Pelayanan Haji dan Umrah Tetap Berjalan, Tetapi Jumlah Pendaftar Dibatasi

Pelayanan Haji dan Umrah Tetap Berjalan, Tetapi Jumlah Pendaftar Dibatasi
Jemaah calon haji. ( Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho )
Maria Fatima Bona / JAS Jumat, 10 April 2020 | 19:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama (PHU Kemag), Nizar mengatakan, pelayanan haji dan umrah pada kantor Kemag Kabupaten/Kota tidak ada penutupan dan tetap berjalan seperti biasa, tetapi untuk jemaah yang melakukan pendaftaran ulang pelunasan biaya haji dan pendaftaran haji dibatasi maksimal lima orang dalam sehari.

“Pelayanan haji dan umrah di Kantor Kemenag (Kemag) tidak tutup dan berjalan seperti biasa, tetapi jemaah haji yang mendaftar ulang pelunasan dan pendaftar haji dibatasi maksimal lima orang per hari,” kata Nizar dalam siaran pers diterima Beritasatu.com, Jumat (10/4/2020).

Nazir menuturkan, pembatasan orang ini mangacu pada kebijakan pemerintah daerahnya masing-masing yang mengatur tidak boleh ada kerumunan orang lebih dari lima orang. Pihaknya juga sudah membuat edaran terkait pelunasan yang mengimbau kepada jemaah haji yang ingin melunasi biaya hajinya melalui mekanisme non-teller.

“Edaran kami terkait pelunasan sudah jelas mekanisme pelunasan itu melalui non-teller,” jelasnya.

Seperti diketahui, dalam surat edaran (SE) tersebut, Nazir mengimbau kapada Kepala Bidang PHU Kanwil Kemag Provinsi serta Kepala Seksi(Kasi) PHU di Kemag Kabupaten Kota untuk terus mengampanyekan pelunasan melalui non-teller. Jika pun ada yang tidak bisa melalui online, Kasi PHU bisa membuat jadwal pelunasan kepada jemaah hajinya.

“Kami meminta Kabid PHU Kanwil Kemenag Provinsi serta Kasi PHU di Kemenag Kabupaten Kota terus berkampanye pelunasan melalui online ataupun Kasi hajinya memberikan jadwal pulunasan,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com