Dampak Covid-19, 1.465 Pekerja di DIY Terkena PHK

Dampak Covid-19, 1.465 Pekerja di DIY Terkena PHK
Ilustrasi PHK ( Foto: Istimewa )
Fuska Sani Evani / YUD Jumat, 10 April 2020 | 19:36 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Akibat pandemi virus corona (Covid-19), Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DI Yogyakarta, mendata 1.207 pekerja yang terkena PHK dari sebuah perusahaan yang terpaksa tutup pada Rabu (8/4/2020).

Baca juga: Dampak Covid-19, 24.240 Buruh di Jateng Kena PHK

Sekretaris Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) DIY Sriyati mengatakan laporan jumlah pekerja yang terkena PHK saat ini masih terus bergerak. Saat ini, dengan adanya tambahan 1.207 pekerja yang di-PHK, jumlah pekerja yang kehilangan pekerjaan di DIY sebanyak 1.465 orang. Mereka dari 12 perusahaan. Sebelumnya, per 1 April 2020 lalu, sebanyak 258 pekerja dari 11 perusahaan yang terkena PHK.

Baca juga: Jokowi Imbau Pengusaha Tidak Melakukan PHK

Dikatakan, data terakhir pada Kamis (9/4/2020) ada 1.465 pekerja di DIY yang terkena PHK.

“Tetapi datanya masih bergerak dan kami terus lakukan pendataan,” katanya Jumat (10/4/2020).

Perusahaan terpaksa tutup akibat dampak Covid-19, karena rata-rata bisa memproduksi tetapi tidak bisa menjual.

Baca juga: 24.000 Buruh di PHK, Ganjar: Silakan Daftar Kartu Prakerja

Sementara itu, untuk Kartu Prakerja, DIY mendapatkan jatah 86.800 yang nantinya diprioritaskan untuk warga yang terkena PHK akibat Covid-19, dengan pendaftaran secara kolektif, baik melalui serikat pekerja maupun perusahaan. Pemberian kartu ini akan dibagi menjadi dua yaitu untuk pekerja formal dan informal.

Pekerja formal ada batasannya, yaitu harus terkena PHK atau dirumahkan dengan gaji minimal 50 persen. Perusahaan yang saat ini merumahkan karyawan dengan memberikan gaji sekitar 70 persen dan dengan potensi keuangan memburuk, disarankan untuk mendata pekerja agar bisa diikutsertakan ke kartu prakerja pada bulan berikutnya.

“Kartu prakerja bisa diakses oleh semua pekerja yang berada di DIY meskipun ber-KTP luar DIY,” ujarnya.

Setelah didaftarkan secara kolektif ke Disnakertrans DIY, selanjutnya setiap pekan data yang masuk akan diteruskan ke Kementerian Tenaga Kerja. Kemudian data diseleksi. Selanjutnya calon penerima akan mendapatkan pemberitahuan melalui nomor ponsel masing-masing yang digunakan untuk mendaftar. Calon penerima akan dipandu untuk mendaftar ke website kartu prakerja melalui platform yang ditentukan oleh Pemerintah Pusat.



Sumber: BeritaSatu.com