Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Misa Kamis Putih

Uskup Agung Jakarta: Jalan Menuju Kesempurnaan Hidup Adalah Jalan Peduli

Kamis, 9 April 2020 | 23:40 WIB
Oleh : Anselmus Bata / AB

Jakarta, Beritasatu.com - Jalan menuju kesempurnaan hidup sebagai manusia adalah jalan peduli. Kepedulian berujung pada kerelaan berbagi kehidupan dalam berbagai macam bentuk, seperti Yesus yang rela wafat di kayu salib demi keselamatan manusia.

Hal tersebut disampaikan Uskup Agung Jakarta, Mgr Ignatius Suharyo saat memberikan homili pada misa Kamis Putih yang disiarkan langsung TVRI, Kamis (9/4/2020) malam.

Tidak seperti biasa, pada misa Kamis Putih kali ini, tidak ada upacara pembasuhan kaki. "Pesan tersembunyi bahwa upacara bukanlah yang paling penting. Yang paling penting adalah melaksanakan pesan yang dipesankan oleh upacara itu, yakni melakukan apa yang dilakukan Yesus, yakni mengasihi sampai akhir dan mengasihi sehabis-habisnya," ujar monsinyur Suharyo.

Mengawali homili, monsinyur Suharyo bercerita tentang sebuah relief di Candi Borobudur. Relief itu menggambarkan seseorang yang berdiri dan agak boingkok, serta di depannya ada empat ekor binatang, yakni kera yang membawa pisang, berang-berang membawa ikan, serigala dengan mangkok berisi susu, dan kelinci yang tidak membawa apa pun.

Di balik relief itu ada kisah tentang seseorang yang ingin mencapai kesempurnaan hidup. Dalam pencariannya, dia berubah menjadi kelinci. Saat mengembara, dia bertemu dengan ketiga binatang tersebut. Keempat binatang itu kemudian bertemu seorang pengembara yang tampak lelah, letih, dan lesu.

Keempat binatang itu pun masing-masing berkata kepada pengembara. Kera yang membawa pisang berkata,"Bapak tampak lelah. Ini saya membawa pisang. Makanlah."

Berang-berang mengatakan hal yang sama dan memberikan ikan kepada pengembara. Serigala pun memberi mangkok berisi susu sambil berkata,"Silakan Bapak minum dan Bapak akan kuat untuk melanjutkan perjalanan."

Kelinci yang tak membawa bekal apa pun berkata,"Bapak saya tidak membawa apa-apa. Oleh karena itu, tangkaplah saya, sembelihlah saya, masaklah saya, dan makanlah saya."

Pesan dari kisah tersebut adalah jalan menuju kesempurnaan hidup sebagai manusia adalah jalan peduli. Keempat binatang itu berhenti dan menunjukkan kepedulian kepada pengembara yang berujung pada kerelaan berbagi kehidupan dalam berbagai macam bentuk.

"Itu dongeng. Namun, umat Katolik memiliki Yesus Kristus yang bukan dongeng. Yesus memberikan hidupnya untuk keselamatan manusia," ujar monsinyur Suharyo.

Dalam kehidupannya, Yesus bertemu banyak orang yang lelah dan berkata,"Marilah kepadaku semua yang lelah, letih, lesu, dan berbeban berat. Aku akan memberi kelegaan kepadamu."

Belas kasih Yesus, lanjutnya, tidak tanggung-tanggung. Yesus mencurahkan kasih sampai sehabis-habisnya dengan rela wafat di kayu salib untuk keselamatan manusia.

"Pada saat ini, masih ada orang yang lelah karena hari demi hari harus berjuang untuk bertahan hidup; lelah karena selalu dikalahkan di dalam usaha untuk menerima keadilan; lelah karena harus menghadapi wabah corona dengan akibatnya yang sangat luas; lelah karena tampaknya kejahatan lebih kuat daripada kebaikan, kebohongan tampaknya lebih berkuasa daripada kebenaran," katanya.

Untuk itu, monsinyur Suharyo berdoa agar umat Katolik dianugerahkan hati yang berbelas kasih, seperti hati Yesus yang selalu tergerak oleh belas kasihan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Menit Ke-57, Kante Tambah Keunggulan Chelsea atas Tottenham

Menit Ke-57, Kante Tambah Keunggulan Chelsea atas Tottenham

BOLA | 29 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings