Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

DIY Terapkan Isolasi, dan Tes Kesehatan bagi Pemudik

Jumat, 27 Maret 2020 | 08:08 WIB
Oleh : Fuska Sani Evani / LES

Yogyakarta, Beritasatu.com - Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta pemudik, atau warga DIY yang baru datang dari daerah zona merah Covid-19 dan daerah episentrum penyebaran virus corona, untuk disiplin dan mau memeriksakan diri ke rumah sakit, meski belum menunjukkan gejala.

“Kami akan menerapkan karantina 14 hari bagi mereka yang baru datang ke Yogyakarta, dan harus mau disiplin, serta melakukan tes kesehatan ke rumah sakit, kami Pemda DIY akan memfasilitasinya,” ujar Sultan kepada media melalui teleconference, Kamis (26/3/2020).

Untuk itu, Sultan meminta kepada para lurah, dukuh dan Babinsa untuk mendata para pemudik/pendatang tersebut dan meminta untuk tertib dalam mengisolasi diri secara mandiri. Selain itu, Pemda DIY juga akan menerapkan pemeriksaan ke tiap rumah pemudik tersebut, sehingga mengurangi aktivitas berkumpulnya masyarakat.

“Berdasarkan rapat Forkopimda, tadi, akhir-akhir tampak berbondong-bondong pendatang masuk ke Yogya, karena wilayah asalnya ditutup sehinga tidak bisa berdagang, tidak masuk kantor atau bahkan di PHK. Sehingga belum waktunya mudik Lebaran, sudah pulang,” kata Sultan.

Pernyataan Gubernur DIY tersebut juga menyikapi adanya pasien positif Covid-19 di Ponjong Gunungkidul yang sempat mengkikuti hajatan di kampungnya, sehingga menyebabkan warga lain resah.

Karena itu, lanjut Sultan, Pemda DIY sepakat mengambil kebijakan bahwa pendatang dari luar Yogya harus diisolasi minimal 14 hari, dilanjutkan pemeriksaan kesehatannya Covid-19.

“Bagi saya ini penting, karena sampai hari ini pasien positif corona yang ada di DIY, semuanya kasus impor, dalam arti tertular setelah keluar dari Yogya, maupun pembawa bibit masuk. Hari ini, terdata lebih dari 1.000 orang yang perlu dipantau,” ujar Sultan.

Menurut Sultan, dalam dua hari terakhir, ODP meningkat tajam karena mayoritas adalah pendatang yang kembali.

“Bagaimana pun pendatang itu juga warga DIY, tidak mungkin tidak pulang, tetapi harapan saya kepada bupati/wali kota dan perangkap pemerintah lainnya, termasuk masyarakat harus punya kesadaran untuk mengisolasi diri mau memeriksakan kesehatan begitu masuk DIY, sehingga tidak menular kepada tetangga dan penduduk setempat,” tegas Sultan.

Sementara itu, di sektor ekonomi, sesuai dengan keputusan pemerintah pusat, Pemda akan melalukan sinkronisasi dengan perbankan, BI dan OJK agar kebijakan itu bisa diterapkan di daerah.

“Pemerintah pusat sudah mengarahkan kebijakannya, sekarang bagaimana Pemda bisa memperkuat kebijakan itu, dan bagaimana membantu masyarakat yang rentan,” papar Sultan.

Sultan juga menegaskan, kalangan perbankan bersama Pemda DIY bisa menciptakan program dan kebijakan kepada para debitur sesuai kebijakan Pemerintah Pusat.

Warga Resah
Sementara itu diketahui, pasien positif corona, laki-laki berumur 55 tahun asal Ponjong Gunungkidul, membuat warga sekitarnya gaduh, lantaran sempat menghadiri hajatan, meski pihak rumah sakit meminta pasien tersebut untuk karantina mandiri selama 14 hari.

Lelaki tersebut baru saja pulang dari merantau ke Jakarta untuk menjadi buruh bangunan. Pascapulang ke Gunungkidul, lelaki itu mengalami gejala demam dan batuk, kemudian memeriksakan diri dan sempat dirawat di RSUD Gunungkidul. Seraya menunggu hasil tes swab, pihak rumah sakit meminta pasien untuk melakukan isolasi mandiri di rumah, karena kondisinya membaik.

Namun setelah pulang dari rumah sakit, pasien dalam pengawasan (PDP) ini malah mengabaikan perintah dokter dan justru keluar rumah berinteraksi dengan warga, bahkan menghadiri hajatan.

Setelah uji laboratorium keluar yang menyatakan positif corona, warga Desa Bedoyo resah, karena tidak menyangka jika yang bersangkutan merupakan PDP.

Dinkes Gunungkidul langsung melakukan antisipasi dengan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut dan pasien positif Covid-19 tersebut kembali dibawa ke ruang isolasi RSUD Wonosari.

Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul Dewi Irawaty membenarkan warga Desa Bedoyo yang dinyatakan positif Covid-19 dan melakukan penjemputan pasien untuk segera masuk ke ruang isolasi.

Sedangkan balita umur 4 bulan yang terinfeksi corona di Kulonprogo, masih menjalani perawatan di di RSUD Wates dengan kondisi mulai membaik.

Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kulon Progo, Sri Budi Utami menyatakan, pasien positif bayi 4 bulan tersebut, sudah menjalani perawatan instensif di ruang isolasi RSUD Wates selama satu minggu.

Bayi empat bulan asal Kapanewon Wates tersebut, diketahui memiliki riwayat bepergian ke luar daerah bersama orang tuanya. Namun ternyata daerah tersebut merupakan salah satu daerah yang terdampak Covid-19.

Sedangkan kedua orang tuanya, tidak mengalami gejala dan tetap sehat. “Namun tetap dipantau dan statusnya saat ini orang dalam pemantauan (ODP)," katanya.

Selain bayi yang dinyatakan positif tersebut, diketahui di RSUD Wates saat ini juga masih merawat tiga PDP lainnya dan masih menunggu hasil laboratorium.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Standarisasi Penting bagi Penjaminan Mutu Sistem Pendidikan Nasional

Pengelolaan pendidikan nasional sejatinya tetap membutuhkan standar yang jelas dan terukur, tidak hanya tertib administrasi, melainkan juga pada perbaikan mutu.

NASIONAL | 22 September 2021

Gelar Workshop, BPK Samakan Pemahaman Konsep Foresight

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sedang dalam proses finalisasi untuk menyelesaikan Foresight BPK pertama.

NASIONAL | 22 September 2021

Diisolasi, Irjen Napoleon Hanya Boleh Keluar Sel untuk Kepentingan Penyidikan

Bareskrim Polri mengisolasi Irjen Napoleon Bonaparte yang diduga menganiaya M Kace. Napoleon hanya boleh keluar sel isolasi untuk kepentingan penyidikan.

NASIONAL | 22 September 2021

Teleperformance Indonesia Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pulau Semak Daun

Teleperformance Indonesia mendonasikan 2.000 bibit pohon Mangrove untuk melestarikan ekosistem pantai serta mencegah abrasi di wilayah Kepulauan Semak Daun.

NASIONAL | 22 September 2021

Jaksa Ungkap Penyuap Pejabat Pajak Orang Kepercayaan Bos Bank Panin Mu'min Ali

Veronika Lindawati yang diduga menyuap dua eks pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno dan Dadan Ramdani merupakan orang kepercayaan bos Bank Panin, Mu'min Ali.

NASIONAL | 22 September 2021

Enggan Terbuai Penurunan, Polri Tetap Fokus Kendalikan Covid-19

Meskipun angka kasusnya mengalami penurunan yang signifikan, Polri enggan terbuai dalam mendukung penanganan Covid-19 di Tanah Air.

NASIONAL | 22 September 2021

Bagi Sertifikat Tanah, Jokowi Tak Ingin Konflik Agraria Terus Terjadi

Presiden menyerahkan 124.120 sertifikat tanah hasil redistribusi di 26 provinsi dan 127 kabupaten/kota.

NASIONAL | 22 September 2021

Perempuan Punya Peranan Besar dalam Meluruskan Informasi Hoaks

Perempuan atau orang tua dalam sebuah keluarga diharapkan menjadi jendela informasi agar tidak terpapar dengan berita bohong (hoaks) di masa pandemi saat ini.

NASIONAL | 22 September 2021

2 Eks Pejabat Pajak Didakwa Terima Suap Rp 57 M dari Bank Panin Cs

Dua mantan pejabat Ditjen Pajak, Angin Prayitno Aji dan Dadan Ramdani didakwa menerima suap dengan total Rp 57 miliar dari Bank Panin dan Jhonlin Baratama.

NASIONAL | 22 September 2021

PTDI dan Havelsan Teken MoU Kerja Sama Simulator Pesawat N219

PTDI dan Havelsan menandatangani MoU terkait kerja sama aircraft simulator atau simulator pesawat untuk pesawat N219.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Dorong Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Luncurkan IHIA 2021

Dorong Pengembangan Industri Halal, Kemenperin Luncurkan IHIA 2021

EKONOMI | 38 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings