Kendaraan yang Masuk Kota Surabaya Disemprot Disinfektan Virus Corona

Kendaraan yang Masuk Kota Surabaya Disemprot Disinfektan Virus Corona
Penyemprotan disinfektan virus corona. (Foto: Ist)
Aries Sudiono / FMB Minggu, 29 Maret 2020 | 15:46 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Provinsi Jatim sedang mendirikan 19 Pos Komando (Posko) Percepatan Penanganan Virus Corona (Covid-19) di wilayah perbatasan. Petugas yang berada di masing-masing posko itu akan menyemprot semua kendaraan yang hendak masuk ke Kota Surabaya dengan cairan disinfektan. Untuk tahap awal diberlakukan untuk kendaraan bermotor roda empat dan motor. Untuk langkah berikutnya selain kendaraannya yang disemprot juga orangnya (pengemudi, penumpang dan pengendara maupun pembonceng) wajib masuk bilik sterilisasi yang disiapkan.

“Posko ini melibatkan berbagai instansi. Tugasnya nanti melakukan penyemprotan ke semua kendaraan yang akan masuk ke arah kota,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat yang dikonfirmasi, Minggu (29/3/2020).

Untuk sementara, katanya lagi, petugas hanya melakukan penyemprotan saat kendaraan itu melintas. Namun rencana ke depan, penumpang harus turun harus masuk ke bilik sterilisasi yang disediakan di posko-posko tersebut. Seluruh posko tersebut akan dilengkapi dengan tenda, bilik sterilisasi, profil tank, dan wastafel portable yang juga dilengkapi hand sanitizer. Seluruh fasilitas tersebut untuk memastikan penanganan pencegahan penyebaran corona berjalan baik.

“Dalam seminggu ini, semua fasilitas itu terus dibangun di 19 posko yang sudah ditentukan dan selama 24 jam akan dikawal sejumlah petugas yang akan dijaga 3-4 shift petugas jaga gabungan,” katanya. Untuk minggu-minggu pertama ini memang belum full time 24 jam karena fasilitasnya masih dibangun. “Bagi fasilitas yang sudah lengkap, langsung kami terapkan full time 24 jam sehari semalam,” ujarnya.

Menurut Irvan langkah antisipasi ini untuk screening awal pencegahan virus Covid-19 yang mungkin berasal dari luar wilayah lain. Terutama yang sumbernya dari para pengendara luar daerah. “Tujuannya untuk memastikan para pengemudi dan pengendara kendaraan bermotor yang masuk ke arah kota sudah dalam kondisi steril,” katanya. Irvan menambahkan, pada saat dilakukan penyemprotan itu, tim gabungan juga memberikan sosialisasi kepada para pengemudi dan pengendara, termasuk imbauan kebijakan jaga jarak dan rutin cuci tangan serta menjaga kebersihan.

“Kami selalu ajak semuanya untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan bersama-sama melawan Covid-19 ini,” katanya.

Adapun 19 posko di wilayah perbatasan itu adalah Stadion GBT (Pakal), Terminal Tambak Oso Wilangun (Benowo), Dupak Rukun (Asemrowo), Kodikal (Pabean), Mayjen Sungkono di rumah pompa (Dukuh Pakis), Gunungsari (Jambangan), Kelurahan Kedurus (Karang Pilang), Masjid Agung (Gayungan), Jeruk (Lakarsantri), dan Driyorejo. Selanjutnya, di Terminal Benowo (Pakal), Tol Simo (Sukomanunggal), samping Cito (Dishub), Suramadu (Kenjeran), dan di wilayah Gunung Anyar yang meliputi; Rungkut Menanggal, Jalan MERR, Wiguna, Tambak, dan Pondok Chandra. Sedangkan di Margomulya masuk wilayah Tandes.



Sumber: BeritaSatu.com