Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

New Normal Bakal Dongkrak Lagi Kinerja Ekspor Jatim

Rabu, 24 Juni 2020 | 20:51 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / YUD

Surabaya, Beritasatu.com - Kinerja ekspor Jawa Timur yang sempat mengalami penurunan akibat pendemi Covid-19 diprediksi bakal meningkat lagi pada semester II/2020 karena kegiatan ekonomi yang mulai bergerak lagi seiring diberlakukannya new normal.

Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan Internasional dan Promosi Luar Negeri Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur Tommy Kaihatu mengatakan kinerja ekspor Jatim pada bulan Mei 2020 tercatat mengalami penurunan sebesar 9,53 persen, dari US$ 1,37 miliar di bulan April 2020 menjadi US$ 1,24 miliar.

Kondisi tersebut disebabkan oleh merebaknya pandemi Covid-19 di seluruh dunia yang mengakibatkan diberlakukannya sejumlah kebijakan yang berdampak pada mandegnya aktivitas ekonomi.

"Meskipun ini adalah hal yang tidak kita inginkan, tetapi kondisi ini sangat wajar karena perlambatan ekonomi akibat pandemi Covid-29 tidak hanya terjadi di Indonesia tetapi di seluruh dunia. Dan kami melihat tren penurunan ini disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu kurangnya bahan baku, tertutupnya negara tujuan ekspor dan turunnya produktivitas industri akibat pembatasan sosial berskala besar yang diterapkan pemerintah," ujar Tommy di Surabaya, Rabu (24/6/2020).

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa pandemi telah mengakibatkan arus impor Jatim menjadi terkendala. Bahkan data BPS Jatim menunjukkan impor non migas Jatim pada bulan Mei 2020 mengalami penurunan sebesar 32,4 persen. Padahal komoditas impor Jatim terbesar adalah bahan baku industri.

"70 persen lebih bahan baku industri kita itu berasal dari impor. Jika impor Jatim terkendala, maka produksi industri Jatim juga akan terkendala," ujarnya.

Disisi lain, kebijakan sejumlah negara untuk melakukan penutupan sementara terhadap arus manusia dan barang dari luar negeri yang bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 juga telah berdampak negatif terhadap penurunan ekspor Jatim.

Hal ini terlihat dari penurunan permintaan dari sejumlah negara tujuan seperti ekspor ke Belanda mengalami penurunan sebesar 31 persen, ekspor ke Jerman turun 37 persen, ekspor ke Jepang turun 33,8 persen dan ekspor ke Korea Selatan turun sebesar 43,3 persen.

"Faktor lainnya yang mengakibatkan turunnya ekspor non migas kita adalah adanya kebijakan PSBB di sejumlah daerah di Jatim. Karena pada masa PSBB, hanya beberapa industri vital saja yang boleh beroperasi. Dan yang boleh beroperasi pun harus mengikuti protokol Covid-19 dengan menerapkan physical distancing, sehingga produksi pun akhirnya turun sekitar 50 persen," ujarnya.

Kendati mengalami penurunan, Tommy masih melihat optimisme pasar dalam negeri. Bahkan jika dibandingkan dengan negara lain, kondisi ekonomi Indonesia, termasuk Jatim masih jauh lebih baik. Di saat negara lain mengalami kontraksi pertumbuhan di kuartal pertama 2020, ekonomi Indonesia ternyata masih mampu tumbuh walaupun hanya sekitar 2,97 persen dan Jatim tumbuh sebesar 3 persen.

"Ini artinya, struktur ekonomi Indonesia sebenarnya tidak terlalu terguncang. Ini juga terlihat dari kian menguatnya rupiah di pasar global. Keguyuban kita lah yang menjadikan ekonomi kita tetap stabil. Donasi hampir dilakukan oleh seluruh lapisan masyarakat. Guyub, kekeluargaan dan gotong royong menjadi kunci stabilnya ekonomi. Inilah hebatnya Indonesia" tegas Tommy.

Dia menegaskan, dengan kembali dibukanya aktivitas ekonomi sedikit demi sedikit melalui skema kenormalan baru, ia optimistis kinerja ekspor Jatim kembali pulih dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah ini. “Kami optimistis ekonomi di Semester II/2020 bakal mampu tumbuh sebesar 3 persen hingga 3,5 persen,” pungkas Tommy.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

New Normal, Rutan dan Lapas Kembali Terima Tahanan Titipan Kejaksaan

Sempat dihentikan hampir tiga bulan karena adanya pandemi, Lapas dan Rutan akan kembali terima tahanan titipan dari Kejaksaan.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polri dan Kemkumham Diminta Efektif Gunakan Anggaran

Hinca meminta anggaran digunakan untuk penyelesaian kasus pengguna narkoba, termasuk pengedarnya.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Kasus Jiwasraya, MAKI Minta Kejagung Segera Umumkan Tersangka Baru

Penyidik Kejaksaan Agung diminta untuk segera menetapkan tersangka baru dalam kasus korupsi Jiwasraya setelah eksepsi dua terdakwa ditolak Pengadilan Tipikor.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Bandara APT Pranoto Samarinda Akan Dilengkapi Laboratorium Covid-19 Mandiri

Bandara AP Pranoto Samarinda akan jadi bandara pertama di Indonesia yang memiliki Laboratorium Covid-19 secara mandiri.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polri, Kejagung, dan Kemkumham Ajukan Tambahan Anggaran

Polri mengajukan tambahan senilai Rp 31,1 triliun untuk kebutuhan pengamanan MotoGP, termasuk pertemuan Polwan sedunia.

NASIONAL | 24 Juni 2020

PKPU Indosurya, Polri: Tak Kesampingkan Pidana

Langkah perdamaian dipastikan tidak mengesampingkan pidananya.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polri Tetapkan 69 Tersangka Karhutla Sepanjang 2020

Polri berjanji penegakan hukum akan dilakukan secara proporsional dan profesional.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Pemeriksaan Spesimen Lampaui Target 20.000 Per Hari

Total pemeriksaan spesimen secara kumulatif hingga hari ini, Rabu (24/6/2020) mencapai 689.492.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Polisi Masih Kembangkan Kasus Narkoba yang Jerat Pejabat Bea Cukai

Polisi masih mendalami asal-usul barang bukti 20 butir ekstasi yang disita.

NASIONAL | 24 Juni 2020

Khofifah Akui Kasus Meningkat, Doni Ingatkan Pengendalian

Khofifah Indar Parawansa menyampaikan masih meningkatnya kasus Covid-19 di daerahnya, terutama di Surabaya Raya.

NASIONAL | 24 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS