Azis Syamsuddin Apresiasi Rekrutmen Taruna dan Taruni Akpol

Azis Syamsuddin Apresiasi Rekrutmen Taruna dan Taruni Akpol
Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin bersama Komisi III DPR mengunjungi Akpol Semarang, Jumat, 21 Februari 2020 ( Foto: Beritasatu Photo / Carlos KY Paath )
Carlos KY Paath / RSAT Jumat, 21 Februari 2020 | 15:54 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengapresiasi rekrutmen dan pembinaan taruna dan taruni Akademi Kepolisian (Akpol). Azis mengatakan, seperti disampaikan Gubernur Akpol Inspektur Jenderal Fiandar,  salah satu lulusan terbaik Akpol pada 2019 merupakan anak petani.

"Jadi proses perekrutan dan pembinaan yang ada di Akpol di bawah jajaran Lemdiklat (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan) dilakukan secara transparan dan objektif secara efisien, sehingga ada parameter yang bisa dilihat langsung oleh masyarakat dan pemerhati Akpol," kata Azis di sela kunjungan spesifik Komisi III di Akpol, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (21/2/2020).

Azis menyatakan Akpol akan menghasilkan tunas-tunas Polri yang nantinya menjadi perwira tinggi. Azis menjelaskan DPR berkomitmen menempatkan Akpol sebagai salah satu prioritas. "Sarana dan prasarana fasilitas pendukung dalam pembinaan di Akpol ini harus ditingkatkan agar bisa menghasilkan perwira-perwira atau pun pejabat Polri yang nanti kelak memberikan suri tauladan kepada masyarakat," ujar mantan ketua Komisi III tersebut.

Sementara itu, Anggota Komisi III dari Fraksi PDI Perjuangan Marinus Gea mengatakan taruna dan taruni Akpol tentunya bakal menjadi pemimpin Polri kelak. "Karenanya dalam proses rekrutmen harus jelas. Kalau tidak diseleksi dengan baik, maka pasti ada perbedaan dari yang direkrut dan dituju tidak sama," kata Marinus.

Marinus menyebutkan sarana dan prasarana di Akpol harus ada pembaruan. Kalau terus tidak ada perbaikan-perbaikan, di saat-saat tertentu ada perubahan karena umur kemudian rusak dan lain sebagainya, pasti ada perbedaan pemahaman di antara generasi sebelumnya dan sekarang.

Sedangkan Anggota Komisi III dari Fraksi Partai Nasdem Eva Yuliana berharap ada peningkatan jumlah Taruni yang masuk Akpol. Dengan begitu kelak di kemudian hari, jabatan-jabatan strategis di Polri ada yang diisi kaum perempuan. 



Sumber: BeritaSatu.com