Freeport Indonesia Buka Laboratorium Rujukan Covid-19 untuk Papua

Freeport Indonesia Buka Laboratorium Rujukan Covid-19 untuk Papua
PT Freeport Indonesia (PTFI). (Foto: Ist)
Robert Vanwi Isidorus / YS Senin, 1 Juni 2020 | 07:15 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) meningkatkan pelayanan medis perusahaan dengan memperluas jangkauan pemeriksaan diagnosa Covid-19. Hal itu agar dapat mengidentifikasi kasus positif secara lebih cepat guna menahan laju penyebaran virus.

Manager External Corporate Communication PTFI Kerry Yarangga menjelaskan, per 31 Mei, laboratorium kesehatan PTFI di Kuala Kencana telah menerima setidaknya 370 sampel swab dari RSUD Mimika dan RS Mitra Masyarakat untuk dianalisa.

“Laboratorium Pemeriksaaan Covid-19 PTFI telah mengantongi izin prinsip operasi. Kami senang karena ini berarti kami dapat berkontribusi lebih besar terhadap masyarakat dengan membantu menganalisa sampel swab dari pasien terduga Covid-19 di sekitar Papua,” ujar Kerry, Senin (1/6/2020) pagi.

Disebutkan, melalui dua alat tes PCR dan sekitar 50.000 alat rapid test yang didatangkan PTFI baru-baru ini, pihaknya dapat cepat mendeteksi dan mengisolasi mereka yang terinfeksi, memberikan perawatan medis yang diperlukan, dan mengambil langkah mitigasi yang tepat.

PTFI juga membantu masyarakat dengan menggunakan mesin Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) dan laboratoriumnya untuk menganalisa sampel tes swab Covid-19 dari rumah sakit di Mimika dan kabupaten sekitar Mimika di Papua.

Sebelum Laboratorium Pemeriksaan PTFI beroperasi, analisa tes swab memakan waktu hingga satu minggu di Jayapura. Kini, hasil pemeriksaan dapat tersedia lebih cepat, dalam hitungan beberapa jam atau beberapa hari.

Artinya, kasus positif dapat dideteksi lebih cepat, memungkinkan tracing yang juga lebih cepat, sehingga rantai penyebaran pun dapat lebih cepat diputus.

“PT Freeport Indonesia telah memainkan peran signifikan sebagai bagian dari Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Mimika dengan menyediakan salah satu laboratorium rujukan di Provinsi Papua,” kata Juru Bicara Tim Gugus Tugas Kabupaten Mimika Reynold Rizal Ubra.

Dikatakan, laboratorium baru itu merupakan satu dari rangkaian upaya PTFI untuk memitigasi Covid-19 di seluruh area kerja.

Selama beberapa bulan terakhir, PTFI telah mendatangkan 54 personel kesehatan tambahan. Termasuk di antaranya adalah lima dokter umum, dua dokter spesialis, tiga teknisi laboratorium, dua radiografer, dua apoteker, dan sejumlah tenaga non-medis.

Menurut Reynold, total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Mimika yang telah sembuh terus meningkat. Pada Minggu, 31 Mei, pasien yang telah sembuh dilaporkan mencapai 93 orang. Dari jumlah tersebut, tercatat pasien sembuh terbanyak berasal dari RS Tembagapura. Salah satu faktor yang mendukung tingkat kesembuhan ini yaitu perawatan medis yang baik, yang mendukung gizi pasien. Kebanyakan yang sembuh adalah mereka yang tidak memiliki penyakit penyerta.

Dikatakan, PTFI memiliki komitmen kuat untuk memprioritaskan kesehatan dan keselamatan karyawan serta masyarakat di sekitarnya. Berkat langkah-langkah pencegahan dan mitigasi di seluruh area kerja yang PTFI lakukan bersama dengan Pemerintah Mimika melalui tim Gugus Tugas Covid-19 Mimika, dampak kesehatan Covid-19 atas karyawan dan komunitas berhasil diminimalisasi.



Sumber: Suara Pembaruan