Warga Diminta Tidak Melayat Ibunda Presiden Jokowi

Warga Diminta Tidak Melayat Ibunda Presiden Jokowi
Mobil jenazah yang membawa jenazah ibunda Jokowi sampai di rumah duka. (Foto: ANTARA/Aris Wasita)
/ CAH Rabu, 25 Maret 2020 | 21:22 WIB

Solo, Beritasatu.com - Di tengah wabah virus corona, masyarakat Kota Solo dan sekitarnya diminta tidak datang langsung untuk melayat ibunda Presiden Joko Widodo, Sudjiatmi Notomihardjo, yang meninggal dunia di Solo, pada Rab (25/3/2020)u sore.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyampaikan langsung pesan keluarga.

"Tadi disampaikan langsung Mas Gibran (Gibran Rakabuming), agar masyarakat mendoakan saja dari rumah," katanya.

Baca JugaJokowi Sebut Ibunda Sakit Kanker

Ia meminta masyarakat memahami kondisi tersebut yang berkaitan dengan pencegahan penyebaran corona.

Penegasan juga disampaikan oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Rycko Amelza Dahniel.

Menurut dia, permintaan keluarga tersebut sesuai dengan imbauan agar masyarakat tidak berkerumun. "Cukup doakan dari rumah," katanya.

Baca Juga: Ibunda Jokowi Akan Dimakamkan di Surakarta

Sudjiatmi Notomihardjo meninggal dunia pada usia 77 tahun karena penyakit kanker.

Jenazah almarhum rencananya akan dimakamkan di Pemakaman Keluarga Mundu, Selokaton, Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah pada pukul 13.00 WIB, Kamis (26/3/2020).



Sumber: ANTARA