Sabam Sirait Percaya Jokowi Utamakan Rakyat dari Covid-19

Sabam Sirait Percaya Jokowi Utamakan Rakyat dari Covid-19
Sabam Sirait ketika menerima anugerah Bintang Mahaputera Utama. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Hotman Siregar / RSAT Minggu, 29 Maret 2020 | 17:31 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota MPR paling senior, Sabam Sirait mengapresiasi langkah-langkah Presiden Joko Widodo dalam menangangi covid-19. Lebih-lebih politisi yang sudah berusia 83 tahun serta berpolitik sejak zaman Bung Karno ini memahami benar niat baik Jokowi selama ini dalam mengurus dan mengelola negara.

Hubungan Sabam dengan Jokowi memang sudah lama. Pendiri Partai Demokrasi Indonesia (PDI) pada tahun 1973 ini ikut menjadi juru kampanye nasional saat Jokowi maju dalam Pilkada Solo. Dalam Pilkada DKI Jakarta, kediaman Sabam di Bintaro, Jakarta Selatan sering digunakan konsolidasi untuk pemenangan Jokowi. Pun demikian dalam Pilpres, Sabam ikut mendukung Jokowi menjadi Presiden pada 2014.

Sabam sudah tahu rumah Joko Widodo di Solo. Sabam juga tahu keluarga Jokowi yang berprofesi sebagai pengusaha mebel. Jokowi sendiri sudah tiga kali ke kediaman Sabam.

"Saya tahu Jokowi itu orang yang sederhana dan baik. Saya percaya dia akan urus dan utamakan rakyat dengan sungguh-sungguh," ungkap Sabam di Jakarta, Minggu (29/3/2020).

Disebutkan sebagai anggota DPD dari daerah pemilihan DKI Jakartai dengan raihan 600 ribu lebih suara, Sabam juga yakin Joko Widodo akan mengurus rakyat seluruh Indonesia dari Sabang sampai Merauke tanpa membedakan sama sekali. Sebab komitmen Jokowi dalam mengurus semua rakyat Indonesia sudah teruji. Hal ini terbukti misalnya dalam pembangunan infrastruktur dengan konsep Indonesiasentris.

"Tanpa Papua, bukan Indonesia namanya. Tanpa Aceh juga bukan Indonesia. Mereka adalah rakyat Indonesia yang harus sama-sama kita lindungi," ungkap Sabam, yang mendapat anugerah Bintang Mahaputera Utama dari negara.

Sabam pun mengapresiasi para tim medis yang berjuang mati-matian di lapangan untuk menolong warga yang terkena virus covid-19. Apalagi para tim medis, termasuk dokter itu, adalah mereka yang hatinya terpanggil untuk membantu dan menolong orang lain sehingga bekerjanya pun berdasarkan panggilan hati juga.

"Dokter tak harus bekerja di rumah sakit. Di manapun ia, di tempat ibadah atau hutan, di jalanan atau di sungai, hatinya akan terpanggil untuk menolong masyarakat yang memerlukan. Dan saya ucapkan terima kasih untuk para dokter dan tim medis yang tanpa lelah terus membantu masyarakat," ungkap Sabam.

Sabam juga  meminta kepada masyarakat untuk terus mempererat tali persatuan dan kesatuan. Semua anggota masyarakat harus gotong-royong dan bahu-membahu bersama pemerintah untuk mengatasi Covid-19 ini sehingga Indonesia bisa lepas dari persoalan ini.

"Kita tak boleh menyarah. Kita sudah mengalami bermacam-macam ujian. Kita pernah diuji oleh penjajahan. Kita hadapi bersama, sebagaimana kata Bung Karno bahwa kita harus bercita-cita menjadikan Indonesia sejahtera. Mari kita hadapi bersama juga virus ini secara bersama-sama. Lakukan apa yang bisa dilakukan, bantulah apa yang bisa dibantu untuk orang lain," ungkap Sabam.

Seperti diketahui, sudah banyak langkah strategis Presiden Joko Widodo untuk menanggulangi virus corona (Covid-19). Di antara langkah Presiden Joko Widodo itu adalah melakukan realokasi anggaran untuk penangangan Covid-19, bantuan sosial, serta insentif untuk pelaku usaha, terutama pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

Secara lebih terprinci, instruksi Joko Widodo terkait dengan realokasi anggaran mencapai Rp 62, 3 triliun dari anggaran. Joko Widodo juga menginstrukrikan agar realokasi ini juga dilakukan di berbagai daerah melalui pendapatan asli daerah (PAD) dan dan kas daerah.

Sementara itu, langkah strategis Jokowi adalah menjadikan wisma atlet di kamayoran sebagai rumah sakit darurat corona dengan kapasitas 3 ribu pasien gejala ringan. Jokowi juga mengimpor alat kesehatan berupa alat perlindungan diri (APD), masker bedah dan N95, serta alat rapid test. Jokowi juga menyiapkan fasilitas isolasi pasien Pulau Sebaru Kepulauan Seribu dan Pulang Galang di Batam.



Sumber: BeritaSatu.com