Pramono Anung Bantah Istana Beli Pesawat Kepresidenan Baru

Pramono Anung Bantah Istana Beli Pesawat Kepresidenan Baru
Presiden RI Joko WIdodo disambut pejabat setempat usai turun dari pesawat kepresidenan, dalam rangka kunjungan kerja di Bandara Juwata, Tarakan, Kalimantan Utara, Rabu 18 Desember 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Joanito De Saojoao )
Lenny Tristia Tambun / FER Jumat, 28 Februari 2020 | 17:43 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sekretaris Kabinet, Pramono Anung, membantah kabar Istana membeli pesawat kepresidenan baru. Justru pesawat Garuda berjenis Boeing 777-300 ER hanya disewa untuk digunakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang dijadwalkan menghadiri Asean US Special Summit di Amerika Serikat (AS).

Baca: Ekonomi Digital Indonesia Terbesar di Asia

"Jadi itu bukan pesawat kepresidenan. Tetapi memang Pak Presiden akan menghadiri Asean US Special Summit di Amerika. Sekaligus Pak Presiden akan kunjungan kenegaraan ke Amerika,” kata Pramono Anung di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Dijelaskannya, kalau menggunakan pesawat kepresidenan yang dimiliki Istana saat ini, maka pesawat tersebut harus transit tiga kali untuk mengisi bahan bakar. Bila dihitung biayanya, menjadi lebih mahal menggunakan pesawat kepresidenan.

Sedangkan menyewa pesawat Garuda tersebut hanya sekali transit saja. Sehingga dapat lebih menghemat biaya perjalanan dan daya angkutnya tidak terbatas.

"Apabila menggunakan pesawat kepresidenan sekarang itu harus transit 3 kali. Berdasarkan pengalaman yang dulu, setiap transit harus mengisi bahan bakar dan dihitung biayanya, akhirnya menjadi lebih mahal, dibandingkan dengan menggunakan pesawat Garuda. Karena pesawat kepresidenan yang selama ini digunakan sudah lebih mahal, capek kemudian, yang diangkut juga terbatas,” terang Pramono Anung.

Baca: Jokowi Hargai Penangguhan Umrah

Presiden Jokowi sendiri, lanjutnya, meminta dibuat perbandingan biaya antara menggunakan pesawat kepresidenan dengan menyewa Garuda untuk perjalanan ke Amerika. Dan setelah melakukan perbandingan, ternyata sewa pesawat Garuda menjadi lebih murah sedikit dibandingkan menyewa pesawat kepresidenan.

"Jadi yang beredar itu adalah pesawatnya Garuda yang kemudian dipersiapkan untuk di sewa oleh kita,” ujar Pramono Anung.

Sewa pesawat Garuda, menurutnya, sudah biasa dilakukan presiden-presiden sebelumnya juga melakukannya. Memang untuk perjalanan jauh, Istana memutuskan lebih baik menyewa pesawat karena jauh lebih murah.

"Ya itu kan biasa, presiden-presiden yang dulu kan juga kayak begitu. Biasa saja, karena memang perjalanan jauh (sewa pesawat) jauh lebih murah. Jadi diputuskan untuk yang jauh-jauh saja. Tapi kalau perjalanan seperti ke Abu Dhabi, termasuk ke Eropa kemarin masih menggunakan BBJ (Boeing Business Jet),” papar Pramono Anung.

Rencananya, Presiden Jokowi akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Amerika Serikat pada pekan kedua bulan Maret 2020.



Sumber: BeritaSatu.com