Bappenas dan Perpusnas Dorong Penguatan Literasi Masyarakat

Bappenas dan Perpusnas Dorong Penguatan Literasi Masyarakat
Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas) membuka kembali layanan onsite di gedung fasilitas layanan Perpusnas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Feriawan Hidayat / FER Selasa, 16 Juni 2020 | 15:59 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi virus corona atau Covid-19, membawa dampak besar terhadap aspek ekonomi dan sosial.

Baca Juga: Bappenas Tekankan Pentingnya Sinkronisasi Data

Kepala Biro Hukum dan Perencanaan Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Dr Joko Santoso MHum mengatakan, seluruh perpustakaan daerah dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat di desa terutama pada saat merebaknya pandemi Covid-19.

"Perpusnas sudah memulai dua tahun lalu, targetnya adalah perpustakaan umum, baik di provinsi, kabupaten/kota dan desa. Dengan adanya perpustakaan desa ini dapat meningkatkan produktivitas masyarakat di pedesaan, terutama pada saat pandemi COVID-19," ujar Joko Santoso dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Selasa (17/6/2020).

Joko Santoso mengatakan, perpustakaan desa dapat terus berkembang. Pasalnya, saat ini terdapat 661 perpustakaan desa yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Dengan demikian, perpustakaan desa juga bisa menjadi salah satu wahana untuk menyiapkan masyarakat desa, tidak hanya dari sisi pengetahuan, tapi juga dapat meningkatkan produktivitas masyarakat dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada di wilayahnya," paparnya.

Baca Juga: Perpusnas Buka Kembali Layanan Onsite

Lebih lanjut, Joko Santoso menjelaskan, Perpusnas dan Bappenas, sejak 2017 melakukan penguatan literasi untuk kesejahteraan melalui transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial.

"Transformasi perpustakaan diarahkan pada tiga aspek, yaitu menjadikan perpustakaan sebagai wahana pembelajaran, mewujudkan inovasi dan kreativitas masyarakat, serta menyediakan berbagai macam informasi dan pengetahuan,” tegasnya.

Rencananya, kata Joko, Bappenas bekerja sama dengan Perpusnas akan menggelar webinar bertajuk 'Bangkit dari Pandemi dengan Literasi' melalui aplikasi Zoom, Rabu (17/6/2020) mulai pukul 15.00 WIB.

Acara webinar ini akan menghadirkan narasumber Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando, Gubernur DKI JakartaAnies Baswedan, Praktisi Media Helmy Yahya, dan Bupati Magetan Suprawoto. Adapun keynote speech akan disampaikan oleh Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa.

Baca Juga: Perpusnas Ciptakan Masa Depan Lewat Digitalisasi

Kegiatan webinar yang rencananya akan disiarkan secara live streaming melalui kanal Youtube Perpustakaan Nasional ini, akan difokuskan pada pembahasan isu literasi dalam mendukung pembangunan sosial-ekonomi di masa pandemi. "Tema ini sengaja dipilih karena saat ini Indonesia sedang menghadapi tantangan berat, yakni pandemi Covid-19," pungkas Joko Santoso.

Direktur Pendidikan Tinggi dan Kebudayaan Kementerian PPN/Bappenas, Hadiat menambahkan, Bappenas mendukung penuh program penguatan literasi di era tatanan normal baru.

"Kami ingin mendapatkan beberapa pemikiran supaya bisa menjadi inspirasi bagi kita semua, untuk mencari cara terbaik yang efektif di dalam membangun kualitas SDM melalui literasi," kata Hadiat.

Menurut Hadiat, pembangunan SDM melalui literasi itu selaras dengan rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN) 2020-2024, yang menekankan upaya pengembangan kualitas SDM Indonesia.

Baca Juga: Bappenas Susun Kerangka Kenormalan Baru

"Jadi memperkuat kapasitas SDM menjadi kunci untuk menjadikan negeri ini memiliki daya saing," tandas Hadiat.



Sumber: BeritaSatu.com