Banjir Menerjang Kerinci, Ratusan Warga Mengungsi

Banjir Menerjang Kerinci, Ratusan Warga Mengungsi
Sejumlah pelajar SD 170 Kota Jambi menggunakan perahu melintasi jalan dan halaman rumah panggung yang tergenang air luapan Sungai Batanghari di Jelmu, Pelayangan, Jambi, Kamis (24/3). (Foto: ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan)
Radesman Saragih / LES Jumat, 5 Juni 2020 | 16:08 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Sedikitnya 150 keluarga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi hingga Jumat (5/6/2020) masih mengungsi. menyusul banjir yang melanda daerah itu sejak Kamis (4/6/2020) malam.

Para pengungsi belum ada yang berani kembali ke rumah mereka, karena banjir masih cukup tinggi. Selain itu warga juga khawatir terjadinya banjir bandang karena curah hujan dan luapan sungai di daerah itu masih tinggi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kerinci, Darifus di Kerinci, Jambi, Jumat menjelaskan, korban banjir di daerah itu diungsikan ke tenda pengungsi, beberapa balai pertemuan, sekolah dan rumah warga yang masih aman dari banjir. Petugas BPBD setempat sudah mendistribusikan kebutuhan pokok kepada para korban banjir.

“Selain itu petugas kesehatan juga sudah diterjunkan ke posko pengungsi mengantrisipasi adanya korban banjir yang terkena penyakit. Bantuan kebutuhan pokok, obat-obatan dan tenaga medis masih dibutuhkan para pengungsi,”katanya.

Dijelaskan, berdasarkan data sementara hingga Jumat siang, wilayah yang dilanda banjir di Kabupaten Kerinci terdapat terdapat di enam kecamatan. Jumlah desa yang terendam banjir mencapai belasan desa.

"Petugas kami masih melakukan pendataan jumlah keluarga dan desa di enam kecamatan yang dilanda banjir. Selain itu kami juga masih menunggu laporan para kepala desa yang dilanda banjir,”kata Darifus.

Menurut Darifus, banjir yang melanda enam kecamatan di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Kamis sore hingga malam disebabkan hujan deras yang mengguyur daerah itu. Akibat hujan deras, Sungai Batangmerao di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh meluap. Luapan air sungai tersebut menyebabkan belasan desa di enam kecamatan di daerah itu terendam banjir secara tiba-tiba.

Dijelaskan, kecamatan yang dilanda banjir di Kerinci, yakni Kecamatan Siulak, Depati Tujuh, Air Hangat Barat, Air Hangat Timur, Air Hangat dan Kecamatan Sitinjau Laut. Sedangkan kecamatan yang dilanda banjir di Kota Sungaipenuh, Kecamatan Rawang, Tanah Kampungdan Kecamatan Sungai Penuh.

 



Sumber: BeritaSatu.com