Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 479 (-2)   |   COMPOSITE 5975 (-12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1396 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-0)   |   IDX30 473 (-1)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1245 (-7)   |   IDXBUMN20 361 (0)   |   IDXCYCLIC 739 (-1)   |   IDXENERGY 741 (2)   |   IDXESGL 130 (-0)   |   IDXFINANCE 1328 (1)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1274 (2)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 965 (0)   |   IDXINFRA 871 (-2)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 739 (-6)   |   IDXPROPERT 876 (-4)   |   IDXQ30 136 (-0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (0)   |   IDXTECHNO 3334 (15)   |   IDXTRANS 1040 (3)   |   IDXV30 127 (0)   |   INFOBANK15 957 (-1)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 408 (-1)   |   ISSI 176 (-0)   |   JII 579 (-5)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1135 (-3)   |   LQ45 890 (-2)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1594 (-3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 303 (-1)   |   PEFINDO25 295 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (0)   |   SRI-KEHATI 342 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Anggota Komisi VI DPR Ini Desak Menteri BUMN Kendalikan Bonus Tantiem

Senin, 24 Februari 2020 | 10:22 WIB
Oleh : Hotman Siregar / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi VI DPR RI Darmadi Durianto meminta Menteri BUMN Erick Thohir memangkas bonus tantiem yang diterima para direksi dan komisaris BUMN selama ini.

Pasalnya, reward yang diberikan negara kepada para direksi dan komisaris BUMN (berupa bonus tantiem) tidak sebanding dengan kontribusi yang mereka berikan kepada negara selama ini.

"Menteri BUMN Erick Tohir harus kendalikan bonus tantiem untuk para direksi maupun komisaris BUMN karena diduga banyak yang berlebihan dan tidak sebanding dengan kontribusi yang mereka berikan kepada negara dan rakyat. Yang ada banyak BUMN yang rugi dan amburadul. Banyak direksi yang umbar gaya hidup mewah, minim prestasi. Ini menghina rakyat namanya," tegas Anggota Baleg dari Fraksi PDIP itu di Jakarta, Senin (24/2/2020).

Lebih lanjut Darmadi menyarankan agar Menteri BUMN Erick Thohir mengambil langkah-langkah dalam bentuk kebijakan konkret guna mengendalikan keuangan negara yang diberikan dalam bentuk gaji dan bonus tantiem ke direksi dan komisaris BUMN tersebut.

"Tantiem harus dikendalikan lewat beberapa cara. Pertama, perhitungan laba bersihnya harus diawasi ketat, mengingat banyak yang merekayasa laba sehingga laba dilaporkan lebih tinggi dari keadaan sebenarnya," tegasnya.

Kedua, lanjutnya, Menteri BUMN harus menggunakan berbagai indikator dalam menetapkan tantiem.

"Jangan hanya berdasarkan laba bersih, di antaranya memasukkan market matrix performance seperti tingkat kepuasan masyarakat, market share yang lebih berorientasi Relative Market share, service level rate dan lain-lain," tandasnya.

Di samping market matrix performance, sarannya, Menteri BUMN Erick Thohir tentu harus memperhatikan financial market performance.

"Seperti Return on Sales, Return on Equity, Return on Investment dan lain-lain," kata legislator dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta III itu.

Selain itu, saran dia, dalam menentukan tantiem untuk BUMN perbankan harus dikaitkan dengan besarnya Non-Performance Loan (NPL) maupun Loan at Risk dari BUMN perbankan tersebut.

"Loan at risknya 4 BUMN perbankan sekitar Rp 220 triliun saat ini," ungkapnya.

"Kita mendorong dan mendukung Menteri BUMN segera mengubah cara-cara dan metode pemberian tantiem direksi dan komisaris BUMN demi tegaknya rasa keadilan bagi masyarakat Indonesia dan secara transparan menjelaskan kepada masyarakat mengenai metode pemberian tantiem yang selama ini tidak transparan," pungkas politikus PDI Perjuangan itu.

Untuk diketahui, beberapa waktu lalu melalui pernyataan yang disampaikan Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga mengatakan, Menteri BUMN Erick Thohir meminta para bos BUMN tak bergaya hidup mewah di saat perseroan yang dipimpinnya masih merugi.

Hal itu dikatakan Menteri BUMN saat bertemu salah satu pimpinan perusahaan BUMN di sebuah restoran mewah di Thamrin beberapa waktu lalu.

“Pak Erick sempat keras ngomong di salah satu restoran di Thamrin bertemu dengan eksekutif BUMN, makan di tempat cukup mahal dan mewah ketika dilihat keuangan BUMN tersebut ternyata rugi,” ungkap Arya di Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (20/11/2020).



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Politisi Senior Demokrat Ventje Rumangkang Tutup Usia

Politisi senior Partai Demokrat Ventje Rumangkang tutup usia. Anggota Majelis Tinggi Demokrat tersebut disemayamkan di Jalan Intan Ujung No 10 R Cilandak.

NASIONAL | 24 Februari 2020

BMKG DIY: Siswa Hanyut Sedang Susur Sungai untuk Pengenalan Alam

Kegiatan murid-murid SMPN 1 Turi yang berujung kecelakaan merupakan kegiatan Pramuka yaitu menyusuri sungai dalam rangka pengenalan alam bukan mitigasi bencana.

NASIONAL | 24 Februari 2020

Virus Corona, 188 Awak Kapal Pesiar World Dream Asal Indonesia Dipulangkan

Kapal pesiar World Dream memutuskan untuk memulangkan awaknya termasuk 188 orang asal Indonesia akibat nerebaknya virus corona atau Covid-19.

NASIONAL | 24 Februari 2020

Mahfud MD: Natuna Disiapkan sebagai Sumber Ekonomi

Natuna disiapkan sebagai sumber ekonomi laut yang menyumbang pemasukan besar bagi negara.

NASIONAL | 23 Februari 2020

Tragedi Siswa Hanyut, Polda DIY Tahan Pembina Pramuka

Polda tahan pembina Pramuka karena dijerat Pasal 359 KUHP, tentang kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

NASIONAL | 23 Februari 2020

Hentikan 36 Penyelidikan, KPK Kaji Pemusnahan Hasil Penyadapan

KPK saat ini sedang mengkaji untuk menghapus hasil penyadapan terkait 36 penyelidikan tersebut

NASIONAL | 23 Februari 2020

PDIP Jakut Siap Cetak Hatrick Pemilu 2024

Konsolidasi internal PDI Perjuangan Jakarta Utara sebagai momentum memperkokoh persatuan dan solidaritas seluruh elemen partai.

NASIONAL | 23 Februari 2020

KPK Yakin Politikus Nasdem Sahroni Tahu Kasus Suap Bakamla yang Jerat Merial Esa

KPK meyakini Wakil Ketua Komisi III DPR dari Fraksi Nasdem Ahmad Sahroni mengetahui mengenai sengkarut kasus suap proyek Badan Keamanan Laut (Bakamla).

NASIONAL | 23 Februari 2020

Taruna dan Taruni Akpol Dibekali Pelajaran Berkaitan Teknologi

Gubernur Akademi Kepolisian (Akpol) Inspektur Jenderal Fiandar menegaskan, para taruna dan taruni dibekali pelajaran yang berkaitan dengan teknologi.

NASIONAL | 23 Februari 2020

Polisi Tangkap Penipu Putri Arab Setengah Trilun Rupiah

Polri berhasil menangkap perempuan berinisial EMC yang merugikan Putri Arab Saudi bernama Lolowah binti Mohammed bin Abdullah Al-Saud.

NASIONAL | 23 Februari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS