Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ingatkan Menkeu, Misbakhun Tegaskan Pentingnya Sense of Crisis

Selasa, 30 Juni 2020 | 17:55 WIB
Oleh : Markus Junianto Sihaloho / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi XI DPR M Misbakhun mengkritik Kementerian Keuangan (Kemkeu) yang masih menggunakan pola lama dan kurang sense of crisis dalam menghadapi memburuknya perekonomian akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Legislator Partai Golkar itu mendesak Kemkeu bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) bisa duduk bersama menyajikan skema terbaik untuk menyelamatkan ekonomi nasional.

Hal itu disampaikan Misbakhun setelah dirinya mengikuti rapat kerja Komisi XI DPR dengan Menkeu Sri Mulyani dan jajaran OJK, Senin kemarin. Di rapat itu, Misbakhun sudah menyampaikan desakannya tersebut.

“Apakah mekanisme dana penempatan yang saat ini itu adalah satu-satunya cara kita untuk mengatasi permasalahan ekonomi akibat Covid-19," ujar Misbakhun, Selasa (30/6/2020).

Dalam raker itu Menkeu Sri Mulyani menjelaskan bahwa pemerintah telah menempatkan dana tahap pertama sebesar Rp 30 triliun di empat anggota Himpunan Bank Negara (Himbara), yakni Bank Mandiri, BRI, Bank BNI, dan Bank BTN dengan bunga 3,42 persen. Tujuan penempatan dana negara itu adalah mengakselerasi pemulihan ekonomi dan sektor riil melalui dukungan likuiditas perbankan.

Namun, Misbakhun menilai penempatan dana itu belum menyelesaikan masalah yang ada. Mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak (DJP) itu menganggap jurus Menkeu Sri Mulyani tersebut tak beda jauh dengan saat menghadapi krisis finansial global pada 2008. Padahal, krisis saat ini berbeda dibandingkan 2008, dan tidak bisa diatasi dengan kebijakan yang sama.

Misbakhun lantas merujuk pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam rapat paripurna Kabinet Indonesia Maju (KIM) pada 18 Juni lalu yang penuh nada jengkel. "Dalam pidato itu presiden sudah mengatakan krisis, krisis, dan krisis. Saya catat kalau tidak salah presiden bicara krisis itu ada 12 atau 14 kali,” sebutnya.

Misbakhun juga merujuk temuan OJK tentang kenaikan non-performing loan (NPL) atau kredit macet akibat pandemi Covid-19. Data OJK memperlihatkan rasio NPL gross pada Mei lalu naik menjadi 3,01 persen. “Pak Wimboh (Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, red) mengatakan di bulan Mei sudah ada kenaikan NPL,” ujar Misbakhun.

Artinya, pandemi Covid-19 telah menimbulkan masalah ekonomi lebih serius dibanding kondisi krisis keuangan global 2008 lalu. Namun, Misbakhun menganggap Kemkeu masih menggunakan model penempatan dana yang meniru 2008.

"Kalau kita lihat sekarang dengan eskalasi masalah yang lebih serius, saya melihat dan belajar dari model negara-negara lain untuk menyelesaikan, mereka menyelesaikan krisis akibat pandemi itu dengan not a single policy," kata Misbakhun.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Di Tengah Pandemi Covid-19, Tugas Polri Semakin Kompleks

Maraknya perang kognitif dan perang persepsi juga membutuhkan penanganan dengan metode yang tepat agar tak menyebabkan disintegrasi bangsa.

NASIONAL | 1 Juli 2020

RUU Cipta Kerja, Sektor UMKM Banyak Dapat Kemudahan

Menurut Supratman, yang didorong dalam RUU Cipta kerja adalah kemudahan perizinan dan investasi untuk meningkatkan daya saing Indonesia.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Tren Kasus Covid-19 Menurun, RSUD Banten Akan Layani Pasien Umum

RSUD Banten saat ini tengah mempersiapkan pemisahan ruang perawatan dan Instalasi Gawat Darurat (IGD) Covid-19 dengan pasien umum.

NASIONAL | 30 Juni 2020

PPDB 2020, Pemprov DKI Tambah Kuota Kelas Jadi 40 Murid

Jalur zonasi untuk bina RW ini hanya untuk siswa tamatan Tahun 2020. Kuotanya adalah empat anak di setiap kelas.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Rusuh di Madina, Dana Bansos Tak Disalurkan Kades Secara Transparan

Kerusuhan di Mandailing Natal terjadi karena kepala desa tidak menyalurkan dana bantuan sosial secara transparan.

NASIONAL | 30 Juni 2020

BMKG Pantau 33 Hotspot di Sumut

BMKG menyebut 33 hotspot di Sumut dalam kategori sedang pada 5 kabupaten itu terpantau melalui Sensor MODIS (Satelit Terra, Aqua, SNPP dan NOAA20).

NASIONAL | 30 Juni 2020

Korupsi PT Dirgantara Indonesia, KPK Periksa Eks Pejabat Kementerian BUMN

Penyidik memeriksa Irnanda Laksanawan untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Presiden: Belum Siap New Normal, Jangan Dipaksa

Presiden meminta seluruh kepala daerah di Jawa Tengah agar menjalankan tiga tahapan dalam pelaksanaan new normal.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Madina Rusuh, Pasukan TNI dan Brimob Siaga

Pasukan TNI dan Brimob melakukan pengamanan pascakeruushan di Madina yang dipicu pembagian dana bantuan sosial tunai.

NASIONAL | 30 Juni 2020

Karhutla di Pelalawan Mulai Padam, Polda Riau Cari Pelaku

Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Pelalawan terjadi sejak Minggu (28/6/2020) dan menghanguskan sedikitnya empat hektare lahan.

NASIONAL | 30 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS