Rektor IAIN Palangkaraya: Pancasila Diilhami Nilai-nilai Agama

Rektor IAIN Palangkaraya: Pancasila Diilhami Nilai-nilai Agama
Rektor IAIN Palangkaraya Khairil Anwa
/ BW Kamis, 20 Februari 2020 | 12:57 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Rektor IAIN Palangkaraya Khairil Anwar mengatakan, Pancasila sebenarnya diilhami oleh nilai-nilai agama, sehingga mulai dari sila pertama hingga sila kelima, tidak ada yang bertentangan dengan agama.

"Contohnya seperti sila Ketuhanan Yang Maha Esa. Itu kan berdasarkan nilai-nilai agama. Namun, kalau ada pemahaman terhadap yang seagama saja berbeda, lalu memahami bahwa Pancasila itu thogut, ini pemahaman yang keliru," katanya di sela rakernas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Kamis (20/2/2020).

Imam Besar Masjid Darussalam Palangka Raya itu mengatakan, pemahaman yang keliru dan sempit serta cenderung tekstualis, serta adanya keinginan membuat negara berdasarkan Islam yang membuatnya salah dalam memaknai Pancasila.

"Pancasila itu 'mistsaqan ghalidz' yang artinya kesepakatan dari semua tokoh masyarakat, tokoh negara para pendiri bangsa kita. Di situ ada nasionalis ada nasionalis religius, dan ada yang non-Muslim. Maka kemudian lahirlah kesepakatan itu untuk kelangsungan bangsa kita karena kalau tidak ada kesepakatan itu bisa bubar negara kita ini," kata Wakil Ketua MUI Kalteng tersebut.

Selain itu, menurutnya, lembaga pendidikan juga perlu untuk menanamkan pemahaman yang benar tentang Pancasila melalui kurikulum pendidikan mulai dari SD/madrasah sampai perguruan tinggi.

Khairil Anwar menilai, upaya itu sangat penting, apalagi menyikapi kemajuan teknologi sekarang ini.

Menurutnya, keberadaan telepon genggam dan gawai serta media sosial, membuat pemahaman generasi muda atau generasi milenial tentang Pancasila menjadi sangat berat.



Sumber: ANTARA