PDIP, PAN dan PKS Rekomendasikan Nama-nama Balon Pilkada di Banten

PDIP, PAN dan PKS Rekomendasikan Nama-nama Balon Pilkada di Banten
Ilustrasi Pilkada 2020. ( Foto: Antara )
Laurens Dami / JEM Minggu, 23 Februari 2020 | 08:44 WIB

Serang, Beritasatu.com - Sebanyak tiga partai politik yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah mulai merekomendasikan nama-nama bakal calon yang akan diusung pada Pilkada serentak 2020 di Banten.

PDIP telah mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Serang. PDIP merekomendasikan nama-nama bakal calon dengan sistem paket.

Untuk Pilkada Kabupaten Pandeglang, PDIP merekomendasikan pasangan petahana IrnaNarulita-Tano Warsono Arban. Hal yang sama untuk Pilkada Kabupaten Serang, PDIP merekomendasikan pasangan petahana, Ratu Tatu Chasanah-Pandji Tirtayasa.
PDIP belum mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan. Kedua kota tersebut akan mendapat rekomendasi bakal calon pada tahap kedua Maret 2020 mendatang.

Sementara DPP PAN, merekomendasikan petahana Bupati Pandeglang Irna Narulita untuk maju kembali sebagai bakal calon bupati. Pilkada Kabupaten Serang, DPP PAN merekomendasikan Masrori sebagai bakal calon bupati dan Pilkada Kota Cilegon DPP PAN merekomendasikan Iye Iman Rohiman sebagai bakal calon wali kota.

Sedangkan untuk Pilkada Kota Tangerang Selatan, DPP PAN masih menunggu usulan dari pengurus daerah. DPP PAN menugaskan kepada bakal calon bupati dan wali kota yang direkomendasikan untuk melakukan komunikasi guna mendapat bakal calon wakil dan juga partai koalisi.

Selanjutnya, DPP PKS baru merekomendasikan untuk Pilkada Pandeglang yakni petahana Bupati Irna Narulita untuk maju sebagai bakal calon bupati. Tiga daerah lainnya, yakni Kabupaten Serang, Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan belum direkomendarikan karena DPP PKS masih menunggu usulan dari pengurus daerah.

“DPP PDIP telah memutuskan mengusung pasangan calon petahana untuk Pilkada Kabupaten Pandeglang dan Pilkada Kabupaten Serang. Rekomendasi itu bersifat final dan sudah diterima oleh pengurus daerah,” ujar Sekretaris DPP PDIP Banten Asep Rahmatullah kepada wartawan, Jumat (21/2/2020).

Asep mengatakan, untuk Pilkada Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan akan dikeluarkan rekomendasi dalam waktu dekat, paling lambat Maret 2020.

“Keputusan DPP sudah final untuk dua daerah, yakni Kabupaten Serang dan Pandeglang. Untuk itu, pengurus DPD dan DPC tegak lurus mematuhi. Pendaftaran calon masih lama, tapi DPP PDIP sengaja lebih cepat memutuskan pasangan calon yang akan diusung agar pengurus daerah siap membangun komunikasi, mengonsolidasikan koalisi untuk berjuang bersama seluruh kader memenangkan Pilkada 2020,” tegasnya.

Terkait kemungkinan koalisi, Asep mengatakan, PDIP tentu akan berkoalisi dengan partai politik yang mengusung bakal calon yang sama yang diusung PDIP.

“Tentu koalisinya pasti tidak akan sama untuk semua daerah. Bisa jadi di Kabupaten Pandeglang koalisinya tidak sama dengan Kabupaten Serang. Begitu juga dengan Kota Cilegon dan Kota Tangerang Selatan. Dalam politik itu wajar dan semua kemungkinan bisa terjadi,” ujarnya.

Ketua DPW PAN Banten Masrori mengatakan DPP PAN telah mengeluarkan rekomendasi untuk tiga daerah yakni Pilkada Pandeglang mengusung petahana Irna Narulita sebagai bakal calon bupati, Pilkada Kota Cilegon Iye Iman Rohiman bagai bakal calon wali kota.
“Untuk Kabupaten Serang saya sendiri sebagai bakal calon bupati. Kami yang mendapat rekomendasi ditugaskan mencari calon wakilnya. Sedangkan untuk Kota Tangerang Selatan masih menunggu usulan air pengurus daerah,” ujarnya.

Masrori mengatakan, nama-nama yang telah mendapat rekomendasi dari DPP PAN akan melakukan koordinasi secara intensif dalam rangka membangun koalisi dengan partai politik lain dan juga menentukan bakal calon wakil.
Masrori menegaskan, koalisi berlaku per daerah dan tidak mungkin sama untuk setiap daerah.

“Untuk Pikada Pandeglang akan berkoalisi dengan PDIP, tetapi di Kabupaten Serang tentu tidak bisa melakukan koalisi karena PDIP telah mengusung petahana. Atau berkoalisi dengan PKS di Kabupaten Pandeglang dan Serang, tetapi di Kota Cilegon jadi berlawanan. Semuanya mungkin terjadi,” ujar Masrori.

Masrori berharap, semua parpol dalam waktu dekat mengeluarkan rekomendasi terhadap bakal calon kepala daerah dan wakil kepala daerah karena hal itu akan memudahkan membangun koalisi di setiap daerah.

“Koalisi itu terjadi karena adanya kesamaan dukungan terhadap bakal calon. Ada juga koalisi dibangun atas dasar kesamaan garis perjuangan,” ujarnya.

Ketua DPW PKS Banten Sanuji Pentamarta mengungkapkan, DPP PKS baru mengeluarkan rekomendasi untuk Pilkada Pandeglang yakni petahana Irna Narulita sebagai bakal calon bupati. Tiga daerah lainnya masih menunggu nama-nama yang diusulkan pengurus daerah. 



Sumber: BeritaSatu.com