Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kapolri: Polisi Kena Narkoba Seharusnya Dihukum Mati

Kamis, 2 Juli 2020 | 13:23 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / CAH

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan, tidak ada tempat bagi pelanggar tindak kejahatan narkoba. Tindak tegas sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan peraturan yang berlaku, karena Indonesia bukan tempat transit dan perdagangan barang haram itu. Tidak hanya buat bandar dan pengedar narkoba, Idham juga menilai polisi yang terlibat harus dihukum mati.

"Kita tidak bisa bayangkan di saat situasi negara kita dalam keadaan musibah pandemi ini betapa banyaknya uang yang dijadikan untuk membeli ini (narkoba) dan menghancurkan generasi bangsa. Untuk itu saya sangat mengapresiasi Kabareskrim, Satgas Merah Putih teruslah (bekerja). Saya minta tidak ada tempat atau ruang untuk para pelanggar. Lakukan tindakan tegas sesuai SOP. Kita bukan tempat transit atau tempat perdagangan," ujar Idham, dalam kegiatan pemusnahan barang bukti narkoba, di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/7/2020).

Dikatakan Idham, kasus narkoba sudah sangat memprihatinkan dan menjadi salah satu kasus dalam kategori extraordinary yang harus ditangani bersama-sama.

"Polri sendiri sudah tidak bisa kita tangani struktur sehingga kita bentuk Satgas Merah Putih. Satgas ini dulu yang bentuk pak Kapolrinya pak Tito Karnavian, tanggal 26 Juli 2016. Kebetulan waktu itu saya dipercayakan untuk menjadi Dansatgas, karena memang dia (narkoba) sudah lintas daerah bahkan lintas negara, sehingga diperlukan untuk menangani ini secara komprehensif, tidak bisa kita bekerja sendiri," ungkapnya.

Idham menyampaikan, ke depan kerja sama Polri dengan BNN, Bakamla, Bea Cukai dan instansi lainnya harus terus ditingkatkan. "Harus bersama-sama. Tujuannya adalah agar Indonesia bebas dari narkoba," katanya.

Menurut Idham, barang bukti narkoba harus segera dimusnahkan karena sangat berbahaya. "Karena bahaya narkoba itu bisa datang dari dua sisi, dari luar bisa, dari dalam bisa polisinya sendiri. Kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyah, pegang segenggam bisa melihara. Saya kalau ngomong ini banyak tidak suka, karena saya terlalu berterus terang. Tapi begitu bapak Presiden kemarin sudah perintah kita harus reformasi total," ucapnya.

Idham menuturkan, dirinya paling rewel bertanya kepada setiap direktur narkoba apakah pengamanan barang bukti sudah benar dilakukan.

"Cek itu anggota, sekali-kali tes urine, benar nggak? Karena banyak kejadian yang begitu. Nah kalau polisinya sendiri yang kena narkoba hukumannya harus hukuman mati sebenarnya, karena dia sudah tahu undang-undang, dia tahu hukum, seperti itu.Tapi ini proses pembelajaran, maksudnya itulah katanya kita harus bercermin, kita harus bagus, bagaimana kita yang memberantas narkoba kalau kita sendiri bagian dari itu. Silakan para komandan punya tanggung jawab moral untuk membina, membimbing anggotanya, itu clear," jelasnya.

Idham menegaskan, tindak tegas bandar dan pengedar narkoba. Hukuman yang diberikan juga harus berat sehingga memberikan efek jera.

"Obatnya tindak tegas, obatnya tindak tegas, seperti itu. Proses hukum mumpung teman-teman jaksa ada, teman-teman pengadilan ada, kita ajukan tuntut yang berat, vonis. Dalam kurun 2020 ini saja kurang lebih sudah ada 100 yang divonis mati karena narkoba di seluruh Indonesia. Mudah-mudahan cepat di eksekusi itu," katanya.

Idham memberikan apresiasi jajaran Satgas Merah Putih yang berhasil menggagalkan peredaran 1,2 ton sabu-sabu, dan juga berterima kasih kepada Direktur Narkoba Bareskrim, BNN, Polda Metro Jaya yang terus bekerja memerangi narkoba.

"Karena bagaimanapun juga itu menjadi harapan masyarakat, bangsa dan negara agar negara kita segera keluar dan terhindar dari peredaran narkoba ini. Pak Nana (Kapolda Metro Jaya Irjen Nana Sudjana), tolong Kapolda dan seluruh jajaran saya mengapresiasi kegiatan ini, selamat dan terima kasih atas inisiasi sehingga semua barang ini dimusnahkan. Yakinkan bahwa semuanya musnah," tandasnya.

Pemusnahan Barang Bukti

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana mengatakan, kejahatan narkoba tergolong dalam tindak kejahatan luar biasa dan mengancam generasi muda serta sendi-sendi kehidupan.

