Bantuan APD Pusat di Jambi Dipioritaskan untuk Tenaga Medis

Bantuan APD Pusat di Jambi Dipioritaskan untuk Tenaga Medis
Pekerja mengenakan baju pelindung yang telah jadi di Kwaon, Jemawan, Jatinom, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (26/3/2020). Produksi alat pelindung diri (APD) yaitu baju pelindung yang terbuat dari kain "waterproof" tersebut dijual dengan harga Rp 100.000 ribu per baju untuk memenuhi permintaan tim kesehatan dari wilayah Jakarta, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Sumatera Barat dan Tangerang yang digunakan sebagai APD penanganan Covid-19. (Foto: ANTARA FOTO / Aloysius Jarot Nugroho)
Radesman Saragih / JAS Minggu, 29 Maret 2020 | 15:49 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Para tenaga medis yang bertugas di rumah sakit-rumah sakit rujukan penanganan virus corona (Covid-19) di Jambi harus diprioritaskan untuk mendapat alat pelindung diri (APD) bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Kemudian tenaga medis di fasilitas kesehatan (faskes) yang ditunjuk pemerintah memantau orang dalam pengawasan (OPD) kasus corona di Jambi juga harus mendapatkan APD.

Hal tersebut dikatakan Gubernur Jambi, Fachrori Umar ketika menerima sekitar 2.000 APD bantuan BNPB di lapangan Korem 042/Garuda Putih (Gapu) Jambi, Minggu (29/3/2020). Bantuan APD secara simbolis diserahkan Danrem 042/Gapu Jambi, Kolonel (Arh) TNI Elphis Rudy disaksikan Kapolda Jambi Irjen Polisi Firman Shantyabudi.

Menurut Fachrori Umar, bantuan APD tersebut harus segera didistribusikan kepada para tenaga medis, baik dokter maupun perawat yang bertugas langsung menangani pasien di rumah sakit rujukan penanganan virus corona dan tenaga medis di fasilitas kesehatan yang bertugas memantau OPD.

“Para tenaga medis merupakan garda terdepan penanganan virus corona ini. Karena itu mereka harus dilengkapi APD, baik pakaian maupun masker, untuk memastikan mereka tidak sampai tertular virus corona dari pasien kasus corona yang mereka rawat,” ujarnya.

Sementara itu, Danrem 042/Gapu Jambi, Kolonel (Arh) TNI Elphis Rudy pada kesempatan tersebut mengatakan, bantuan APD dari pemerintah pusat melalui BNPB itu bisa mendukung Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi mengatasi wabah corona di Jambi.

“Jajaran TNI, Polri, BNPB, PMI dan organisasi lain di Jambi juga turut membantu pemerintah daerah mencegah penyebaran virus corona dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di tempat-tempat keramaian, kantor, rumah ibadah, pasar dan rumah masyarakat,” katanya.

Menurut Elphis Rudy, pihaknya juga mengerahkan semua Komando Rayon Militer (Koramil) di tingkat kecamatan di Provinsi Jambi membantu pemerintah daerah mengatasi penyebaran virus corona.

“Untuk itu kami telah membagikan sebanyak 207 unit alat semprot atau pompa disinfektan ke seluruh Komando Distrik Militer (Kodim) di tingkat kabupaten dan kota di Jambi,” katanya.



Sumber: BeritaSatu.com