Hasil Sementara Tes Cepat di Jabar, Ada 409 Kasus Positif Covid-19

Hasil Sementara Tes Cepat di Jabar, Ada 409 Kasus Positif Covid-19
Petugas Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan tes cepat atau rapid test Covid-19 di GOR Padjajaran, Kota Bogor, Sabtu (28/3/2020). (Foto: Ist)
Adi Marsiela / LES Kamis, 2 April 2020 | 08:10 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Berli Hamdani menyatakan, hasil tes cepat yang dilakukan pada 10,597 orang memperlihatkan temuan 409 orang positif Covid-19. Data itu hasil tes cepat yang sudah diakumulasi hingga 31 Maret 2020 dari target 20.000 orang. Bagi mereka akan dilakukan tes lanjutan menggunakan sampel swab dan VTM (viral transport media) begitu perangkat tesnya tersedia.

“Test swab-nya dilakukan di kabupaten atau kota. Bisa di rumah sakit atau di labkes (laboratorium kesehatan) kabupaten atau kota, setelah dilakukan tes swab, hasil tesnya dikirim ke Labkesda (Laboratorium Kesehatan Daerah) Provinsi Jawa Barat. Nanti, dari 409 positif corona ini, baru bisa dilihat hasil akhirnya setelah dilakukan PCR (polymerase chain reaction) oleh Labkesda,” ungkap Berli dalam pernyataan tertulisnya, Rabu (1/4/2020) malam.

Untuk menambah persediaan perangkat tes swab dan VTM itu, ungkap Berli, pihaknya memanfaatkan bantuan dari Universitas Padjadjaran, Rumah Sakit Hasan Sadikin, serta Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.

Seiring temuan 409 kasus positif versi tes cepat, Berli memastikan, tim pencegahan dan pengendalian penyakit dari dinas kesehatan tingkat provinsi serta kabupaten dan kota melakukan pelacakan riwayat kontak. “Dilakukan secara berjenjang dari lingkungan paling dekat yaitu keluarga, kemudian lingkungan yang terhubung dengan mereka yang dinyatakan PDP (pasien dalam pengawasan),” imbuh Berli.

Terkait temuan adanya 300 kasus positif Covid-19 pada siswa Sekolah Pembentukan Perwira Lembaga Pendidikan Kepolisian Republik Indonesia di Kota Sukabumi, Berli mengungkapkan, hal tersebut ditangani langsung oleh Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri).

Dinas kesehatan tingkat provinsi dan kota hanya melakukan pemantauan dari luar institusi.

Sebelumnya, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono melakukan pengecekan terkait temuan di salah satu institusi pendidikan kepolisian tersebut. Dia membenarkan, ada 300 dari 1,550 siswa yang menjalani tes cepat dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19.

Dia juga menerangkan, para siswa yang dinyatakan positif itu masih berada di dalam kesatriaan. Sementara 1,250 siswa lainnya cuti.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan, pihaknya masih menunggu hasil tes lanjutan dari orang-orang yang didapati positif terpapar Covid-19 dalam tes cepat. “Kita tunggu hasil PCR,” imbuh Ridwan di sela-sela peninjauan korban banjir di Bandung Selatan.



Sumber: BeritaSatu.com