Terlacak, KKB Penembak Tim Medis Juga Serang Pos Pol 99

Terlacak, KKB Penembak Tim Medis Juga Serang Pos Pol 99
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Kamal. (Foto: Antara / Evarukdijati)
Farouk Arnaz / YUD Senin, 25 Mei 2020 | 16:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Papua berhasil melacak kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembak dua anggota Gugus Tugas Covid-19 di Papua yang mengakibatkan satu korban meninggal dunia.

Menurut Kabid Humas Polda Papua Kombes AM. Kamal mereka tak lain adalah kelompok yang sebelumnya melakukan penyerangan Pos Polisi 99 Ndeotadi, Distrik Bogobaida, Kabupaten Paniai, Papua.

Baca juga: Dua Petugas Satgas Covid-19 Ditembak KKB, Satu Meninggal

“Ini kelompok yang menyerang Pos Polisi 99. Sekarang pengejaran masih terus berlangsung. Di Pos Polisi itu kan mereka berhasil merampas tiga senjata,” kata Kamal saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (25/5/2020).

Serangan di Pos Pol 99 itu telah diklaim sayap militer OPM bernama Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB). Serangan itu menurut mereka mereka dilakukan pasukan Anton Tabuni dibawah komando Lekagak Telenggen sebagai balasan setelah kelompok mereka digempur habis oleh TNI-Polri di Tembagapura April lalu.

Baca juga: Polda Papua: Penyerang Pos Polisi di Paniai Anak Anggota KKB

Penyerangan Pos Pol itu terjadi pada Jumat (15/5/2020) malam. Ada empat anggota yang seharusnya ada disana. Namun Bripda Ganda, Briptu Irvan, dan Bripda Aldi sedang rapat bertemu warga.

Saat itulah pelaku menyerang Briptu Kristian Paliling yang kini terluka parah dan dirawat di RS Nabire. Tiga pucuk senjata dirampas pelaku dan hilang yakni jenis AK47 dan SS1 V1.

Baca juga: Tiga Truk Freeport Jadi Sasaran Tembak KKB

Nah dari insiden di Pos Pol ini mereka lalumenembak dua tenaga medis yang tergabung Gugus Tugas Covid-19, di Distrik Wandai, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Jumat, 22 Mei 2020 lalu.

Dua tenaga medis itu Amalek Bagau, 30 tahun, dan Eniko Somou, 39 tahun. Mereka ditembak saat hendak mengantarkan obat-obatan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Intan Jaya.

Eniko dinyatakan meninggal dunia, sedangkan satu lagi masih dirawat di RSUD Nabire dalam keadaan kritis.



Sumber: BeritaSatu.com