Megawati Dorong Produksi Pangan Selain Beras Saat Pandemi
INDEX

BISNIS-27 545.471 (0)   |   COMPOSITE 6413.89 (0)   |   DBX 1221.71 (0)   |   I-GRADE 188.988 (0)   |   IDX30 542.994 (0)   |   IDX80 145.925 (0)   |   IDXBUMN20 438.706 (0)   |   IDXESGL 150.48 (-0.37)   |   IDXG30 148.081 (0)   |   IDXHIDIV20 477.43 (0)   |   IDXQ30 153.853 (0)   |   IDXSMC-COM 293.749 (0)   |   IDXSMC-LIQ 373.577 (0)   |   IDXV30 149.364 (0)   |   INFOBANK15 1084.54 (0)   |   Investor33 464.502 (0)   |   ISSI 189.074 (0)   |   JII 668.709 (0)   |   JII70 233.837 (0)   |   KOMPAS100 1296.34 (0)   |   LQ45 1014.85 (-3.65)   |   MBX 1772.39 (0)   |   MNC36 344.694 (-1.75)   |   PEFINDO25 336.865 (0)   |   SMInfra18 332.042 (0)   |   SRI-KEHATI 396.816 (0)   |  

Megawati Dorong Produksi Pangan Selain Beras Saat Pandemi

Kamis, 2 Juli 2020 | 21:25 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / YS

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri menyatakan, seluruh kader partainya harus mewujudkan wajah politik membumi, penuh dengan nilai kemanusiaan, dan selalu hadir dalam seluruh problematika rakyat.

Hal itu diungkap Megawati ketika memimpin rapat koordinasi DPP PDIP dengan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah guna melakukan monitoring atas instruksi Megawati sebelumnya. Khususnya terkait gerakan menanam tanaman yang bisa dimakan.

Megawati menuturkan, belum ada yang bisa memastikan sampai kapan wabah Covid-19 selesai. Pandemi ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga di seluruh dunia. Saat ini, dunia mengalami ancaman defisit pangan. Oleh karena itu, DPP PDIP menginstruksikan para kepala daerah yang diusung PDIP untuk menanam tanaman pendamping beras.

“Kita harus sedia payung sebelum hujan. Kita tak tahu Covid-19 ini berapa lama sementara harga bahan pangan bisa semakin mahal. Jadi perlu makanan pendamping beras," ungkap Megawato, Kamis (2/7/2020) sore.

Menurut Megawati ada 10 macam pendamping beras yakni singkong, ubi jalar, jagung, sukun, porang, sorgum, pisang, sagu, dan talas.

"Kepala daerah yang belum mulai segera mulai, kepala daerah yang belum mengerti silakan bertanya ke Bu Risma. Saya minta semua daerah bahu membahu. Kita harus sedia payung sebelum hujan. Program ini saya pantau dalam tiga bulan mendatang, real time," ucap Megawati.

Megawati mengutip pernyataan Bung Karno yang mengatakan perut rakyat harus kenyang. Sebab kalau lapar, pikiran tidak jernih. Presiden RI Kelima itu mendorong agar para kepala daerah menciptakan ketersediaan dan kedaulatan pangan.

"Jangan bergantung terus ke pemerintah pusat atau bergantung ke APBD," imbuhnya.

"Para kepala daerah tolong pikirkan, jangan diam. Harus melakukan sesuatu untuk daerah masing-masing," pinta Megawati dalam rapat yang dimoderatori Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto itu.

Dalam kesempatan itu, sebelum pengarahan Megawati, sejumlah kepala daerah memberikan laporan terkait program tersebut. Seperti Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dan Bupati Boalemo Darwis Moridu.

Ketua DPR RI Puan Maharani juga menyampaikan paparan dalam rapat. Puan mendorong agar koordinasi dan sinergi eksekutif dan legislatif di setiap daerah bisa berjalan dengan baik.

Menutup pengarahannya, Megawati kembali menegaskan dirinya akan melakukan pengawasan intens terhadap program menanam tanaman ini.

Sebelum menutup rapat, Hasto membacakan kesimpulan rapat yakni para kepala daerah wajib menjalankan gerakan pendamping padi dengan sebaik-baiknya termasuk giat melakukan penelitian di bidang pangan.

"Kepala daerah wajib merancang program kedaulatan pangan secara berdikari. Kerjasama antarkepala daerah dalam tukar menukar informasi dan program karena persoalan pangan mati hidupnya negeri," kata Hasto.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bawaslu Minta ASN Bijak Gunakan Medsos Saat Pilkada

"Mengupload atau mengunduh di media sosial kegiatan kampanye pasangan calon atau memberikan simbol like sebagai bagian dari bentuk dari dukungan."

NASIONAL | 2 Juli 2020

Mendagri Tawarkan Empat Strategi Antisipasi Kebakaran Hutan

"Kita dorong desa-desa itu untuk memanfaatkan dana desanya dalam bentuk membuat desa mandiri bebas Karhutla."

NASIONAL | 2 Juli 2020

Dua Prajurit TNI AD Terlibat Kasus Penusukan Serda Saputra

"Perannya kedua ini memberikan, meminjamkan senjata api kepada tersangka. Jadi senjata api yang digunakan oleh tersangka (Letda RW) itu dipinjam dari Sertu H."

NASIONAL | 2 Juli 2020

Djoko Tjandra Masuk Indonesia Tak Terdeteksi, Imigrasi Diadukan ke Ombudsman

Djoko Tjandra telah memiliki kewarganegaraan Indonesia dengan mengubah nama Joko Soegiarto Tjandra melalui proses pengadilan.

NASIONAL | 2 Juli 2020

LSI Denny JA: Saat Masyarakat Terpuruk, Segera Cari Solusi dan Proaktif Beri Berita Gembira

"Tularkan harapan, tentu yang berdasarkan hasil riset. Spirit ini yang berharga untuk terus ditumbuhkan.”

NASIONAL | 2 Juli 2020

PDI Perjuangan: Covid-19 Masalah Bersama

Covid-19 harus diatasi bersama semua warga negara.

NASIONAL | 2 Juli 2020

PDIP: Covid-19 Masalah Bersama, Kami Pasang Badan untuk Pemerintahan Jokowi

“PDI Perjuangan menilai bahwa Presiden Jokowi telah bekerja keras dan terus berjuang membantu rakyat agar Indonesia secepatnya bisa mengatasi dampak Covid-19."

NASIONAL | 2 Juli 2020

KA Siliwangi Sukabumi-Cianjur Beroperasi Mulai Besok

KA lokal Siliwangi relasi Sukabumi-Cianjur mulai kembali dioperasikan Jumat, 3 Juli 2020.

NASIONAL | 2 Juli 2020

Anggota Baleg: Pancasila Terusik, Persatuan Bangsa Tergugah

"Wajar kalau hampir semua kalangan menolak hadirnya RUU HIP ini. Setiap mengusik Pancasila dapat dipastikan akan menggugah rasa kebangsaan kita untuk menyatu."

NASIONAL | 2 Juli 2020

Pemusnahan 1,2 Ton Sabu di Polda Metro Jaya Abaikan Protokol Kesehatan

Walaupun Pelawak Nardji yang memandu acara itu berulang kali mengingatkan untuk tetap menjaga jarak sesuai protokol kesehatan, namun kerumunan tak terhindarkan.

NASIONAL | 2 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS