Terima Suap dari Bos Dealer, Eks Pejabat Ditjen Pajak Dituntut 9,5 Tahun Penjara
INDEX

BISNIS-27 532.645 (8.39)   |   COMPOSITE 6373.41 (16.42)   |   DBX 1200.38 (7.1)   |   I-GRADE 185.572 (0.47)   |   IDX30 530.591 (5.91)   |   IDX80 143.3 (0.91)   |   IDXBUMN20 436.746 (-1.39)   |   IDXESGL 146.832 (2.43)   |   IDXG30 145.313 (0.68)   |   IDXHIDIV20 465.476 (6.27)   |   IDXQ30 150.721 (1.92)   |   IDXSMC-COM 298.62 (-4.71)   |   IDXSMC-LIQ 374.87 (-7.37)   |   IDXV30 150.9 (-1.9)   |   INFOBANK15 1063.78 (12.11)   |   Investor33 452.728 (7.92)   |   ISSI 189.451 (-0.24)   |   JII 667.742 (1.11)   |   JII70 234.615 (-0.52)   |   KOMPAS100 1279.35 (7.74)   |   LQ45 988.752 (9.51)   |   MBX 1764.22 (3.66)   |   MNC36 335.71 (4.95)   |   PEFINDO25 340.233 (-1.68)   |   SMInfra18 325.434 (3.65)   |   SRI-KEHATI 386.573 (6.93)   |  

Terima Suap dari Bos Dealer, Eks Pejabat Ditjen Pajak Dituntut 9,5 Tahun Penjara

Senin, 15 Juni 2020 | 22:12 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut agar Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta menjatuhkan hukuman 9 tahun 6 bulan pidana penjara dan denda Rp 300 juta subsider 4 bulan kurungan terhadap mantan Kepala‎ Kantor Pelayanan Pajak Penanaman Modal Asing (KPP PMA) 3 Jakarta, Yul Dirga.

Jaksa meyakini Yul Dirga bersama-sama tiga pemeriksa pajak KPP PMA 3 Jakarta yaitu Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi menerima suap dari Komisaris PT Wahana Auto Ekamarga Darwin Maspolim dan Katherine Tan Foong Ching selaku Chief Financial Officer Wearnes Automotive PTE LTD. Selain itu, Jaksa juga meyakini Yul Dirga terbukti menerima gratifikasi terkait dengan jabatannya dari sejumlah wajib pajak di wilayah KPP PMA 3 Jakarta.

"Menuntut, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Yul Dirga berupa pidana penjara selama 9 tahun dan 6 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan dan pidana denda sebesar Rp 300 juta subsidair 4 bulan kurungan, dengan perintah terdakwa tetap ditahan," kata Jaksa Wawan Yunarwanto saat membacakan amar tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/6/2020).

Persidangan ini digelar secara virtual. Yul Dirga dan sebagian tim kuasa hukum berada di Gedung KPK Jakarta, sedangkan Jaksa Penuntut KPK, Majelis Hakim dan sebagian kuasa hukum berada terdakwa di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Tak hanya pidana pokok, Jaksa Penuntut KPK juga menuntut Majelis Hakim untuk menjatuhkan hukuman tambahan kepada Yul Dirga berupa kewajiban membayar uang pengganti sebesar 133.025 dolar AS, 49.000 dolar Singapura dan Rp 25 juta selambat-lambatnya 1 bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

Jika dalam waktu tersebut tidak dibayar maka harta benda Yul Dirga disita dan dilelang untuk menutupi uang pengganti. Yul Dirga bakal dipidana selama dua tahun penjara jika harta yang disita dan dilelang tidak mencukupi untuk membayar uang pengganti.

Jaksa meyakini Yul Dirga bersama-sama Hadi Sutrisno, Jumari, dan Muhammad Naim Fahmi menerima suap dari Darwin Maspolim dan Katherine Tan Foong Ching sebesar 34.625 dolar AS dan Rp 25 juta. Suap itu diberikan agar Yul Dirga, Hadi Sutrisno, Jumari dan Naim Fahmi menyetujui permohonan lebih bayar pajak (restitusi) yang diajukan PT WAE tahun pajak 2015 sebesar Rp 4,592 miliar dan 2016 sejumlah Rp2,777 miliar.

Tak hanya itu, Jaksa juga meyakini Yul Dirga menerima gratifikasi dari sejumlah wajib pajak dengan total sebesar 98.400 dolas AS dan 49.000 dlar Singapura.

Pada hari yang sama, Jaksa juga membacakan amar tuntutan terhadap Hadi Sutrisno, Jumari, dan Naim Fahmi. Jaksa menuntut Hadi Sutrisno dan Jumari untuk dihukum 5 tahun pidana penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Sementara Naim Fahmi dituntut 6 tahun pidana penjara dan denda Rp 250 juta subsider 3 bulan kurungan.



Sumber: BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BIN Perpanjang Tes Covid-19 di Surabaya Hingga 20 Juni

Badan Intelejen Negara memutuskan untuk memerpanjang tes cepat (rapid test) serta tes usap (swab test) di Surabaya, Jawa Timur hingga 20 Juni 2020.

NASIONAL | 15 Juni 2020

HUT Polri, Warga yang Lahir 1 Juli Bisa Bikin SIM Gratis

Pembuatan SIM Gratis hanya untuk warga yang lahir pada 1 Juli, sama dengan hari lahir Polri.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Gugus Tugas Dukung Pembukaan Sekolah di Zona Hijau

Gugus tugas medukung pembukaan sekolah di zona hijau pada Juli 2020.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Waket DPR: Silahkan Masyarakat Sampaikan Kritikan terhadap RUU HIP secara Resmi

DPR menjamin akan membuka diri terhadap sejumlah masukan dari masyarakat agar pembahasan RUU HIP berjalan dengan baik.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Ini 4 Syarat Pembukaan Sekolah

Apabila orang tua keberatan anak kembali sekolah, pemda maupun sekolah, tidak boleh memaksa siswa untuk kembali sekolah.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Dua Kandidat Dipastikan Maju Pilgub Bengkulu 2020

Rohidin Mersyah dan Helmi Hasan hampir dipastikan akan maju pada kontestasi pemilihan gubernur (Pilgub) Bengkulu 9 Desember 2020 mendatang.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Kemdagri Minta Pemda Lakukan Simulasi Pembukaan Sekolah

Simulasi diperlukan untuk memastikan pembukaan sekolah sesuai protokol kesehatan Covid-19.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Aspri Eks Menpora Dihukum 4 Tahun Penjara

Miftahul Ulum dijatuhi hukuman 4 tahun pidana penjara dan denda sebesar Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Ganjar Apresiasi Bantuan Danone SN untuk Pencegahan Stunting

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo berterima kasih atas bantuan berupa 10.000 produk nutrisi untuk ibu hamil, ibu menyusui dan susu pertumbuhan anak dari Danone SN.

NASIONAL | 15 Juni 2020

Reisa: Gunakan Protokol Kesehatan dari Berangkat Hingga Pulang Kerja

Protokol kesehatan harus selalu diterapkan saat berangkat kerja hingga pulang ke rumah sebelum bertemu keluarga.

NASIONAL | 15 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS