Tito Karnavian: Realokasi Anggaran untuk Tiga Sektor

Tito Karnavian: Realokasi Anggaran untuk Tiga Sektor
Mendagri Tito Karnavian ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Robertus Wardi / JAS Jumat, 10 April 2020 | 20:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengemukakan realokasi dan refocusing APBD difokuskan dalam tiga sektor. Pertama, peningkatan kapasitas kesehatan. Kedua, Jaring Pengaman Sosial. Ketiga, untuk dunia usaha agar tetap hidup. 

Menurut Tito Karnavian, pada sektor pertama, di dalamnya mencakup segala hal yang berhubungan dengan kesehatan publik, baik dalam rangka sosialisasi, pencegahan, pembentukan gugus tugas, melakukan mitigasi dengan rapid test.

Kemudian pencegahan menggunakan masker, hand sanitizer, peningkatan kapasitas perawatan, pengadaan barang rumah sakit, dan kebutuhan tenaga medis berupa obat-obatan dan vitamin.

"Ini semua kita harus bekerja sama antara pusat dan daerah. Harus sinergi, karena ini adalah perang," kata Tito di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Sementara untuk sektor ketua, kata Tito Karnavian, adalah penyiapan Jaring Pengaman Sosial (JPS) atau social safety net. Hal itu karena banyak masyarakat yang kehilangan pekerjaan akibat wabah Covid 19 atau yang biasa disebut virus corona.

"Seandainya mereka tidak ditangani dan tidak dibantu, baik oleh pemerintah maupun non-pemerintah maka krisis kesehatan bisa berubah menjadi krisis ekonomi. Dan krisis ekonomi ini akan berubah menjadi krisis sosial yang berdampak pada krisis keamanan, gangguan keamanan,” ujar Mendagri.

Sementara realokasi sektor ketiga, untuk membantu dunia usaha tetap hidup dan bertahan. Prinsipnya industri yang sehat dan selamat harus bisa diselamatkan.

Sebelumnya, Tito Karnavian mengancam pemerintah daerah (Pemda) yang tidak melakukan realokasi anggaran daerah untuk penanganan wabah virus corona atau Covid 19. Jika terbukti tidak melakukan hal tersebut sesuai instruksi Presiden Joko Widodo (Jokowi), akan dipotong dana transfer ke daerah.

"Pemda provinsi dan kabupaten/kota yang belum melaksanakan percepatan pengumuman penggunaan alokasi anggaran tertentu (refocusing) dan perubahan alokasi anggaran paling lama tujuh hari sejak dikeluarkan Instruksi Menteri akan dilakukan rasionalisasi dana transfer," kata Tito Karnavian dalam surat Instruksi Mendagri di Jakarta pada Jumat (3/4/2020).



Sumber: BeritaSatu.com