Protokol Kesehatan Diperketat

Terjadi Peningkatan Penumpang di Bandara Yogya

Terjadi Peningkatan Penumpang di Bandara Yogya
Pembangunan ruang tunggu bandara Yogyakarta International Airport, Kulonprogo, DI Yogyakarta. (Foto: Beritasatu Photo / Stefy Thenu)
Fuska Sani Evani / EHD Rabu, 24 Juni 2020 | 18:44 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Paska diberlakukannya surat Edaran Gugus Tugas Nasional Percepatan penanganan covid 19 Nomor 7 tahun 2020 tentang Kriteria dan Persyaratan Perjalanan Orang Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru Menuju Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19, pada akhir pekan terjadi mobilitas hingga 2.000 orang di Bandara D.I. Yogyakarta.

General Manager Bandara International Adisutjipto Yogyakarta sekaligus Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) Agus Pandu Purnama mengatakan, jumlah penumpang meningkat signifikan sehingga PT Angkasa Pura I (Persero) memperketat pelaksanaan protokol kesehatan di Bandara Internasional Yogyakarta, baik bagi penumpang, pengunjung, petugas bandara, maupun mitra usaha.

“Sejak tanggal 1 Juni ini memang terdapat lonjakan pergerakan penumpang dibanding dengan sebelumnya. Dari tanggal 1 hingga 21 Juni ini, rata-rata jumlah penumpang mencapai 1.500 orang per hari. Bahkan, saat akhir pekan bisa mencapai lebih dari 2.000 penumpang per hari,” terang Agus Pandu Purnama dalam keterangan persnya, Rabu (24/6/2020).

Dikatakan, rute terbanyak yang saat ini beroperasi di Bandara Internasional Yogyakarta adalah rute dari dan menuju Cengkareng, Jakarta (CGK) karena hampir semua maskapai memiliki rute Jakarta. Sejak tanggal 1 hingga 21 Juni lalu, terdapat 123 pergerakan untuk rute Jakarta. Yang kedua, ada 64 pergerakan rute Balikpapan, disusul rute Ujung Pandang sebanyak 54 pergerakan. Ketiga rute ini menjadi rute favorit bagi pengguna jasa di Bandara Internasional Yogyakarta.

Sebagai langkah antisipasi pencegahan penyebaran virus di tengah lonjakan jumlah penumpang, Manajemen Bandara Internasional Yogyakarta juga telah memperketat pelaksanaan protokol kesehatan di seluruh area bandara. Seluruh personil dan mitra usaha yang bertugas di bandara diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), terutama masker.

Pengadaan hand sanitizer dan penerapan jarak fisik atau physical distancing juga telah dilaksanakan di seluruh area, termasuk di area mitra usaha. Kursi antrian pengecekan dokumen penumpang di area kedatangan dan keberangkatan telah diatur menjadi single-seat untuk memastikan jarak antar penumpang terjaga.

Personil yang bertugas secara berkala juga mengingatkan seluruh penumpang untuk selalu menjaga jarak fisik, menggunakan masker, dan menjaga kebersihan diri. Berbagai media komunikasi seperti Airport TV, pemasangan sticker jaga jarak, hingga public announcement telah ditayangkan di berbagai titik di terminal penumpang untuk terus menumbuhkan kesadaran untuk mematuhi protokol kesehatan pada seluruh pengguna jasa bandara.

“Kami sudah beroperasi penuh dengan melaksanakan seluruh prosedur sesuai protokol kesehatan. Bagi masyarakat yang mengakses YIA, tidak perlu khawatir karena kami sudah memiliki dan melaksanakan prosedur new normal di seluruh area bandara, baik di area keberangkatan maupun di area kedatangan,” ujarnya.

 



Sumber: BeritaSatu.com