Pertamina MOR IV Salurkan Rp 4,95 Miliar untuk Program Kemitraan

Pertamina MOR IV Salurkan Rp 4,95 Miliar untuk Program Kemitraan
Proses penandatanganan kontrak Program Kemitraan bersama Calon Mitra Binaan Pertamina di Kantor Pertamina (MOR IV) Semarang, Jawa Tengah, Jumat, 28 Februari 2020. ( Foto: Istimewa )
Stefi Thenu / JEM Sabtu, 29 Februari 2020 | 19:21 WIB

Semarang, Beritasatu.com - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV menyalurkan dana program kemitraan perdana pada tahun 2020 kepada puluhan mitra binaannya di wilayah Jawa Tengah (Jateng) dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Tujuan dari program kemitraan ini adalah untuk membantu serta meningkatkan kemampuan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk menjadi usaha yang tangguh dan mandiri.

Unit Manager Comm, Relation & CSR MOR IV, Anna Yudhiastuti mengungkapkan, program kemitraan ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial BUMN kepada masyarakat.

"Pada periode Februari 2020 ini kami berhasil menyalurkan program kemitraan senilai Rp 4.950.000.000 untuk 64 mitra binaan di wilayah operasi Pertamina MOR IV di Jawa Tengah dan DIY. Program ini diharapkan mampu memberikan dampak baik terhadap keberlangsungan UMKM agar menjadi tangguh dan mandiri” ujar Anna, Jumat (28/2/2020).

Sebelumnya, telah dilaksanakan penandatanganan perjanjian terkait program ini di beberapa wilayah asal mitra binaan di antaranya Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Jepara adapun wilayah lainnya dilakukan di Kantor Pertamina MOR IV.

Kabupaten Boyolali dan Kabupaten Jepara merupakan wilayah dengan tingkat realisasi program kemitraan tertinggi pada periode penyaluran Februari 2020 ini, total penyaluran untuk kedua wilayah tersebut sebesar Rp 2,16 miliar atau hampir menyentuh 50% dari total penyaluran Rp 4.950.000.000.

Wahyu Wibowo merupakan salah satu penerima manfaat program kemitraan Pertamina MOR IV pada periode Februari 2020. Jenis usaha yang dimilikinya adalah perdagangan dan berhasil mendapat bantuan permodalan dari program ini senilai Rp  100.000.000.

“Menurut saya program ini sangat bermanfaat bagi saya khususnya selaku UMKM untuk mengembangkan usaha yang dimilliki. Banyak keunggulan yang dapat saya terima diantaranya adalah pinjaman modal yang lunak dan pembinaan yang dilakukan oleh Pertamina,” ujar Wawan.

Lain halnya dengan Wawan, Dian Anugerah Dewi mengungkapkan bahwa salah satu tujuan dirinya mengikuti program kemitraan Pertamina adalah program pembinaan yang dilakukan oleh Pertamina kepada usaha yang dijalankannya.

“Program pembinaan yang ditawarkan menurut saya dapat mendukung usaha saya untuk terus maju dan berhasil. Saya salut melihat mitra binaan Pertamina ada dimana-mana dan aktif mengikuti pameran di berbagai wilayah di Jawa Tengah” ujar Dian yang memiliki usaha dibidang industry kain ecoprint.

Sebelum UMKM berhasil menjadi mitra binaan Pertamina, mereka telah melalui beberapa tahapan, diantaranya pengajuan formulir keikutsertaan program dan telah disurvei ke lokasi usaha yang dijalankannya.

Tujuan dari survei ini sendiri, untuk melakukan verifikasi atas usaha yang dijalankan oleh calon mitra binaan Pertamina.

Anna lebih lanjut mengatakan, pada tahun 2019 beberapa pesentren di Kabupaten Boyolali berhasil menjadi mitra binaan melalui program kemitraan Pertamina.

Sebagai keberlanjutan program, pada penyaluran saat ini kembali direalisasikan senilai Rp. 1.800.000.000 untuk 18 mitra binaan yang masih berasal dari pesantren di Kabupaten Boyolali.

Selain berhasil memperoleh bantuan pinjaman permodalan lunak dari Pertamina, sejumlah pesantren tersebut bermigrasi untuk menggunakan LPG Non Subsidi 12 kg, setelah sebelumnya menggunakan LPG Subsidi 3 kg untuk kebutuhan sehari-harinya. Sebagai dampaknya LPG Subsidi 3 kg diwilayah tersebut dapat tersalurkan sesuai peruntukannya.

Dasar dari pelaksanaan program kemitraan ini adalah Peraturan Menteri BUMN No. PER-02/MBU/ 2017 tentang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Program ini ditujukan untuk meningkatkan kemampuan usaha kecil mitra binaan Pertamina agar menjadi tangguh dan mandiri sekaligus memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar wilayah operasi Pertamina



Sumber: BeritaSatu.com