Detik-detik Ratusan Siswa Hanyut Terseret Banjir Sleman

Detik-detik Ratusan Siswa Hanyut Terseret Banjir Sleman
Kondisi meluapnya Sungai Sempor Sleman yang menghanyutkan ratusan siswa ketika menjalani kegiatan pramuka. ( Foto: istimewa )
/ CAH Jumat, 21 Februari 2020 | 22:02 WIB

Yogyakarta, Beritasatu.com - Detik-detik ratusan siswa hanyut terseret banjir di Sungai Sempor Sleman saat menjalani kegiatan Pramuka berlangsung begitu cepat. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Yogyakarta Wahyu Efendi menuturkan tragedi yang terjadi pada Jumat (21/2/2020) sore itu tidak didahului tanda-tanda hujan dan air meluap secara tiba-tiba.

"Cuaca saat kejadian berawan. Tidak ada tanda hujan. Aliran sungai tidak terlalu deras, saat kegiatan susur sungai, tiba-tiba air meluap," kata Wahyu Efendi di Sleman.

Baca Juga: Lokasi Gelap dan Hujan Jadi Kendala Pencarian Siswa Hanyut Terseret Banjir di Sleman

Setelah sungai meluap, siswa-siswa Kelas 7 dan 8 SMPN 1 Turi yang sedang melaksanakan susur sungai langsung hanyut terbawa arus deras sungai.

Sebelumnya dari 256 orang siswa SMPN 1 Turi Sleman yang mengikuti kegiatan Pramuka susur sungai di Sungai Sempor, Dusun Dukuh, Desa Donokerto, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman, lima di antaranya terkonfirmasi ditemukan meninggal dunia.

"Sebagian besar luka tapi tidak terlalu parah," kata dia.

Menurut dia, hingga saat ini Tim SAR gabungan masih melakukan penyisiran baik di sungai dan di darat.

​​​​​​



Sumber: ANTARA