Aturan Tak Terperinci, Jawa Tengah Belum Terapkan PSBB

Aturan Tak Terperinci, Jawa Tengah Belum Terapkan PSBB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Istimewa)
Stefi Thenu / AB Kamis, 9 April 2020 | 11:07 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) belum berencana mengajukan status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19). Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menyatakan pihaknya perlu memperjelas patokan data kuantitatif kasus corona sebelum mengajukan status PSBB kepada pemerintah pusat. 

"Jika dihitung (kasus corona, Red), sampai ke angka berapa harus masuk (PSBB, Red)? Tanpa status PSBB, Pemprov Jateng sebenarnya telah menerapkan sebagian substansi dari skema pencegahan corona. Soal pembatasan aktivitas sekolah, anjuran tidak usah berkantor, hingga pembatasan transportasi atau kereta api, misalnya, semuanya sudah berjalan, meski belum optimal," kata Ganjar di Semarang, Kamis (9/4/2020).

Ganjar menyoroti beberapa substansi dalam ketentuan PSBB yang belum diperinci. Ketentuan dalam PSBB dinilai belum jelas karena hanya menyebutkan pertimbangan kualitatif.

Pada kesempatan itu, Ganjar juga menuturkan bahwa sejauh ini di Jateng belum ada klaster penyebaran virus. Pada umumnya, dari sejumlah kasus corona di Jateng, klasternya paling banyak dari Jakarta, luar negeri, dan Bogor (Jabar).



Sumber: BeritaSatu.com