PSBB Jakarta Mulai Berlaku, Layanan GrabBike Dihentikan Sementara

PSBB Jakarta Mulai Berlaku, Layanan GrabBike Dihentikan Sementara
Pengojek dalam jaringan. ( Foto: Antara )
Jayanty Nada Shofa / JNS Jumat, 10 April 2020 | 18:27 WIB

Jakarta, Beritasatu.com  - Sejak Jumat (10/4/2020), pembatasan sosial berskala besar (PSBB) resmi diberlakukan di Jakarta untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19). Selama 14 hari ke depan, layanan ojek online (ojol) dihimbau untuk memberhentikan layanan antar-jemput penumpang.

Menanggapi peraturan ini, aplikasi ride hailing Grab turut menghentikan sementara layanan GrabBike di wilayah Jakarta.

"Prioritas utama kami adalah untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan komunitas kami," ujar Neneng Goenadi selaku Managing Director Grab di Jakarta, Jumat (10/4/2020).

Namun, GrabBike masih dapat digunakan di wilayah sekitar DKI seperti Depok, Tangerang, Bekasi maupun kota-kota lainnya di Indonesia.

Selama berlangsungnya PSBB, layanan transportasi roda empat GrabCar tetap tersedia sebagai mode transportasi. Akan tetapi, GrabCar hanya diperbolehkan untuk mengangkut dua penumpang.

"Kami juga telah menyiagakan 1.000 armada khusus berupa mobil GrabCar yang dilengkapi dengan partisi plastik antara kursi pengemudi dan penumpang, serta 1.000 GrabBike di seluruh Indonesia bagi tenaga medis. Ini dilakukan agar mereka tetap bisa menjalankan tugas mulianya tanpa perlu mengkhawatirkan adanya ketersediaan sarana mobilitas sehari-hari," imbuh Neneng.

Tetap Memastikan Keselamatan Pengemudi

Tidak dapat dipungkiri diterapkannya physical distancing telah mengakibatkan pendapatan para mitra pengemudi terjun bebas. Sifat pekerjaan yang mengharuskan mereka untuk keluar dari rumah juga meningkatkan risiko untuk terpapar virus corona.

Sebagai langkah pencegahan, Grab telah menyediakan masker dan cairan pembersih tangan (hand sanitizer) bagi mitra pengemudinya.

Bagi mitra yang terjangkit virus corona ataupun dianjurkan untuk melakukan karantina juga akan diberikan sebesar Rp 1,5 juta untuk GrabBike dan Rp 3 juta untuk GrabCar melalui program GrabCare.

Bersama perusahaan rental kendaraan TPI, mitra pengemudi GrabCar juga diberikan penundaan biaya rental mobil hingga dua bulan ke depan, serta dana tunai.

Layanan Antar Barang Berjalan Normal

Adapun layanan antar barang dan makanan seperti GrabFood, GrabMart, GrabFresh serta GrabExpress tetap beroperasi seperti biasa selagi tetap memperhatikan standar keamanan.

Di antaranya adalah dengan pemberlakuan pengantaran tanpa kontak fisik dengan menjaga jarak 2 meter antara mitra pengantar dan pelanggan ketika mengambil pesanan.

Tak hanya itu, setiap pesanan juga dicantumkan kartu keterangan yang meliputi waktu, nama, serta suhu tubuh karyawan yang menyiapkan hidangan pesanan GrabFood.



Sumber: PR