kelima, yakni Guru Penggerak. Nadiem menjelaskan, Guru Penggerak merupakan program terpenting Kemdikbud karena akan menelurkan agen-agen perubahan di masa depan. Mereka akan menjadi calon kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan calon pelatih program pelatihan guru.

Ia menjelaskan, program ini bertujuan untuk memajukan pendidikan Indonesia ke depan. Sebab, mau sebaik apa pun teknologi pendidikan, sebaik apa pun kurikulum, dan sebaik apa pun infrastruktur pendidikan di sekolah, tidak ada yang bisa menggantikan peran guru penggerak untuk mentransformasi budaya sekolah dan fokus pada pembelajaran siswa.

“Guru penggerak adalah ujung tombak pendidikan karena dia yang menggerakkan perubahan yang riil. Ujung reformasi di Indonesia harus berawal dan berakhir kepada guru, dan manusia dewasa yang memimpin unit-unit pendidikan, yang memimpin kelas-kelas kita. Perubahan harus terjadi di situ,” kata Nadiem, Jumat (3/7/2020).

Ia menjelaskan, Guru Penggerak sebenarnya merupakan suatu program pelatihan, program identifikasi pelatihan, dan pembibitan calon pemimpin pendidikan di masa depan. Oleh karena itu, Nadiem menegaskan, program Guru Penggerak ini bukan hanya program identifikasi, tetapi juga pelatihan, pembinaan, dan juga untuk membesarkan guru-guru penggerak.

“Saya yakin ada guru-guru penggerak di masing-masing daerah dan di masing-masing sekolah, hanya saja kita belum mengetahui siapa mereka. Program ini adalah program untuk mencari bibit-bibit pendidikan di masa depan Indonesia. Itulah betapa pentingnya proses identifikasi ini. Proses pembinaan ini harus sukses agar masa depan unit pendidikan kita terjaga,” ujarnya.

Menurut Nadiem, pihaknya memberi kesempatan kepada guru-guru terbaik di seluruh Indonesia baik yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun honorer untuk bisa menjadi guru penggerak. Mereka akan mendapat program untuk melatih potensi kepemimpinan dan mentorship, yakni kemampuan untuk membantu guru-guru lain dan membuat perubahan dalam masing-masing institusi pendidikan.

“Jadi ada programnya, ada sekolahnya, dan yang lulus baru menjadi guru penggerak,” ujarnya.

Pada saat para guru penggerak ini lulus, Kemdikbud akan bekerja sama dengan semua pemerintah daerah (pemda) dan kepala dinas pendidikan untuk memastikan bahwa guru penggerak akan bisa berdampak besar di dalam lingkungan sekolahnya dan juga menjadi bibit-bibit kepala sekolah, pengawas penggerak, dan juga pelatih guru penggerak ke depannya.

“Jadi ini komitmen Kemdikbud bahwa jalur karier kepemimpinan untuk menjadi kepala sekolah, pengawas, dan pelatih guru itu akan kami prioritaskan dari grup Guru Penggerak ini. Kami akan berkolaborasi dan bekerja sama dengan semua kepala dinas pendidikan dan pemda untuk memastikan ini terjadi,” katanya.

Target
Target untuk angkatan pertama Guru Penggerak sebanyak 2.800 peserta, sehingga total pada 2024 jumlahnya akan mencapai 405.000 orang. Kata Nadiem, fokus awal program Guru Penggerak ada pada peningkatan kualitas. Namun, apabila program pelatihannya menjadi lebih kuat, pihaknya akan mengakselerasi jumlah guru penggerak yang dilatih dan diluluskan. Mereka akan disebarkan berdasarkan daerah sesuai skema rekrutmen berdasarkan daerah agar terjadi pemerataan.

“Jadi daerah-daerah yang paling membutuhkan guru pun akan menikmati jasa dan bakti dari guru penggerak,” ucapnya.

Kendati demikian, Nadiem juga menegaskan, dalam waktu lima tahun ini tidak mungkin mencapai transformasi pendidikan yang rapi. Namun, proses transformasi pendidikan ini membutuhkan waktu bisa hingga 10 tahun atau 20 tahun mendatang.
Khusus untuk target lima tahun ini apabila mencapai titik kritis, yakni lebih dari 20%, guru penggerak ini akan menjadi perubahan yang berkelanjutan.

“Jadi satu guru penggerak ada potensi menyalakan lilin untuk guru-guru lain di sekitarnya, dan jika sudah mencapai 20%, menurut kami ini merupakan perubahan yang eksponensial ke depannya. Kebijakan bisa berubah arah ke depannya, yang penting guru penggerak ini sudah berada di posisi kritis yakni posisi penting di kepemimpinan di berbagai daerah di Indonesia sehingga perubahan ini akan terus terjadi secara otomatis,” ujar Nadiem.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jadi Tersangka Suap, Bupati Kutai Timur dan Istri Langsung Ditahan

Ismunandar dan istrinya, Encek UR Firgasih, ditahan di dua tempat yang berbeda, yakni di gedung KPK lama dan gedung KPK baru.

NASIONAL | 3 Juli 2020

KPK Tetapkan Bupati dan Ketua DPRD Kutai Timur Tersangka Suap Proyek Infrastruktur

Penetapan tersangka ini dilakukan KPK melalui gelar perkara setelah memeriksa 16 orang yang dibekuk dalam OTT di Jakarta, Samarinda, dan Kutai Timur.

NASIONAL | 3 Juli 2020

PBNU Usul Tarik RUU HIP, Diganti dengan RUU BPIP

Bambang Soesatyo menyatakan saat ini pemerintah memiliki waktu hingga 20 Juli 2020 untuk merespons RUU terkait penguatan pembinaan ideologi Pancasila.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Hasil Swab Test Negatif, Eks Dirut Jiwasraya Bakal Kembali Jalani Sidang

Mantan Dirut PT Asuransi Jiwasraya, Hendrisman Rahim, dinyatakan negatif virus corona atau Covid-19. Dia pun akan segera manjalani sidang kembali.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Ahmad Sahroni Sesalkan Penundaan Pengesahan RUU PKS

Fraksi Nasdem mendesak RUU PKS tetap disahkan pada tahun ini, jangan ditunda-tunda lagi.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Indeks Kewaspadaan Covid-19 Tinggi di Semarang-Surabaya, Ganjar: Waspadai Korelasi Antarwilayah

Ganjar Pranowo mengingatkan daerah-daerah yang masuk dalam perhatian dan daerah sekitarnya untuk waspada dan tetap saling menjaga.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Ombudsman Bengkulu Buka Pos Pengaduan Pelaksananaan PPDB

Selain membuka posko pengaduan, Ombudsman juga melakukan sidak ke sekolah untuk memastikan proses pelaksanaan PPDB di semua tingkatan berjalan lancar dan sukses

NASIONAL | 3 Juli 2020

Dirjen PAS Gandeng Polri dan BNN Berantas Jaringan Narkoba di Lapas

Kalangan penegak hukum mendeklarasikan gerakan anti narkoba di lapas.

NASIONAL | 3 Juli 2020

23.092 Peserta UTBK SBMPTN di Undip Wajib Ikuti Protokol Kesehatan

Seluruh peserta UTBK wajib diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki ruang ujian.

NASIONAL | 3 Juli 2020

Dugaan Salah Tembak di Poso, Polisi: Sudah Ditangani

Warga Poso bernama Qidam Al Fariski Mofance diduga tewas diberondong peluru aparat di Desa Tobe, Poso Pesisir Utara.

NASIONAL | 3 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS