Tenaga Kesehatan di Bengkulu Belum Terima Dana Insentif

Tenaga Kesehatan di Bengkulu Belum Terima Dana Insentif
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bengkulu, Herwan Antoni. (Foto: istimewa)
Usmin / FER Kamis, 2 Juli 2020 | 23:48 WIB

Beritasatu.com - Dana insentif petugas kesehatan yang menangani pasien virus corona atau Covid-19 di Bengkulu masih belum dicairkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes).

Baca Juga: Kemkes Jelaskan soal Lambatnya Pencairan Insentif

"Sampai awal Juli ini, dana insentif petugas kesehatan yang menangani kasus Covid-19 di Bengkulu yang bersumber APBN sampai kini belum cari dari Kemkes," kata Kepala Dinkes Bengkulu, Herwan Antoni, di Bengkulu (2/7/2020).

Ia mengatakan, usulan dana insentif petugas kesehatan yang diajukan Dinkes Bengkulu, saat ini masih di evaluasi di Kemkes Jakarta dan kapan akan dibayarkan sampai kini belum ada kejelasan.

"Yang jelas, jika dana insentif sudah turun dari Kemkes akan segera kita bayarkan kepada petugas medis yang menangani kasus Covid-19 di daerah ini," ujarnya.

Baca Juga: Tenaga Medis di Wisma Atlet Gratis Urus SIM

Herwan Antoni menambahkan, uang insentif petugas kesehatan yang berasal dari APBD setempat sudah dibayarkan dan besarnya sesuai kemampuan keuangan daerah.

"Pembayaran uang insentif petugas kesehatan yang menangani Covid-19 dari APBD berdasarkan surat keputusan Gubernur Bengkulu. Namun, jumlahnya tidak sebesar APBN," tegasnya.

Adapun besaran insentif petugas medis sesuai keputusan Kemkes untuk dokter spesialis Rp 15 juta, dokter umum Rp 10 juta dan perawat Rp 7,5 juta per orang.



Sumber: BeritaSatu.com