Airlangga: Revisi RUU Cipta Kerja Saat Pembahasan dengan DPR

Airlangga: Revisi RUU Cipta Kerja Saat Pembahasan dengan DPR
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto bersama Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin menghadiri focus group discussion (FGD) fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 26 Februari 2020. ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Lenny Tristia Tambun / FER Jumat, 28 Februari 2020 | 22:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan, perbaikan atau revisi terkait isi dari Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja dapat dilakukan dalam pembahasan dengan DPR.

Baca: Puan Berharap Tak Ada Kegaduhan Soal RUU Cipta Kerja

Hal ini disampaikannya untuk menyikapi adanya beberapa pihak yang menginginkan pemerintah menarik kembali draft RUU Cipta Kerja dari DPR. Dikarenakan banyak yang harus direvisi atau diperbaiki.

"Ini kan bukan barang yang sudah selesai. Artinya, perlu pembahasan di DPR dan pembahasannya memiliki range atau rentang yang sangat luas. Jadi kalau mau perbaikan, pembulatan dan yang lainnya di dalam proses (pembahasan) di DPR,” kata Airlangga Hartarto di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Menurut Airlangga, proses pembahasan undang-undang (UU) harus dipahami semua pihak. Bahwa proses pembahasan UU dilaksanakan dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU). Dalam rapat ini, pemerintah dan DPR akan mendengar masukan, kritikan bahkan usulan revisi dari semua pihak yang terkait dengan RUU Cipta Kerja.

Baca: Omnibus Law Bertujuan Ciptakan Lapangan Kerja

"Mekanismenya memang demikian. Proses pembahasan UU harus dipahami bahwa proses pembahasan UU ada yang namanya RDPU. Dan itu prosesnya di DPR,” ujar Airlangga Hartarto.

Kalaupun DPR yang meminta perbaikan RUU tersebut, Airlangga Hartarto mengungkapkan, tetap saja harus dilakukan sesuai mekanisme yang ada. Seperti daftar inventarisasi masalah dari masing-masing fraksi.

"DPR kan terdiri atas fraksi-fraksi. Jadi harus ada di alat kelengkapan, dari masing-masing fraksi. Jadi kita tunggu saja, belum dijadwal," tegas Airlangga.



Sumber: BeritaSatu.com