Menlu Sebut Larangan Umrah Hanya Sementara

Menlu Sebut Larangan Umrah Hanya Sementara
Retno Marsudi. ( Foto: Antara )
Lenny Tristia Tambun / RSAT Kamis, 27 Februari 2020 | 18:34 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan kebijakan larangan umrah yang dikeluarkan pemerintah Arab Saudi bersifat hanya sementara. Bila wabah virus korona sudah selesai, maka larangan itu akan dicabut kembali.

“Tadi kita sudah bicara dengan Presiden. Intinya, kita memahami keputusan yang diberlakukan pemerintah Arab Saudi hanya untuk sementara,” kata Retno Marsudi di Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Bahkan ia sudah bertemu dengan Duta Besar Arab Saudi Untuk Indonesia Essam bin Abed al-Thaqafi. Dalam pertemuan tersebut, Essam berkali-kali menekankan kata sementara terkait kebijakan larangan umrah.

“Kata sementara ini, beberapa kali ditekankan duta besar, karena saya baru saja menerima Duta Besar Arab Saudi. Jadi untuk sementara menghentikan izin untuk melakukan ibadah umrah,” ujar Retno Marsudi.

Atas keputusan itu, Retno Marsudi mengatakan pemerintah Indonesia memahami kebijakan itu diambil untuk melindungi dan menjaga kesehatan penduduk Arab Saudi.

”Dan kita juga memahami bahwa kebijakan ini diambil demi menjaga kesehatan umat dalam konteks yang lebih besar,” ungkap Retno Marsudi.

Masih berdasarkan pertemuannya dengan Essam, kebijakan ini segera dilaksanakan setelah resmi diumumkan pemerintah Arab Saudi. Sehingga pemerintah Indonesia harus menyiapkan segala dampak yang diakibatkan oleh kebijakan tersebut.

“Tentunya karena sifat kesegeraan ini ada dampaknya, dampak terhadap warga negara kita. Karena pada saat diumumkan ada WNI dari kita atau mungkin warga negara dari negara lain yang sudah terlanjur terbang,” paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com