Darurat Covid-19 di DIY Diusulkan Sebulan Lagi

Darurat Covid-19 di DIY Diusulkan Sebulan Lagi
Kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta, Di Yogyakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Fuska Sani Evani)
Fuska Sani Evani / LES Jumat, 26 Juni 2020 | 17:32 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Forum Pimpinan Daerah (Forkopimda) DIY sepakat untuk memperpanjang status Tanggap Darurat Bencana (TDB) Non Alam Covid-19 DIY, hingga satu bulan ke depan atau hingga 31 Juli 2020.

Hal itu benarkan Wakil Sekertaris Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Biwara Yuswantana, Jumat (26/6/2020). Ia menjelaskan, hasil rapat evaluasi pada Kamis (25/6/2020) petang, yang intinya mengacu pada perpanjangan status TDB hingga 31 Juli, segera dilaporkan kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X guna penerbitan surat keputusan (SK).

Dikatakan, salah satu pertimbangan perpanjangan ini adalah melihat perilaku masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan yang masih perlu ditingkatkan.

Biwara Yuswantana, menjelaskan dalam rapat yang melibatkan pemerintah kabupaten/kota serta bidang pengamanan dan penegakan hukum, menyepakati perlu adanya peningkatan pemahaman, edukasi, sosialisasi dan patroli agar masyarakat mentaati protokol kesehatan.

“Menurut pengamatan bidang pengamanan dan penegakan hukum, masih banyak masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak menjaga jarak. Padahal ketika kita akan membuka aktivitas ekonomi atau new normal, harus diimbangi dengan disiplin protokol kesehatan itu,” kata Yuswantana.

Perpanjangan masa darurat ini juga mempertimbangkan perkembangan kasus penularan Covid-19 yang masih perlu penanganan intensif serta dampak sosial-ekonomi yang masih perlu dukungan anggaran.

“Dengan status tanggap darurat, dukungan anggaran khususnya bantuan sosial bisa dilanjutkan,” katanya.

Pemda DIY juga akan melanjutkan persiapan pembukaan aktivitas ekonomi seperti hotel, destinasi wisata, perbelanjaan dan lainnya.

Sedangkan soal ketertiban masyarakat, Biwara juga mengatakan, saat ini Pemda memang belum bisa memberikan sanksi kepada pelanggarnya, namun DPRD DIY sudah mewacanakan untuk merevisi perda ketertiban umum untuk mengakomodasi protokol kesehatan seperti pemakaian masker dan lainnya.



Sumber: BeritaSatu.com