"Sejak awal kami Polda Metro Jaya mempunyai komitmen bahwa Jakarta zero narkoba. Kita bersama-sama melakukan pemusnahan barang bukti narkoba hasil bulan Mei hingga Juni 2020, tentunya kita berharap kegiatan ini memberikan manfaat yang besar bagi kita semua, terutama dalam memperkuat komitmen memberantas narkoba," katanya.

Selanjutnya, Idham bersama-sama dengan Nana Sudjana, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, pejabat Polri, BNN, anggota Komisi III DPR, pejabat Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, pejabat Pengadilan, dan instansi lainnya, memusnahkan barang bukti 1,2 ton sabu-sabu, 35.000 butir ekstasi, dan 410 kilogram ganja yang merupakan hasil sitaan pengungkapan kasus yang dilakukan Satgas Merah Putih serta Polda Metro Jaya, dalam kurun waktu bulan Mei hingga Juni 2020.

Selama Mei-Juni 2020, sebanyak 25 tersangka berhasil ditangkap, dengan rincian enam orang warga negara asing (WNA) dan 19 warga negara Indonesia (WNI), dua diantaranya dilakukan tindak tegas.

Pemusnahan barang bukti dilakukan dengan cara dibakar menggunakan alat insinerator bersuhu sangat tinggi, sehingga barang bukti narkotika benar-benar habis terbakar serta tidak menimbulkan efek negatif kepada masyarakat di sekitarnya.

Berdasarkan catatan, jika barang bukti 1,2 ton sabu-sabu itu beredar, maka dapat merusak 6 juta orang dengan asumsi satu orang mengkonsumsi 0,2 gram. Ekstasi sebanyak 35.000 bisa merusak 17.500 orang dengan asumsi satu orang memakai dua butir, dan ganja seberat 410 kilogram dapat merusak 820.000 orang dengan asumsi satu orang menggunakan 0,5 gram.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Diduga Aniaya M Kece, Ini Jejak Irjen Napoleon Bonaparte di Skandal Djoko Tjandra

Nama Irjen Napoleon, terdakwa perkara suap skandal Djoko Tjandra kembali mencuat lantaran diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 18 September 2021

Lions Club dan Le Minerale Dukung Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Lions Club menggelar aksi bersih-bersih serentak di dunia (World Cleanup Day) dengan tema “Pilah Sampah dari Rumah”. Aksi ini didukung pula Le Minerale.

NASIONAL | 18 September 2021

MIX-Marcomm Gelar Indonesia Brand Communication Championship 2021

Untuk pertama kalinya Majalah MIX-MarComm menggelar program Indonesia Brand Communication Championship 2021.

NASIONAL | 18 September 2021

KPPPA: Keluarga Garda Terdepan Pastikan Kesiapan PTM Terbatas

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) menyatakan keluarga sebagai garda terdepan berperan penting dalam mempersiapkan proses PTM

NASIONAL | 18 September 2021

Oxone Polisikan Sejumlah Akun Medsos Penipuan Online

Oxone melaporkan sejumlah akun medsos yang kerap menggunakan produksny sebagai modus penipuan online ke Polres Jakarta Utara.

NASIONAL | 18 September 2021

Kemdikbudristek: PTM Terbatas Utamakan Keselamatan Siswa dan Guru

pelaksanaan PTM terbatas selama pandemi telah diatur dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 Menteri, intinya keselamatan siswa dan tenaga pendidik jadi prioritas

NASIONAL | 18 September 2021

Pimpinan Teroris Ali Kalora Diduga Tewas dalam Kontak Tembak

Kontak tembak tersebut menewaskan dua orang terduga teroris Poso, salah satunya adalah pimpinan teroris Poso, Ali Ahmad alias Ali Kalora.

NASIONAL | 18 September 2021

Keberadaan Nakes Gerald Sokoy di Kiwirok Belum Diketahui

Dandrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan mengatakan, hingga kini keberadaan tenaga kesehatan atas nama Gerald Sokoy belum diketahui

NASIONAL | 18 September 2021

3 Strata Penangkal Ancaman Keamanan

Purnomo Yusgiantoro mengatakan, ada tiga strata yang harus diterapkan untuk menangkal berkembangnya ancaman keamanan di Indonesia

NASIONAL | 18 September 2021

Purnomo: Ancaman Keamanan Berdampak pada Tata Kehidupan Bangsa

Purnomo Yusgiantoro mengingatkan seluruh elemen bangsa terkait berkembangnya model konsep dasar ancaman keamanan di berbagai negara di dunia

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Babak Pertama, Liverpool Ungguli Palace 1-0

Babak Pertama, Liverpool Ungguli Palace 1-0

BOLA | 17 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings