Jubir Covid-19 Aceh Ralat Pernyataannya terkait 'Kuburan Massal'

Jubir Covid-19 Aceh Ralat Pernyataannya terkait 'Kuburan Massal'
Ilustrasi pasien yang diduga terinfeksi virus "corona". (Foto: Antara)
Jayanty Nada Shofa / JNS Minggu, 29 Maret 2020 | 18:49 WIB

Banda Aceh, Beritasatu.com - Juru Bicara Pemerintah Aceh untuk Covid-19 Saifullah Abdulgani meminta maaf dan meralat pernyataannya terkait kuburan massal khusus korban corona yang tengah dipersiapkan pemerintah Aceh.

"Ini bukan untuk mempersiapkan kuburan massal. Melainkan, tanah untuk pemakaman jenazah dari RS Umum Zainoel Abidin (RSUZA)," jelas Saifullah pada keterangan tertulis yang diterima Minggu (29/3/2020).

Namun, Saifullah kemudian menerangkan pemerintah Aceh telah lama membeli lahan ini di bawah koordinasi Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA) pada tahun 2007.

Lahan ini juga disebut tengah berada di tahap land clearing ('pembersihan lahan') sebagai langkah antisipasi dan dapat digunakan oleh RSUZA untuk pemakaman jenazah tidak dikenal ataupun jenazah lainnya.

"Penyampaian awal salah dan tidak benar bahwa pemerintah Aceh menyiapkan kuburan massal," tutup Saifullah.

Sebagai informasi, pernyataan awal terkait "kuburan massal" disebut pada video konferensi pers terkait penanganan Covid-19 di Aceh pada Sabtu (28/3/2020).



Sumber: PR